Adsense

PT Semen Baturaja

PT Semen Baturaja
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H

Pemkab Rokan Hilir

Pemkab Rokan Hilir
Marhaban Ya Ramadhan

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

Rabu, 19 Juni 2019

DPRD Bengkalis Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Pelaksanaan APBD 2018 oleh Bupati Bengkalis


Bengkalis, NUANSA POST
DPRD Bengkalis menggelar paripurna penyampaian Ranperda tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD 2018, Ranperda tentang laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan (LPP) APBD 2018 dan Ranperda tentang perubahan atas perubahan atas Perda nomor 7 tahun 2015 tentang pemilihan kepala desa oleh Bupati Bengkalis, pada Senin (18/06/2019).
            Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir bersama Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Wakil Ketua DPRD Zulhelmi dan dihadiri oleh anggota DPRD dan pejabat di ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
            Dalam sidang tersebut, Bupati Bengkalis mengatakan penyusunan LKPJ Kepala Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2018 ini, juga mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis  tahun 2016-2021 dan Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 58 Tahun 2017 tentang Rencana Kerja Pembangunan  Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2018.
“Prioritas pembangunan tahun anggaran 2018 diarahkan kepada pembangunan dan peningkatan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan, penataan lingkungan dan keindahan perkotaan, pengembangan usaha ekonomi kreatif, pengembangan ketahanan nilai-nilai budaya dan keagamaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, peningkatan kemandirian desa berbasis potensi sumber daya alam terbarukan dan peningkatan iklim investasi”, Ungkap Bupati Bengkalis.
            Pembangunan infrastruktur jalan kondisi baik di Kabupaten Bengkalis tahun 2018 mencapai 583,21 km. Disektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah membangun penambahan 26 sekolah pada tingkat SD/MI/Sederajat dari tahun 2017, sedangkan tingkat SMP/MTS/Sederajat telah bertambah 5 sekolah. Angka kelulusan pada tingkat SD/MI/Sederajat se-Kabupaten Bengkalis tahun 2018 mencapai 98,90% dengan jumlah kelulusan sebanyak 11.951 siswa dari jumlah siswa keseluruhan sebanyak 12.084 siswa. Sementara untuk tingkat SMP/MTS/Sederajat tingkat kelulusan telah mencapai 100%.
Pelayanan dasar kesehatan khususnya capaian pelayanan kesehatan ibu bersalin dan anak mencapai target 100%. Pelayanan kesehatan lanjut usia juga mencapai target 100%, Dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat terus dijalankan Alokasi Dana Desa (ADD) per desa per tahun. Untuk tahun 2018 terserap 79,77% dari keseluruhan ADD yang dianggarkan. Terakhir, urusan lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten Bengkalis konsisten memperhatikan penanganan kasus lingkungan, dari 14 kasus lingkungan dapat terselesaikan. Untuk tahun 2018 kita juga memperoleh Adipura sebagai bukti nyata keberhasilan pelaksanaan urusan ini.
            Kemudian, Mengenai pengelolaan keuangan daerah tahun 2018, realisasi PAD Kabupaten Bengkalis sebesar Rp.319.252.150.430,11 atau 71,82%, realisasinya pada tahun 2018 sebesar Rp.3.040.447.453.438,88 atau mencapai 99,49% dari target yang dianggarkan. Kinerja pada tahun anggaran 2018 sebesar 97,13% realisasi fisiknya dan realisasi keuangan sebelum audit BPK sebesar 89,81%.
            “Pada kesempatan ini, laporan keuangan tahun anggaran 2018, Kabupaten Bengkalis meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Republik Indonesia. Pencapaian opini WTP yang ke-6 ini merupakan hasil dari kerja keras kita semua untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Kita tentu berharap, semoga apa yang diperoleh ini, dapat dipertahankan”,ucapnya lagi.(AMIRUDIN)****


DPRD Bengkalis Menggelar Rapat Paripurna Ranperda Pembiayaan Transportasi Jamaah Haji, Pembentukan PDAM dan Penyertaan Modal PT.BSP


Bengkalis, NUANSAPOST
Bertempat di gedung Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten bengkalis menggelar gelar rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pembiayaan transportasi jamaah haji daerah, ranperda tentang perubahan peraturan daerah tentang pembentukan perusahaan daerah air minum Kabupaten Bengkalis dan ranperda penyertaan modal kepada PT. Bumi Siak Pusakopada Senin  yang lalu
            Rapat paripurna ke-3 masa persidangan II tahun 2019 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir,S.Ag,M.Si  dan dihadiri oleh Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Sekda Bengkalis H. Bustami. HY, dihadiri anggota DPRD Bengkalis, tampak juga sejumlah pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator serta pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Pembahan 3 penyampaian ranperda yakni, tentang pembiayaan transportasi jamaah haji daerah, ranperda tentang perubahanperaturan daerah tentang pembentukan perusahaan daerah air minum Kabupaten Bengkalis dan ranperda penyertaan modal kepada PT. Bumi Siak Pusako, ketiga agenda tersebut sudah menjadi agenda kerja anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten bengkalis(DPRD), sehingga dalam rapat paripurna yang dilaksanakan ini, segala sesuatu yang akan dicapai bisa terlaksana dengan baik dan lancar.Terlebih lagi  hal tersebut menyangkut dengan kepentingan masyarakat banyak dan untuk kemajuan pembangunan kabupaten bengkalis sehingga harus diproritaskan.
Lembaga dprd dan pemerintah daerah ibaratkan dua sisi mata uang logam yang saling mengisi:
Lembaga dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) dan pemerintah daerah di ibaratkan dua sisi mata uang logam yang saling mengisi antara satu dengan yang lainnya, dengan adanya kerja sama yang baik antara dewan perwakilan rakyat daerah dan pemerintah daerah, segala bentuk program maupun rencana untuk pembangunan Kabupaten Bengkalis. bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Dengan adanya kerja sama diatas untuk kepentingan masyarakat banyak,segala bentuk program dan rancana pembangunan yang akan dilaksanakan di negeri junjungan kedepan bisa terlaksana dengan lancar tampa adanya kendala yang menghambat dilapanagan.
            Terutama menyangkut 3 renperda tentang pembiayaan transportasi jamaah haji daerah, ranperda tentang perubahan peraturan daerah tentang pembentukan perusahaan daerah air minum Kabupaten Bengkalis dan Ranperda penyertaan modal kepada PT. Bumi Siak Pusako bisa berjalan manis.
Bupati Amril sampaikan  3 poin ranperda :
Sementara itu Bupati Kabupaten Bengkalis Amril Mukminin.Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis yang di wakili oleh Sekda Bengkalis menyampaikan bahwa terkait pembiayaan jamaah haji daerah.
            "Pembiayaan transportasi jamaah haji daerah memerlukan pendekatan regulasi berupa penyusunan peraturan daerah karena peraturan di tingkat nasional dan Kabupaten Bengkalis belum mencukupi sebagai instrument hukum bagi ketertiban, kelancaran dan kenyamanan bagi jamaah haji daerah asal Kabupaten Bengkalis", ujar Sekda Bustami, HY.
Perusahan air daerah air minum (PDAM) ganti nama menjadi tirta terubuk :
  Selanjutnya, menurut Sekda Bengkalis, Bustami. HY, Ranperda perubahan peraturan daerah Nomor 4 tahun 1994 tentang pembentukan perusahaan air minum Kabupaten Bengkalis akan memuat beberapa perubahan, dimana nama perusahaan air minum yang sebelumnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)diganti menjadi "Tirta Terubuk".
            Perusahaan Daerah Air Minum tersebut dapat membuka unit usaha lainnya di bidang air bersih dan air minum kemasan, serta memasukkan dewan pengawas kedalam struktur organisasi sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang organisasi dan kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum.Penyataan modal pemerintah kabupaten bengkalis kepada pt. Bumi siak pusako sebesar Rp30.000.000.000,-.
            Be
rdasarkan surat keputusan gurbenur riau No 500/Ekbang/22.12a tanggal 30 april tahun 2019. Disebutkan kabupaten bengkalis mendapatan besaran penyertaan sebasar Rp.30.0000.000.000,. penyertaan modal tersebut akan direncanakan pada tahun 2019, diamana anggaran untuk penyertaan modal kepada pt. Bumi siak pusako  melalu APBD tahun 2019.
            " Kami berharap modal kepada  PT.Bumi siak pusako( PT.BSP) yang telah kami ajukan kepada anggota dewan yang terhormat dapat dibahas dan ditindaklanjuti sehingga dapat terealisasi secepatnya menjadi Perda," katanya.
            Sementara itu Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga  mengajukan Rancangan  Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pembiayaan transportasi jemaah haji daerah Bengkalis. Ranperda ini disampaikan dalam rapat paripurna yang  berlangsung di ruang  rapat DPRD Bengkalis.
Dalam rapat paripurna yang dilaksanakan ini anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten bengkalis( dprd) dihadiri sebanyak 26 orang, sehingga dengan jumlah anggota dewan yang hadir tersebut, rapat paripurna penyampaian 3 ranperda bisa terlaksana dengan lancar.
Selain Ranperda Pembiayaan Transportasi Jamaah Haji Daerah, DPRD juga mengesahkan Ranperda Tentang Pembentukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bengkalis dan Ranperda Penyertaan Modal Kepada PT Bumi Siak Pusako (BSP).
            Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan Pemerintah wajib melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dengan menyediakan  layanan administrasi, bimbingan ibadah haji, akomodasi, transportasi, pelayanan kesehatan, dan keamanan.
Pembiayaan transportasi jamaah haji daerah memerlukan pendekatan regulasi, berupa penyusunan peraturan daerah:
"Pembiayaan transportasi jamaah haji daerah memerlukan pendekatan regulasi, berupa penyusunan peraturan daerah, karena peraturan di tingkat nasional dan Kabupaten Bengkalis belum mencukupi sebagai instrument hukum bagi ketertiban, kelancaran dan kenyamanan jamaah haji daerah asal kabupaten bengkalis,"  papar Bupati.
            Bupati mengatakan undang-undang nomor 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji sebagai undang-undang yang mengatur hak dan kewajiban warga negara untuk menunaikan ibadah haji. Selain itu juga, dalam sambutannya menyebutkan dana yang dianggaran untuk Penyertaan Modal dianggarkan pada Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp30 miliar.
            Penyertaan modal direncanakan dilaksanakan pada tahun 2019 ini. Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendapatkan besaran penyertaan modal sepuluh persen dari Rp300 miliar yaitu sebesar Rp30 miliar.
            2 ranperda dan 1 perubahan perda dilanjudkan pada pembahan selanjudnya:
Setelah melaksanakan rapat paripurna pembahasan ranperda  rapat dilanjudkan dengan rapat paripurna pandangan umum:
Dengan diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Bengkalis Maryansyah Oemar menghadiri Rapat Paripurna pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Bengkalis mengenai 2 Ranperda dan Perubahan Perda, Senin (29/4/2019), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bengkalis.
Adapun 2 Ranperda tersebut yakni, tentang pembiayaan transportasi jemaah haji Daerah dan penyertaan modal kepada PT. Bumi Siak Pusako, sedangkan untuk perubahan Perda terkait Perda Nomor 4 tahun 1994 tentang pembentukan PDAM Tirta Terubuk.
            Rapat yang dibuka dan di Pimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis, H. Abdul Kadir serta dihadiri 24 orang anggota DPRD, serta para Pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Tanggapan dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang disampaikan Ita Azmi, menyetujui 2 Ranperda dan perubahan Perda untuk dilanjutkan pada pembahasan lanjutan pada tingkat Panitia Khusus (Pansus).
Kemudian tanggapan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang disampaikan oleh H. Azmi berharap Ranperda dan Perubahan Perda dapat dibahas pada tingkat Pansus serta dikaji lebih dalam sesuai dengan Undang-Undang, karena dinilai dapat meningkatkan masuknya PAD yang dapat meningkatkan Pembangunan di Bengkalis.
            Selanjutnya, Fraksi Golongan Karya yang disampaikan oleh H. Thamrin Mali mendukung kedua Ranperda dan Perubahan Perda dapat dibahas ditingkat selanjutnya, mengingat Perubahan Perda tentang pembentukan PDAM Tirta Terubuk memang harus dilakukan, yang diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat di Bengkalis.
            Lalu, Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Daud Gultom, menyetujui 2 Ranperda dan perubahan Perda untuk dilanjutkan pada pembahasan lanjutan pada tingkat Pansus.
            Pada Fraksi Partai Demokrat yang disampaikan Nanang Haryanto, menyetujui 2 Ranperda dan perubahan Perda untuk dilanjutkan pada pembahasan lanjutan pada tingkat Pansus. Karena pada salah satu Ranperda ada yang membahas mengenai penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada PT. Bumi Siak Pusako, yang dinilai dapat mengedepankan asas peningkatan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian Daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Kemudian Fraksi Gerindra melalui juru bicara Zamzami Harun, menyepakati usulan 2 Ranperda dan Perubahan perda untuk dibahas ke tingkat Pansus dan ditindak lanjuti sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terakhir pada Fraksi gabungan Negeri Junjungan yang disampaikan oleh H. Johan Wahyudi, menyetujui 2 Ranperda dan perubahan Perda untuk dilanjutkan pada pembahasan lanjutan pada tingkat Pansus.
Usai sidang, Maryansah Oemar mewakili Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pimpinan, Ketua Fraksi dan seluruh anggota Dewan yang dapat menyetujui Ranperda dan perubahan Perda tersebut untuk dibahas lebih lanjut ke tingkat pansus.
 "Terima kasih kita ucapkan kepada Pimpinan, Ketua Fraksi, dan anggota DPRD atas persetujuannya untuk pembahasan lanjutan Ranperda ke tingkat Pansus. Kita berharap hal tersebut dapat segera diselesaikan karena banyak menyangkut hak hidup orang banyak," ucap Maryansah.
(AMIRUDIN)****


Jaksa Masuk Sekolah Hadir di SD Negeri 3 Aji Kagungan


Lampung Utara,NUANSA POST
Guna menindaklanjuti program pemerintah pusat yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia dan harus diterapkan secara intensif, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), jalankan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
            Pantauan media NUANSA POST, program JMS, kali ini. Rabu (19/6/2019), Kejari Lampura hadir di SD Negeri 3 Aji Kagungan Kecamatan Abung Kunang Kabupaten setempat.
            Adapun kegiatan sosialisasi dilaksanakan di halaman sekolah, dengan dilakukanya rangakaian games serta pembagian Souvenir kepada para siswa yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh narasumber berupa peralatan tulis dan makanan ringan, kemudian pembagian Tas sekolah untuk seluruh siswa agar JMS melekat dibenak mereka.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampura, Yuliana Sagala, SH, MH, Kasi Intelijen, Hafiedzh, SH, MH, Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Nurmalina, SH, MH, Kasubbag Pembinaan, Feryando, SH, MH dan beberapa Kasubsi serta staf Kejari lainnya.Turut hadir mendampingi JMS, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampura, Toto Sumedi, S.Sos, MM, dan Kasi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Disdikbud, Akwan Hadi, SH, beserta dua orang stafnya.
Kajari Lampura menjelaskan, program JMS ini digelar untuk menumbuh kembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khusus, karena sebagai generasi penerus memang seharusnya pelajar mendapat ilmu hukum sejak dini."Program ini sebenarnya bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang, namun karena ini di tingkat sekolah dasar kami hanya memperkenalkan kejaksaan yang merupakan salah satu lembaga pemerintah," terang Yuliana.
Menurut wanita berparas cantik menjabat Kajari di Bumi Ragam Tunas Lampung ini, di samping fungsi penegakan hukum, dalam kegiatan JMS hari ini, pihaknya juga melakukan rangakaian permainan (games) yang di ikuti seluruh murid  penuh keakraban."Saya berharap dengan kehadiran kami disini, mereka dapat mengenal, mengetahui dan mengingat lembaga kejaksaan, melalui beberapa games yang tadi kita lakukan bersama. Ya minimal saya bisa memberikan sedikit kebahagiaan kepada mereka," kata Yuliana.
            Sementara itu, Plt Kadisdikbud Lampura, mengapresiasi Kejari Lampura yang telah mengadakan kegiatan JMS, dengan adanya progam JMS tentunya akan berdampak positif bagi para siswa di sekolah."Alhamdulilah, tadi mereka (siswa) sangat antusias atas hadirnya para Jaksa di sekolahnya, dalam hal ini para Jaksa juga menyuguhkan sosialisasi ini disesuaikan dengan usia mereka, sehingga mereka paham dan tidak bosan mengikutinya," tutur Toto Sumedi.
            Selain dilaksanakan di SD Negeri 3 Aji Kagungan Kecamatan Abung Kunang, Toto juga berharap kegiatan serupa dilakukan di tiap-tiap sekolah di wilayah Lampura, seperti SMP dan tingkat SMA sehingga diharapkan para siswa dapat mengerti tentang hukum, mengetahui bahaya pemakaian narkoba dan dapat terhindar dari pengaruh narkotika dan juga permasalahan hukum lainnya.
Ditempat yang sama, Plt Kepala SD Negeri Negeri 3 Aji Kagungan, Firmansyah, mengucapkan terimakasih kepada Kejari Kotabumi yang telah hadir di sekolahnya."Meski sekolah kami ada di pelosok dan terpencil dengan jumlah murid hanya 74 orang, terdiri 6 rombel, serta 3 ruang kelas saja, tapi alhamdulilah ibu dan bapak jaksa mau hadir di sekolah kami," ucapnya.
            Selain para murid dapat mengenal Jaksa dari dekat, Kepsek berharap dengan hadirnya Kepala Kejaksaan bersama Kepala Dinas pendidikan nantinya membawa perubahan di sekolahnya."Mudah-mudahan kehadiran ibu Jaksa bersama pak kadis dapat membawa perubahan di sekolah kami, mengingat di sekolah ini masih banyak kekurangan seperti, kurang ruang kelas, belum ada WC, sumur dan listrik," harapnya.(RIAN)****

Peringati HUT Bhayangkara Ke-73 Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs.Condro Kirono M.M,M.Hum Gelar Bakti Sosial di Dumai


Rokan Hilir-NUANSA POST
Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-73 Rombongan Kabaharkam Polri kunjungi Kota Dumai,Pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019.dalam momen HUT Bhayangkara itu Rombongan Kabaharkam Polri melakukan Rangkaian Kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan.
            Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto,Sik.SH. MH melalui Kabag Humas Polres Rokan Hilir  AKP Juliandi,SH ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, membenarkan bahwa Rombongan Kabaharkam itu tiba

            Sekira pukul 10.00 WIB telah tiba di Bandara Pinang Kampai Kota Dumai Jl. Soekarno - Hatta Kel. Bukit Batrem Kec. Dumai Timur dengan menggunakan Pesawat Beechcraft 1900 D/P-430, rombongan Kabaharkam Polri itu langsung di pimpin oleh KOMJEN POL Drs. CONDRO KIRONO, M.M, M.Hum.
            Kedatangan Kabaharkam Polri KOMJEN POL Drs. CONDRO KIRONO, M.M, M.Hum dan Rombongan di Kota Dumai itu disambut langsung oleh
Kakorbinmas Baharkam Polri IRJEN POL Drs. W. HERRY WIBOWO, M.H, Irwasda Polda Riau KOMBES POL M.Z. MUTAQIEN, S.I.K, S.H, M.A.P,Dir Binmas Polda Riau KOMBES POL Drs. KRIS PRAMONO, Dir Pol Air Polda Riau KOMBES POL BADARUDDIN,Sespusdokkes Polri KOMBES POL Dr. dr. RUSDIANTO, M.M., M.Si., DFM,Wakil Walikota Dumai EKO SUHARJO, S.E, Kapolres Dumai AKBP RESTIKA P. NAINGGOLAN, S.I.K, Dan Lanal Dumai KOLONEL LAUT (P) WAHYU DILI YUDHA HADIANTO,Dandim 0320/Dumai LETKOL (INF) HORAS SITINJAK, S.I.P,Dan Sat Radar 232 Dumai LETKOL (LEK) CHANDRA KELANA WIRABHAKTI, Dan Den Rudal 004 Kota Dumai MAYOR (ARH), GEDE HENRY WIDYASTANA, S.I.P,Kepala Kejaksaan Negeri Dumai MAT PERANG YUSUF, S.H, M.H, Ketua DPRD Kota Dumai GUSRI EFFENDI,Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai dan DATUK SRI SYAHRUDDIN HUSIN." Jelas Juliandi.

            Selain berkunjung ke kota Dumai Kabaharkam Polri KOMJEN POL Drs. CONDRO KIRONO, M.M, M.Hum dan Rombongan juga melakukan berbagai rangkaian kegitan dan bakti sosial hal itu berlangsung sekira pukul 10.45 WIB bertempat di Halaman Kantor Walikota Lama Jl. H.R. Soebrantas Kel. Teluk Binjai Kec. Dumai Timur, Kabaharkam Polri dan Rombongan melaksanakan Bakti Sosial berupa Bantuan Kesehatan Dan Bantuan Sembako Untuk Kaum Dhuafa kemudian sekitar Pukul 11.45 WIB Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. W. Herry Wibowo melaksanakan Door to Door System (DDS)dengan sasaran  Ibu Nurainah (86) yang sedang mengalamo Sakit Struk / Lumpuh dan Ibu Nurainah adalah warga yang tinggal di Jl. Bukit Datuk Lama Gg. Samsul Bahri RT. 03 Kel. Bumi Ayu Kec. Dumai Selatan, Kota Dumai.
            Selain Ibu Nurainah juga Ibu Rusnah(60) Adik kandung dari Ibu Nuriah yang mebgalami sakit Buta dan  Sakit Kaki bengkak sehingga tidak bisa berjalan yang bertempat tinggal di Jl. Bukit Datuk Lama Gg. Samsul Bahri RT. 03 Kel. Bumi Ayu Kec. Dumai Selatan, Kota Dumai.

            Kemudian Ibu Hendri Pasmi, (65 )yang sedang mengalami Sakit Struk / Lumpuh salah satu warga yang berdomisili di Jl. Bintan Gg. Jambu RT 16 Kel. Bintan Kec. Dumai Kota, Kota Dumai dan Ibu Nurleli (58) bersetatus Janda yang hidup Sebatang kara dan tinggal di Rumah Papan Reot, Jl. Imam Bonjol Gg. Perabot Kel. Dumai Kota, Kota Dumai.
Kemudian di lanjutkan ke Ibu Lena(78) yang sedang menerita Sakit Pengapuran Kaki dan menjalankan hidup Sebatang Kara dengan Pekerjaan Menjual Minyak Tanah dan Ibu Lena berfomisili di Jl. Hayam Wuruk Kel. Buluh Kasap Kec. Dumai Timur, Kota Dumai.

            Selanjutnya pada Pukul 15.00 WIB bertempat Bandara Pinang Kampai Kota Dumai Jl. Soekarno - Hatta Kel. Bukit Batrem Kec. Dumai Timur, Kabaharkam Polri KOMJEN POL Drs. CONDRO KIRONO, M.M, M.Hum dan Rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Rokan Hilir menggunakan Helikopter danPada Pukul 15.30 WIB bertempat Bandara Pinang Kampai Kota Dumai Jl. Soekarno - Hatta Kel. Bukit Batrem Kec. Dumai Timur, Kakorbinmas Baharkam Polri IRJEN POL Drs. W. HERRY WIBOWO, M.H dan Rombongan kembali ke Kota Pekanbaru - Provinsi Riau menggunakan Pesawat Beechcraft 1900 D/P-430."Jelas Juliandi
            Jika dirincikan Jumlah Keseluruhan Masyarakat Yang Melaksanakan Cek Kesehatan ada 410 Orang danKegiatan Bakti Sosial Memberikan Bantuan Sembako Kepada 1.000 Kaum Dhuafa di Kota Dumai Kemudian di laksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) yang dilaksanakan terhadap 10 Masyarakat Kota Dumai."tandasnya.(SB)***

Selasa, 18 Juni 2019

Warga Pertanyakan, Pemdes Makeruh Belum Pasang Spanduk Informasi Program Dana Desa



Bengkalis, NUANSA POST
Pemdes Makeruh sampai hari Selasa (18/6/2019) ternyata  belum memasang spanduk atau baligo  Perdes APBDes tahun 2019 sebagaimana yang dilakukan pemdes pemdes lain, khususnya di wilayah Kec.Rupat. Padahal, keberadaan spanduk yang merupakan papan informasi publik ini diharuskan terpasang agar diketahui masyarakat terutama warga desa setempat. Justru yang terpasang di depan kantor desa hanyalah spanduk ucapan Hari Raya Idul Fitri 1440 H
            “Seharusnya, Pemdes Makeruh pasang spanduk informasi untuk publik seperti Pemdes Pangkalan Pinang, Pemdes Sritanjung, Pemdes Sungai Cingam, Darul Aman dan pemdes lain. Warga desa kami juga membutuhkan informasi publik tersebut agar transparan, baik mengenai program yang akan dikerjakan maupun anggaran untuk kegiatan pembangunan lainnya,”ungkap seorang warga Desa Makeruh yang menolak ditulis namanya.
            Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kepala Desa Makeruh Dedy Sumantri,SPd dan kebetulan tidak ada di kantornya. Kata staf desa, kalau Kepala Desa Dedy Sumantri sedang pergi ke undangan. “Kalau soal spanduk itu, Bapak bisa tanya langsung ke Pak Kades, tapi sekarang beliau sedang pergi ke undangan,”katanya.
            Sebagaimana diketahui,bahwa kepala   desa diminta menyampaikan informasi tentang dana desa secara transparan. Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengatakan hal ini penting agar langsung diketahui oleh masyarakat desa.
“Misalnya dana desa diinformasikan di baliho yang ditempatkan di titik strategis di desa sehingga semua orang  tahu ada dana desa jumlahnya berapa yang diterima tahun itu dan kira-kira penggunaannya untuk apa saja,” katanya
            Bahkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, mewajibkan tiap desa memampang baliho yang memuat rencana sampai realisasi dana desa     "Tiap kepala desa wajib menempel baliho yang memuat rencana penggunaan sampai realisasinya supaya masyarakat tahu.Langkah tersebut,  ia, penting untuk dilakukan agar kepala desa tak bermain-main dalam mengelola dana desa   Bagi yang belum memasang baliho harus ditegur, lantaran itu merupakan satu bentuk pengawasan langsung. (M.SYOPRI)****

Senin, 17 Juni 2019

Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Menyesuaikan Kebijakan Nasional


Kab.Siak, NUANSA POST
Bupati Siak Drs.H.Alfedri,M.Si membuka secara resmi pelaksanaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Tahun 2016-2021 di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, Senin pagi (17/6/19). Dalam arahannya, Alfedri menyebut seiring terjadinya perubahan kebijakan nasional misalnya dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, turut mempengaruhi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Siak Tahun 2016-2021 yang sebelumnya telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016.
Tak hanya itu, Menurut Alfedri hal lain yang mendasari perlunya dilaksanakan perubahan RPJMD adalah penyesuaian struktur Organisasi Perangkat Daerah sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.
“Khususnya pada RSUD Tengku Rafi’an yang sebelumnya merupakan Perangkat Daerah berubah menjadi UPTD pada Dinas Kesehatan, dan rencana penggabungan Sekretariat KORPRI ke BKPSDM. Karena perubahan struktur organisasi tersebut, dokumen RPJMD yang telah ditetapkan juga harus dilakukan perubahan dengan tetap mengikuti kaidah peraturan perundang-undangan yang berlaku” sebutnya.
Dikatakannya, Musrenbang Perubahan RPJMD merupakan suatu tuntutan dalam pelaksanaan Otonomi Daerah sesuai Amanah UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
“Saat ini Pemerintah Kabupaten Siak sedang melakukan penyesuaian dalam Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Tahun 2016-2021, Pemkab Siak berkomitmen untuk mewujudkan dokumen perencanaan yang transparan, akuntabel, terarah dan tanggap terhadap perubahan” jelas pemimpin Negeri Istana itu.
Untuk itu Musrenbang RPJMD yang dilakukan tersebut kata dia bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, indikator tujuan/sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.“Dalam rangka pencapaian Visi Misi Kepala Daerah, perlu dilakukan penajaman dan penyelarasan terhadap tujuan, sasaran dan indikator kinerja daerah serta target capaian setiap tahunnya. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah pengurangan jumlah program dimana sebelum perubahan terdapat 184 program akan dirubah menjadi 174 program untuk efisiensi dan efektifitas  pemanfaatan sumber daya yang kita miliki” kata Alfedri.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dinyatakan bahwa RPJMD merupakan penjabaran dari Visi, Misi dan program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJPD dengan  memperhatikan RPJM Nasional maupun RPJM Provinsi serta memuat strategi pembangunan daerah, arah kebijakan, program pembangunan daerah, program  Perangkat Daerah, kerangka pendanaan pembangunan yang bersifat indikatif serta kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
Agar perubahan RPJMD Kabupaten Siak Tahun 2016-2021 terlaksana dengan baik, Alfedri dalam kesempatan itu menghimbau jajarannya untuk memperhatikan beberapa poin arahan, diantaranya mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahannya.
“Kompilasikan  data  perencanaan  dengan  baik  dan berdasarkan aspek geografi dan demografi, aspek kesejahteraan, aspek pelayanan umum, dan aspek daya saing daerah. Misalnya dengan menelaah RTRW dan RTRW kabupaten/kota tetangga serta memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan dalam penelaahan rencana pola ruang. Analisis   pengelolaan keuangan dan kerangka pendanaan untuk memperoleh gambaran kapasitas pendapatan kedepan dan isu strategis dengan tepat” pintanya.
Namun demikian, ia juga meminta perumusan penjelasan Visi Misi perlu terus dikembangkan sesuai dengan prinsip pembangunan daerah agar tujuan dan sasaran pembangunan dapat dijabarkan secara efektif, serta mensinergikan dengan kebijakan perencanaan provinsi maupun pusat.
“Penyusunan RPJMD harus dapat memberikan gambaran secara jelas Visi, Misi, tujuan, sasaran strategi serta arah kebijakan pembangunan yang telah kami janjikan kepada masyarakat. Titik kritis dalam penyusunan RPJMD ini adalah bagaimana mendorong terbangunnya keserasian terkait proses, konteks, dan kontent dalam penyusunan dokumen perencanaan tersebut.
Terkait Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021, Alfedri juga menyebut hal penting dan strategis dalam upaya mewujudkan Visi Kabupaten Siak Tahun 2005-2025 dalam RPJPD yaitu spirit menjadikan Kabupaten Siak sebagai Pusat Budaya Melayu di Indonesia yang maju dan sejahtera Tahun 2025. Untuk mencapai Visi yang dimaksud, setiap Perangkat Daerah diminta dapat menterjemahkan kedalam program pembangunan pada dokumen RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2016-2021.
“Berkaitan dengan hal tersebut diatas, saya mengharapkan setiap Perangkat Daerah untuk  dapat  memahami Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Siak Tahun 2016-2021, yaitu terwujudnya Kabupaten Siak yang Maju dan Sejahtera dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis dan Berbudaya Melayu serta menjadi Tujuan Pariwisata  di Sumatera“ tutupnya.
Orientasi kebijakan pembangunan untuk mewujudkan Visi yang dimaksud diarahkan pada pelaksanaan 9 (sembilan) agenda prioritas pembangunan, yaitu Peningkatan infrastruktur dasar, pendidikan, kualitas kesehatan masyarakat secara merata, pengembangan kawasan strategis seperti KITB, kawasan pariwisata, dan kawasan pertanian, penanggulangan kemiskinan, pengembangan dan pelestarian budaya melayu, Pembangunan berwawasan lingkungan, Pengembangan  UKM dan ekonomi kreatif dan Reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang prima. (HANGTUAH/ HUMAS/ ADVERTORIAL)***

Pemkab Lampura Laksanakan Upacara Bendera Bulanan


Lampung Utara,NUANSA POST
Pemkab Lampung Utara (Lampura) laksanakan upacara bendera bulanan bertepatan pada HUT Ke-73 Kabupaten Lampura, dihalaman kantor Pemda setempat. Senin (17/6/2019).
            Pantauan media ini, Pj Sekda Lampura, Sofyan, SP, MM bertindak sebagai inspektur upacara dan dihadiri oleh Forkopimda Lampura, Staf Ahli, Asisten, anggota DPRD Lampura, OPD, para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Lampura, Para Kepala BUMN/BUMD, Ormas, Tokoh Masyarakat, Pemuka Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, serta ASN se-Lampura.
            Dalam sambutan Bupati Lampura, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP, MH disampaikan oleh Sekda Sofyan mengatakan, pada hari ini, kita memperingati hari jadi Kabupaten Lampung Utara yang ke-73 tahun, sebuah usia yang dapat dikatakan sangat matang dalam perjalanan sebuah Pemerintahan Daerah.
"Kita patut berbangga terhadap para pimpinan dan tokoh daerah, serta para penggiat pembangunan yang telah mewarnai dinamika pembangunan di Kabupaten Lampung Utara selama ini," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh Lembaga/Instansi/Badan/Organisasi serta masyarakat, atas berbagai prestasi dan kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Lampung Utara.(RIAN)***

Sidang Paripurna Istimewa Peringati HUT Ke-73 Kabupaten Lampung Utara


Lampung Utara ,NUANSA POST
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bersama DPRD, gelar sidang istimewa paripurna di gedung DPRD setempat. Senin (17/6/2019).
Pantauan  NUANSA POST, sidang istimewa paripurna dalam rangka HUT Kabupaten Lampura ke-73 tersebut dihadiri, Bupati Lampura, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP, MH, dan Wakil Bupati, H. Budi Utomo, SE, MM, Ketua DPRD, H. Rachmat Hartono, Dandim 0412/LU, Letkol Inf Krisna Pribudi, Wakapolres, Kompol Zulkarnain, Kajari Kotabumi, Ketua LVRI, Hi. Saleh Ahmad.
Turut hadir, Staf Ahli Provinsi Lampung, Hanibal, Pj Sekda Lampura, H, Sofyan, Kemenag Lampura, Hi. Qomaru zaman, OPD, para Camat, Kepala Desa, Ormas, tokoh Agama, tokoh Masyarakat, tokoh Adat serta 22 anggota Dewan dari sejumlah Fraksi.
Ketua DPRD Lampura H. Rachmat Hartono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sidang paripurna ini merupakan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Lampura yang ke-73.
            Adapun terbentuknya Lampura, berdasarkan Undang-undang nomor 1 tahun 1945, dan Lampung Utara yang terbagi dari marga-marga di hapuskan dengan peraturan ke Presidenan dengan Otonomi menjadi Kecamatan.
Begitu juga berdasarkan Undang-undang nomor 28 tahun 1956, Undang-undang darurat tentang pembentukan daerah tingkat satu Sumsel dengan Undang-undang tersebut maka terbentuklah Kabupaten Lampung Utara, dan masuk ke Provinsi Lampung, sehingga disepakati HUT Lampung Utara Pada tgl 15 juni 1946.
"Dalam usia ke-73 tahun ini, Kabupaten Lampung Utara telah banyak melakukan pelaksanaan pembangunan dan berbagai prestasi yang telah kita capai, namun masih banyak pula yang akan kita perbaiki kedepannya itu semua atas dukungan masyarakat," kata Rachmat.
Sementara itu, Bupati Lampura H.Agung Ilmu Maangkunegara,S.STP,MH dalam sambutannya mengucapakan terimakasih dan apresiasi kepada para tokoh  membangun Kabupaten Lampura."Pada hari ini kita memperingati HUT Lampung Utara, telah banyak para tokoh yang telah membangun silih berganti untuk Kabupaten ini. Saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, penghargaan kepada para pejuang pembangunan terdahulu," tutur Bupati Agung.
            Menurut pria yang saat ini menjalankan 2 periode menjabat Bupati Lampura, membangun tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, banyak tantangan-tantangan yang akan di lalui, akan tetapi kita semua harus terus berjuang untuk membangun Kabupaten yang kita cintai."Alhamdulilah, pembangunan yang kita laksanakan selama ini sudah mendapat penghargaan Satya Lencana pembangunan oleh Presiden RI, penghargaan itu karena Pemkab melakukan pemerataan pembangunan," ungkapnya.
            Selain itu, sambung Bupati, selama ini Kodim 0412/LU juga melaksanakan Kegiatan manunggal dan kegiatan TNI ini bentuk sinergitas dengan masyarakat, sehingga dapat menjaga situasi kondusif di Lampura.
Ditempat yang sama, Gubernur Lampung dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Staf Ahli bidang kemasyarakatan, selama 73 tahun berdirinya Lampung Utara dan hari ini merupakan momentum peringatan HUT, semoga dapat mempererat jalinan kerjasama yang baik antara Pemprov dan Pemkab Lampura.
"Kami Gubernur dan Wakil gubernur mempunyai visi misi yaitu Lampung berjaya, dan untuk mencapai hal tersebut, maka kita akan meningkatkan kualitas publik, mengembangkan kaum anak dan perempuan, mengembangkan infrasturktur, mengembangkan pertanian dan mengembangkan pembangunan, kesehatan serta pendidikan," ucap Hanibal.
Staf Ahli Provinsi Lampung, Hanibal juga mengajak pemerintah daerah, DPRD dan jajaran untuk mendukung program pembangunan provinsi. "Semoga kedepan kita dapat melanjutkan dan memajukan pembangunan yang merata di seluruh Provinsi Lampung," ujarnya. (RIAN/ADVERTORIAL)***

Dandim 0412/LU Menghadiri Sidang Paripurna di DPRD Lampura.


Lampung Utara,,NUANSA POST
Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Inf Krisna Pribudi menghadiri Sidang Paripurna Rapat ke 1 Dalam rangka HUT kabupaten Lampung Utara Ke 73 Tahun 2019 Bertempat di Ruang Sidang DPRD.Senin,(17/6/2019).
            Pada hari Senin tanggal 17 Juni 2019 pkl 10.00 wib telah dilaksanakan Sidang Paripurna Rapat ke 1 Dalam rangka HUT Lampung Utara Ke 73 Tahun 2019 Bertempat di Ruang Sidang DPRD Kab LU, Jalan Sukarno Hatta Kel. Kota Alam Kecamatan Kotabumi selatan Kabupaten Lampura. Hadir dalam Acara ,Bupati Kab LU Hi Agung Ilmu mangkunegara S.STP.MH. Wakil Bupati Kab LU Hi Budi Utomo. Dandim 0412/LU, Letkol Inf Krisna Pribudi.WakapolresLU, Kompol Zulkarnain SE,SH.MH.Ketua DPRD Kab LU, Hi Rahmat Hartono Beserta 22 orang anggota DPRD kab LU.Ketua LVRI kab LU, Hi Saleh Ahmad beserta anggota LVRI.Kejari Kab LU.Kemenag Kab LU, Hi Qomaru zaman MA.Ketua Pemuda Pancasila Sdr Silon.Seluruh Kepala dinas Kab LU.Pj Sekda Kab LU,Hi Sopiyan.Seluruh Camat Kab LU.Seluruh Kepala Desa Kab LU.Seluruh Kabag Pemda Kab LU.Ketua PKK Kab LU, Ibu Endah Kartika S.STP.MH.Ketua Persit KCK Kodim 0412/LU, Ibu Jaitun Mardiyah. Stap Ahli Prov bidang pemasyrakaran Bpk Hanibal.Ketua Bawaslu Bpk Hendri Hasim.Tokoh agam, ToKoh Masyarakat, Tokoh Adat.
 Adapun kata sambutan dari Ketua DPRD Hari ini kita melaksanakan rapat paripurna dalam rangka memperingati HUT ke 73 lampung utara,terbentuknya Kab LU berdasarkan UUD No 1 th 1945 Lampung Utara yang terbagi menjadi Kecamatan dan marga marga di hapuskan dengan peraturan kepresidenan dan di berikan ke Otonomian yaitu Kecamatan. Berdasarkan UUD no 28 thn 1956 UUD darurat tentang pembentukan daerah tingkat satu sumsel dengan UUD maka terbentuklah Lampung Utara, maka Lampung Utara masuk ke provinsi Lampung Disepakati HUT Lampung Utara Pada tgl 15 juni 1946.
Dalam usia ke 73 tahun ini kab LU telah banyak melakukan pelaksanaan pembangunan berbagai prestasi yang kita capai namun masih banyak pula yang akan kita perbaiki ini semua atas dukungan masyrakat,”pungkasnya.
Sambutan Bupati Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmatnya sehingga kita dapat menghadiri sidang paripurna HUT lampung utara. Pada hari ini kita memperingati HUT Lampung Utara, para tokoh pembangunan silih berganti untuk membangun Kabupaten Lampura , Saya menyampaikan penghargaan kepada para pejuang pembangunan terdahulu. Mambangun tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan banyak tantangan tqntangan yang akan di lalui Akan tetapi kita terus berjuang untuk membangun,”ujar Agung.
Lanjut BupatiAgung, masyarakat Lampung Uara keaneka ragaman yang ada di Lampura kini di Lampura sudah mendapat sejajar yang lainnya bahkan di bidang lainya lampura sudah unggul dari pada Kab Lainya,”jelas Agung. Pembangunan yang kita laksanakan selama ini sudah mendapat penghargaan satya lencana oleh Presiden RI satya lencana pembangunan, Pemerintah mendapat penghargaan pemerataan pembangunan lampung utara,”jelas Agung. Kodim 0412/LU melaksanakan Kegiatan manunggal subuh dengan kegiatan ini TNI sangat bersentrigitas dengan masyrakat sehingga dapat menjaga situasi di Lampung Utara dengan kondusif saya sangat Aspresiasi,”senyum Bupati Agung.   
Sambutan Gubernur Provinsi Lampung yang di sampaikan Oleh Stap ahli Hanibal dalam sambutannya, kemasyarakatan Puji dan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmatnya sehingga kita dapat berkumpul disini,Alhamdulila selama 73 tahun berdirinya lampung utara oleh karna itu momentum hari ini dapat mempererat pemerintah dan masyarakat sangat luar biasa pemerintah lampung utara yang sangat bayak dapat penghargaan,”ujarnya. Kami gubernur dan wakil gubernur mempunyai visi yaitu lampung berjaya untuk mencapai misi tersebut yaitu meningkatkan kualitas publik,mengembangkan kaum anak dan perempuan mengembangkan inprasturktur, Mengembangkan pertanian mewujudkan dan mengembang kan pembangunan, kesehatan dan pendidikan,”paparnya. (RIAN)***

Sangat Disayangkan 20 anggota DPRD Tidak Hadir di Sidang Istimewa HUT Ke-73 Lampung Utara


Lampung Utara, NUANSA POST
DPRD Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung menggelar Sidang Paripurna Istimewa dengan tema" Membangun Bersama Rakyat Menuju Lampung Utara Yang Lebih Kuat Hebat dan Bermartabat "
            Sidang Paripurna Istimewa ini membahas Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Utara yang ke-73 tahun 2019 yang digelar diruang sidang Paripurna DPRD Kabupaten setempat, senin (17/6/2019).
            Namun sangat disayangkan hanya sebagian anggota Dewan saja yang terlihat hadir didalam sidang Paripurna Istimewa ini.Sebanyak 20 anggota DPRD mangkir tidak menghadiri kegiatan Sidang Paripurna Istimewa yang membahas hari jadi Kabupaten Lampung Utara yang ke-73 tahun 2019.
            Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara H.Rachmat Hartono sangat menyayangkan ketidak hadiran beberapa anggota dewan dalam sidang Paripurna Istimewa tahun 2019 seharusnya mereka datang menghadiri walaupun mereka mungkin memiliki kesibukan masing masing,"Ujar Rachmat kepada media, senin 17/6/2019.
            "Ketidak hadiran mereka (anggota) dewan karena mereka mempunyai kesibukan masing masing dan mungkin saja malas untuk datang menghadiri Sidang Paripurna Istimewa ini," Pungkas Ketua DPRD.Lampura. (Rian/Antoni)

Minggu, 16 Juni 2019

Isi Kegiatan Festival Bakar Tongkang, Wakil Bupati Rohil Drs.H.Jamiluddin Lepas Rombongan Gowes Sepeda


Rokan Hilir-NUANSA POST
Menjelang hari H pelaksana Festival Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi kabupaten Rokan Hilir berbagai kegiatan dilaksanakan,hari ini Minggu tanggal 16/6/2019 wakil Bupati Rokan Hilir Drs.H.Jamiluddin yang di dampingi Seketaris Daerah (Setda) Rokan Hilir Drs.H.Surya Arfan.M.Si melepas rombongan peserta Gowes Sepeda yang di langsungkan di halaman Kantor BKAD.
            Pada sambutannya Drs.H.Jamiluddin menuturkan bahwa tujuan kegiatan Gowes yang di gelar hari ini selain untuk menjaga kesehatan juga untuk mempererat hubungan Sirahturahmi sesama instansi dan seluruh elemen masyarakat,kegiatan Gowes Sepeda ini bukan yang pertama kali sebenarnya Pemkab Rokan Hilir juga sudah sering melaksanakan kegiatan bersepeda sehat bersama masyarakat dan ASN di lingkungan Pemkab Rohil atau yang dikenal dengan istilah Car Free Day serta di laksanakan setiap hari Minggu pagi
“Namun bersempena Event Bakar Tongkang tahun ini kita kedatangan tiga orang tamu wisatawan Asing asal Negara Perancis yang bernama Tom Barbaza,Elliot Bernad dan Mono Mollo untuk itu kita sebagai tuan rumah dal Event Wisata Bakar Tongkang ini,kita harus menujukan sikap yang baik dan kerja sama yang baik pula dengan seluruh unsur agar kegiatan tersebut bisa sukses."seru Jamiluddin
            Selanjutnya Jamiluddin menjelaskan bahwa Para Gowes Sepeda tersebut di ikut sertakan oleh tiga orang wisatawan asal negara Perancis dan melibatkan para peserta dari pejabat Forkopimda Rohil,Pejabat Tinggi Peratama,Adminstrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Rohil dengan Jarak Tempuh sepanjang 35 KM sedangkan Jamison Komunitas Sepeda dari BRI Cabang Bagan Siapiapi,Bank Riau Kepri,Dinas PUPR Rohil,Inspektorat,Kejaksaan Negri Rohil,Kodim 0321 Rohil dan para rombongan peserta Gowes Sepeda akan mulai berkayuh dari jalan Perwira,jalan Merdeka,Jalan Perniagaan,jalan Utama,jalan Bakti,jalan Pelabuhan Baru kemudian ke Jalan Pesisir Pedamaran,Jalan Lintas Bagan Siapiapi-Ujung Tanjung,jalan Bangko,jalan Kubu,kembali menuju jalan Perniagaan hingga Finish di jalan Merdeka."Semoga Kegiatan Gowes bersepeda ini berlangsung Lancar."Kata Jamiluddin sambil mengakhiri dan memulai acara tersebut.(SB)***


Menjelang Hari “H” Ritual Bakar Tongkang Pemda Rokan Hilir Sambut Kedatangan Tiga Orang Tamu Asal Perancis


Rokan Hilir-NUANSA POST
Ditengah kilauan megah dan indahnya panorama Kota Bagan Siapi-api sebagai Ibu Kota Rokan Hilir yang sudah direncanakan sejak awal untuk mempersiapkan Ritual Bakar Tongkang oleh Pemda Rokan Hilir pada tahun 2019 ini,  ternyata semua tekad yang direncanakan oleh Bupati Rokan Hilir H.Suyatno Amp sebagaimana yang digagasnya dalam rapat persiapan Festival Bakar Tongkang pada Selasa Malam (11/6/2019) betempat di Mess  Pemda Rokan Hilir di Jalan Perwira Bagan Siapiapi itu.
“Adapun tujuannya untuk menigkatkan Pelaksanaan Bakar Tongkang yang sudah masuk sebagai event nasional juga sudah di kenal sampai manca negara itu harus ada peningkatan dari tahun sebelumnya."harap Suyatno.
Maka dalam upaya peningkatan kunjungan wisatawan baik lokal maupun manca negara berbagai persiapan dan penataan di sekitar kota Bagan Siapiapi harus segra dilakukan dengan sebaiknya supaya dapat memberi kenyamanan pada wisatawan."Katanya.
            Intinya dalam rapat itu wajah kota Bagan Siapiapi  di perindah dengan berbagai penataan seperti di Jalan Perwira tepatnya di depan mess Pemda di hiyasi seribu payung-payung hal itu di identikan dengan julukan Rokan Hilir Negri Seribu Kubah,Kondisi jalan termasuk lampu-lampu di kota Bagan Siapiapi harus di perhatikan,tidak kalah pentingnya dalam memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para wisatawan H.Suyatno Amp minta kerja keras dari pihak Polri,TNI serta Satpol PP untuk melakukan pengamanan."himbaunya.
            Dari kematangan rencana yang di gagas H.Suyatno dalam rapat itu sudah mulai menunjukan hasil dimana kota Bagan siapiapi terlihat Indah dan sudah dipadati wisatawan lokal bahkan hari ini Sabtu tanggal 15/6/2019 sekira pukul 19.30 Seketaris Daerah (Setda) Rohil Drs.H.Surya Arfan,M.Si didampingi Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rohil Ali Asfar S.Sos,M.Si tepatnya di depan Gedung BPKD berlangsung penjambutan tiga orang wisatawan asal Perancis.
            Pada penyambutan itu Drs.H.Surya Arfan,MSi terlihat menyarungkan Tanjak pakaian kebesaran melayu Riau yang maksud dan makna filosofinya mereka di nobatkan sebagi wisatawan daerah melayu yang diberikan kehormatan serta diizinkan oleh pembesar negri untuk berkunjung kedaerahnya dalam mengenal bebagai kekayaan budaya yang di miliki oleh daerahnya.
            Usai penjambutan itu Surya Arfan beserta rombongan dengan senyum dan ramah tamahnya kepada tamu wisatawan itu di giring menuju tempat makan.(Syaipul Bahri)

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA