Masyarakat RT 08 Yang Terkena Dampak Pembangunan Pelebaran Jalan Sepuluh KK Tetap Bertahan Tidak Setuju Nominal Harga Yang Diterbitkan Tim Appritiare

.

Dumai :NUANSA POST
Nominal harga penggantian bangunan, tanah dan konpensasi usaha warga yang terkena dampak pembangunan pelebaran jalan di RT 08 dikelurahan kampung baru hingga kini tetap bertahan tidak setuju nominal harga yang diterbitkan tim APPRITIARE.
          “:Warga yang terkena dampak pelebaran jalan menyerahkan, bahwa nilai harga yang akan diberikan kepada yang terkena dampak belum sesuai sebab dari data yang ditemukan warga terkait tentang kondisi rumah sebahagian anggota warga yang terkena dampak “kurang akurat” kata Waldi, Bambang dan Suparti.
          Lanjut warga tersebut bahwa ada temuan tentang data masing-masing warga terkena dampak seperti penulisan didata objek ganti rugi milik bangunan semi ditulis bangunan rumahnya semi permanen ini benar. Tetapi sangat disayangkan , bahwa dalam rumah itu ada usaha potong ayam, menjual makanan dan minuman ringan tidak ditulis. inilah yang kurang akurat kata Suparti dan Munir saat di konfirmasi Senin 06/03/2020 di Sukamaju kampung baru. Temuan kejanggalan dalam data tersebut diduga pihak yang memberi data kepada tim APPRITIARE dan KJPP kurang akurat atau ada unsur kesengajaan”,  ini akan kita telusuri lebih jauh tegas Supartik menjawab pertanyaan wartawan media ini.
          Dikatakan bahwa terkait data yang sudah terbaca  ada rumah disebelah nursemi, rumah tersebut milik berinisial Mn. bangunannya semi permanen. Juga terkena dampak pembangunan pelebaran jalan. Tetapi justru mengundang tandatanya besar sebab pada data yang dapat terbaca bahwa bangunan rumah semi permanen malah ditulis pula pada data bangunan permanen kenapa Ya??? Kami sudah menjadi heran sebab dari penulisan data ini sudah tidak adil namanya pungkas warga RT 08 yang terkena dampak dengan nada kesal karena itu kami setelah mencermati berharap agar dilakukan peninjauan ulang ujar Munir dan Pasaribu didampingi Saragih. Sembari menyebut jangan ada dusta diantara kita pungkasnya.
Ada yang mengundang pertanyaan tentang nilai harga yang diterbitkan tersebut, dimana ada rumah dekat pangkal jembatan diatas pembangunan jalan tol sesuai informasi rumah tersebut milik mbok kelana. Tertulis nominal ganti ruginya Rp. 180 Juta. Bangunan kondisi semi permanen. Sementara rumah bambang dan ada usaha ponsel bangunan permanen Cuma Rp 250 juta termasuk ruma Eka Susilawati bangunan permanen dan ada usaha Cuma Rp. 250 Juta. Karena itulah kita berharap agar tim APPRITIARE dan KJPP meninjau ulang kembali ujar Munir dan bambang saat ditanya wartawan media ini pada senin 06/03/2020.
Seperti temuan data yang juga mencurigakan, diduga pihak yang memberi data tentang rumah Sri Supiyatun kurang professional kerjanya. Sebab pada lembaran data tidak ada ditulis bangunan rumah, sementara dalam rumah tersebut ada usaha permanen. Dan bangunan rumah permanen termasuk bangunan teras dan pondasi semua permanen tegas Waldi saat diwawancarai kemarin di kediamannya dikampung baru sukamaju.
Sangat mengundang segudang pertanyaan, pasalnya ada data bangunan rumah warga yang sama-sama terkena dampak pembangunan pelebaran jalan dibelakang rumahnya ada kolam-kolam ini juga ditulis jelas dalam data. Dan bangunan terasnya serta tanaman lainnya yang ada semua ditulis jelas sehingga menimbulkan kecurigaan bagi kami seakan-akan ada pilihkasih alias tidak adil sebut suparti didampingi munir memperjelasnya. Karena itulah setelah ditemukan banyak kejanggalan pada data, dan nominal harga belum sesuai maka kita berharap agar dilakukan peninjauan ulang tegas supartik.
Informasi terakhir diperoleh, bahwa yang setuju nominal harga yang diterbitkan Tim Appritiare akan menerima pembayaran ganti rugi jika tidak ada aral melintang pada tanggal 09 maret 2020. Sedangkan warga yang tidak setuju nominal harga tersebut sesuai informasi akan dilakukan mediasi ulang pada tanggal 08 Maret 2020. Sampai berita ini diekspos KJPP dan tim Appritiare serta BPN Pusat di Jakarta belum dapat dikonfirmasi wartawan nuasapost. (DS/RHMT)   

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA