Konferensi Pers Virtual Polres Banjar Polda Jabar Terkait Tindak Pidana Membuat Postingan Informasi/Berita Yang Diduga Bermuatan Bohong (Hoax) Tentang Pasien Corona di Kota Banjar

.



Kota Banjar, NUANSA POST
Pada hari Jumat 3 April 2020, bertempat di Lobby Sanika Satyawada Mapolres Banjar, Kapolres Banjar Polda Jabar  AKBP Yulian Perdana S.I.K didampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim melaksanakan  Konferensi Pers Virtual  Polres Banjar Polda Jabar terkait Tindak Pidana membuat postingan informasi/berita yang diduga bermuatan bohong (Hoax) tentang pasien corona di Kota Banjar.
Dalam menyikapi situasi terkini terkait penyebaran wabah Covid-19 maka Konferensi Pers dengan media massa/wartawan dilaksanakan melalui Aplikasi Virtual sebagai bentuk Sosial Distancing dan Physical Distancing.
Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga bahwa Tempat Kejadian Perkara yaitu di wilkum  Polres Banjar, Jalan Siliwangi No. 145 Kota Banjar.
Adapun saksi - saksi yang mengetahui kejadian tersebut yaitu :
- IN, 34 Thn, Polri, Dsn Sumbersari RT 02/05 Desa Ciptasari Kec. Pamulihan Kab. Sumedang
- FG, 30 Thn, Polri, Ling. Gudang RT 03/02 Kel. Hegarsari Kec. Pataruman Kota Banjar
- AD, 47 Thn, Wiraswasta, Ling. Sukarame RT 03/11 Kel. Mekarsari Kec. Banjar Kota Banjar
- RN, 42 Thn, Karyawan Swasta, Ling Cimenyan II RT 03/07 Kel. Mekarsari Kec. Banjar Kota Banjar
- Ah, 39 Thn, ASN, Dsn. Nanggewer RT 03/03 Desa jelat Kec. Pataruman Kota Banjar
Diketahui identitas  tersangka yaitu An YN  usia 42 tahun, agama Islam   pekerjaan mengurus rumah tangga, alamat  Lingkungan Jelat RT 01/04 Kelurahan Patarauman Kec. Pataruman Kota Banjar.
Kabid Humas Polda Jabar menjelaskan bahwa untuk Tindak Pidana tersebut  Polres Banjar Polda Jabar telah berhasil mengamankan Barang Bukti yaitu  1 (satu) Unit Handphone Merk Samsung J 3 warna hitam dengan Sim Card Nomor 085523669538 serta   1 (satu) Lembar Kertas Bukti/hasil screenshot akun Facebook “Karel Laras”.
Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah tersangka melakukan dugaan tindak pidana menyebarkan informsi bohong/hoax dengan cara menulis dan memposting dengan perkataan di akun Facebook “Karel Laras”
Adapun penerapan Pasal yang diberlakukan kepada para tersangka yaitu Pasal 45 A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) jo UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, ancaman hukuman paling lama 6 tahun, Dan atau Pasal 14 ayat (2) UU RI Nomor: 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, ancaman hukuman paling kama 3 tahun.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, penetapan Tersangka Berdasarkan bukti permulaan yang cukup yaitu keterangan saksi, digital forensik dan petunjuk petunjuk. Terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan berdasarkan ketentuan yang ada, melihat pertimbangan objektif dan subjektif tidak perlu penahanan karena kondisi saat ini namun proses hukum tetap berjalan.
Kapolres Banjar Polda Jabar AKBP Yulian Perdana S.I.K. menghimbau kepada masyarakat Banjar untuk tetap tenang jangan panik, indahkan himbauan kapolri dan pemerintah setempat dengan tetap tinggal dirumah social distancing dan Physical Distancing, apabila ada informasi yang belum jelas sumbernya hendaknya menghubungi pihak kepolisian.(REDI MULYADI/ HUMAS POLDA)****

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA