Terkait Rumah Warga Yang Terkena Dampak Pembangunan Jalan, Warga Curiga Pemberi Data Rumah Warga “Tidak Jujur”

.

Dumai : NUANSA POST
Menyibak kinerja petugas pendata dan survey yang turun kerumah warga yang terkena dampak pembangunan jalan di RT 08 Sukamaju Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit kapur Kota Dumai ternyata banyak kejanggalan pada data dari KJPP yang diterima warga pada 12 maret 2020. Disinyalir pemberi data kepada KJPP, “kerja tidak jujur”.
            Sebagai bukti data rumah warga yang terkena dampak pembangunan pelebaran jalan yaitu rumah milik Sri Supiyatun. Dimana rumahnya bangunan permanen dan ada usaha permanen tetapi tidak ditulis didalam lembaran data KJPP nilai penggantian wajar bidang perbidang tanah. Hal ini jelas membuat kita bertanya-tanya seakan-akan bangunan rumah saya tidak jelas alasannya kenapa tidak ditulis dilembaran data KJPP kata Waldi suami Sri Supiyatun Selasa 07/03/2020. Saat dikonfirmasi wartawan media ini. Bahkan menurut Sri Supiyatun tidak setuju nilai nominal harga yang diterbitkan tim APPRITIARE tersebut.
            Lanjut warga itu lagi kepada awak media ini, Rumah saya bangunannya Jelas dan ada usaha permanen. Petugas survey dulu sudah dating mendata dan memoto-moto bangunan rumah saya ini kata Waldi tetapi tidak ditulis dilembaran data KJPP nilai Penggantian wajar bidang perbidang tanah sementara rumah warga yang lain yang sama-sama terkena dampak pada lembaran data KJPP ditulis luas rumah usaha permanen dan ditulis juga luas kios Bensin permanen serta ada beberapa macam tanaman. Kata waldi. Sementara Rumah saya yang juga permanen dan usaha permanen pada lembaran nilai penggantian wajar bidang perbidang tanah lembaran data KJPP tidak ditulis sama sekali ini namanya kerja diduga asal-asalan tegas Waldi Suami Sri Supiyatun tersebut.
            Jadi apapun alasan, saat lembaran data saya peroleh dikantor camat bukit kapur 12 Maret 2020 langsung saya pertanyakan kepada petugas tim APPRITIARE dan ada petugas BPN, kenapa tidak ditulis data rumah saya, lalu dijawab petugas itu mungkin silap, nanti kita tulis lagi jawab petugas itu terang waldi memperjelas saat dicecar wartawan media ini. Terkait ada temuan kejanggalan pada lembaran data nilai penggatian wajar bidang perbidang tanah dari KJPP, hal ini diperotes warga dan dicurigai petugas yang memberi data diduga tidak bekerja professional bahkan “diduga asal-asalan”.
Karena itu kita berharap agar dilakukan peninjauan ulang tegas anggota warga RT 08 Sukamaju kelurahan Kampung Baru yang terkena dampak pembangunan jalan. Maksudnya, agar jelas sebab kejanggalan sudah ditemukan, juga nominal harga yang diberikan tim APPRITIARE belum sesuai kata supartik, Munir dan Nursemi serta Saragih, Mindi sarmaulina malau dan mursiti. Yang pasti kami berharap dilakukan peninjauan ulang dan nominal harga yangditerbitkan tim APPRITIARE ditinjau ulang karena belum sesuai tegas masyarakat tersebut mengakhiri. (DS)

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA