Rumah Japiter Marbun Yang Retak-Retak Imbas Proyek Jalan Tol Dumai ,Ganti Rugi Perbaikan Diduga Disunat

.



Dumai, NUANSA POST
Bangunan rumah Japiter Marbun kondisinya retak-retak akibat imbas getaran pemasangan tiang pancang pasak bumip bangunan jalan Tol. Untuk perbaikan rumah Japiter Marbun telah disepakati bersama antara pihak PT HK   serta pihak Kelurahan Kampung Baru bahwa besarnya biaya perbaikan rumah tersebut disepakati bersama sebesar Rp.100 juta.
          Dikatakan Japiter Marbun selain dirinya juga ada beberapa tetangganya yang terkena imbas pembangunan jalan tol dan bentuk biaya perbaikannya tidak sama karena menentukannya berdasarkan kerusakan yang terjadi kata marbun. Ketika itu kalau besar biaya perbaikan hanya  Rp.15 juta kebawah langsung dibayar lunas oleh pihak PT HK. Tetapi jika diatas  Rp.15 juta   pembayarannya bertahap hanya diberi pertama sebesar 10%. Jadi untuk perbaikan rumah saya disepakati 100 juta rupiah yang dibayar baru 10% yakni Rp. 10 juta Rupiah dan sisanya Rp. 90 juta lagi terang Japiter Marbun.
          Setelah di tunggu tahap pelunasan pembayaran perbaikan rumah yang rusak tersebut ternyata pihak yang menyepakati sebesar 100 juta rupiah malah ingkar janji ujar Japiter Marbun. Sebab setelah dilakukan penyusulan pelunasan sisa Rp. 90 Juta tersebut ternyata berubah total menjadi sebesar Rp. 46 juta karena itulah tidak saya terima sebab sudah hilang lebih dari 50% dari besar sisa Rp. 90 juta yang disepakati bersama tegas Japiter Marbun. Di jelaskan bahwa saat berita Acara penandatanganan kesepakatan di kantor Lurah Kampung Baru disaksikan lurah, staf Kelurahan Kampung Baru, ketua RT 8 Ucok Hasibuan serta 3 orang oknum polisi dari Polsek Bukit Kapur menyaksikan penandatanganan kesepakaran bersama tersebut,” terang Japiter Marbun dengan nada kesal.
          Dengan terjadinya diduga biaya perbaikan rumah Japiter Marbun diduga disunat pihak yang bertanggung jawab akhirnya tidak ada penyelesaian dari pihak PT HK. Kemudian Japiter Marbun  melaporkan tindakan yang merugikannya itu ke Dewan Pimpinan Cabang Professional Jaringan Mitra Negara (DPC PROJAMIN) Kota Dumai. Selanjutnya ketua DPC PROJAMIN Kota Dumai Erwin Hottua merespon yang menerpa Japiter Marbun dan langsung turun ke lapangan melakukan kros cek dan juga menghubungi pihak PT Hutama Karya (HK) mengklarifikasi biaya perbaikan rumah Japiter Marbun Pada Jumat 21/02/2020/. Sayangnya manajer  maupun staf PT. HK yang berkewanangan untuk menyelesaikan masalah ini tidak berada di kantornya karena berangkat ke Pekanbaru dalam mengikuti acara serah terima Jalan Tol oleh Bapak Presiden Jokowi Jumat 21/02/2020. Sehingga tidak dapat bertemu dengan pihak PT HK ujar Erwin Hottua.  Sedangkan Pihak manajemen PT HK yang berkaitan dengan masalah rumah Japiter Marbun Pak Wahyu sudah kita hubungi melalui telpon seluler jawabnya Wahyu masih menjalani Cuti karena itu kita tunggu saja dan masalah ini terus kita tindak lanjuti sampai tuntas tegas ketua DPC Projamin Dumai.
          Bahkan tim kerja DPC PROJAMIN langsung meluncur ke Kantor Lurah Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur Karena Letak rumah Japiter Marbun berada di RT 8 kelurahan Kampung Baru tetapi lurah kampung baru Ns Junaidi S.Kep tidak berada di Kantornya. Sementara itu seksi pemerintahan kelurahan kampung baru Agus S.sos di ruang kerjanya langsung berkomunikasi dengan DPC PROJAMIN terkait masalah Hak Japiter Marbun di duga di “Sunat” oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Agus S.Sos menjawab pertanyaan ketua DPC PROJAMIN Erwin Hottua bahwa dirinya selaku seksi pemerintahan tidak mengetahui sama sekali adanya penyunatan anggaran biaya perbaikan rumah Japiter Marbun.
          Secara terpisah ketua Rt 08 Kelurahan Kampung baru Ucok Hasibuan sudah kita hubungi ujar Erwin Hottua, tetapi sayang bahwa pengakuan ucok hasibuan ketua RT 08 tidak mengetahui dan tidak dilibatkan dalam pembayaran perbaikan rumah Japiter Marbun jelas Erwin Hottua kepada Wartawan media ini kemarin jumat 21/02/2020. Dan untuk diketahui masalah ini segera kita laporkan ke DPW Projamin Provinsi Riau Paling lambat Pukul 18.00 WIB sudah sampai laporan masalah ini kepada Ketua DPW Projamin Provinsi Riau untuk di tindak Lanjuti tegas Erwin Hottua.
          Adapun tim kerja DPC Projamin Kota Dumai yang langsung turun lapangan adalah ketua DPC Projamin Erwin Hottua, RD Sirait Kepala Devisi Litbang/Investigasi Projamin Kota Dumai serta jaunur Simanjuntak selaku kepala devisi pendampingan masyarakat Jelas Erwin Hottua sembari Memberitahukan bahwa Humas PT HK dari satuan TNI AD berinisial Putu sudah dihubungi namun jawabnya masih menghubungi manajer PT HK Ujar ketua DPC Projamin Dumai itu mengakhiri perbincangannya dengan wartawan media ini.(D. SIRAIT)

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA