Adsense

KPU Jawa Barat

KPU Jawa Barat
Peserta Pilgub Jabar 2018

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Kamis, 19 Juli 2018

Tim Futsal Wartawan Rohil Kalah Tipis 4-5 vs Tim Kejari Rohil


Rokan Hilir, NUANSA POST
Untuk menjalin kemitraan dan persahabatan dengan awak media di Kabupaten Rohil,Kejaksaan Negeri Rokan Hilir menggelar pertandingan  persahabatan futsal di lapangan Futsal Jln.Nelayan, hari Kamis (19/6) malam di Bagansiapiapi.Dalam laga persabatan ini tim futsal Kejari rohil yang si komandoi Kepala  Kejari Rohil Gaos Wicaksono ,SH,MH berhasil menang tipis 5-4 atas tim futsal wartawan.
            Jalannya pertandingan,tim futsal wartawan mengenakan kostum merah merah sementara tim futsal Kejari mengenakan kaos hijau hitam,sejak menit pertama kedua tim bermain saling serang,mencoba membongkar pertahanan lawan,jual beli serangan terjadi silih berganti selama lima menit pertama namun belum membuahkan gol.
            Memasuki menit ke 6 tim futsal wartawan berhasil memecah kebuntuan dengan membuat gol pembuka yang di buat pemain nomor 10 Eka Al-Wahid melalui tendangan kaki kirinya setelah mendapat umpan trobosan dari pemain no 7 sutris,berubahlah skor 1-0 untuk tim futsal wartawan.
            Tertinggal 1-0 tim futsal kajari bangkit dan meningkatkan serangan balasan,dan berhasil menyamakan kedudukan 1-1,kemudian tak menunggu waktu lama di balas kembali oleh tim wartawan dengan gol yang di buat pemain nomor  9 Azmi yang merubah skor 2-1 untuk kemenangan tim wartawan.
            Setelah gol ke 3 ini,tim futsal kajari tak mau kalah dan kembali menyamakan kedudukan 2-2,bahkan menciptakan gol ketiganya,kemudian gol penyamaan di balas lagi oleh tim futsal wartawan dengan gol yang diciptakan pemain nomor 2 Jermain melalui tendangan keras dari sudut kiri gawang tim futsal kajari.
            Permainan semakin menarik di skor 3-3 ini dan terlihat pemain mulai kelelahan,di menit 12 kembali tim futsal kajari menciptakan gol melalui tendangan keras no 10 yang di kenakan Kejari Rohil Gaos Wicaksano merubah skor 4-3 untuk tim futsal kejari rohil,namun tak lama berselang kembali tim futsal wartawan menciptakan gol melalui kaki pemain no 7 sutrisno dan merubah skor 4 sama.
            Gol kemenangan tim futsal kajari dimenit terakhir memupuskan ambisi tim futsal wartawan yang di ciptakan kasi datun Tarigan melalui tendangan kerasnya dan pertandinganpun berakhir untuk kemenangan tim futsal kajari dengan skor 5-4.
            Usai pertandingan Kepala Kejari rohil Gaos Wicaksono SH MH,mengatakan pertandingan persahabatan ini untuk menjalin kedekatan dan kemitraan dengan rekan-rekan media melalui olahraga futsal ini diharapkan kedepannya hubungan kemitraan ini makin erat dan badanpun sehat.
            Selain itu pertandingan futsal ini sebagai rangkaian acara  memperingati perayaan HUT Bakti Adhyaksa ke 58 dan HUT Ikatan Adhyaksa dharmakarini ke 18. "Ya,harapan kita semoga melalui olahraga ini badan sehat dan hubungan kemitraan kita semakin erat kedepannya."harap Kepala Kejari.
            Sementara rekan-rekan wartawan berharap kegiatan olaraga futsal ini kedepannya terus dilakukan dan kalau bisa dapat lebih banyak lagi pesertanya dengan melibatkan istansi pemerintahan dan swasta sehingga hubungan kemitraan dapat terjalin erat melalui olah raga ini,sebab di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.(SB)***

Rabu, 18 Juli 2018

Dewan Pers Mangkir di Sidang Ke-7 PMH


JAKARTA – Pada hari Rabu, 18 Juli 2018, hasil sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Dewan Pers berlangsung singkat namun alot dan menemui jalan buntu. Agenda utama persidangan, yakni mediasi antara penggugat dengan tergugat tidak berhasil dilakukan. Hal itu disebabkan oleh sikap pembangkangan pengurus Dewan Pers terhadap permintaan hakim mediasi untuk hadir langsung di persidangan kali ini.
"Pengurus Dewan Pers beralasan bahwa berdasarkan pleno para pengurus, Dewan Pers memutuskan untuk tidak bersedia bernegosiasi atas gugatan PMH terhadapnya yang dilayangkan oleh PPWI dan SPRI ke pengadilan ini," jelas Fransiskus Natalis Lakaseru, SH , kuasa hukum Dewan Pers,.
Ketua Dewan Pers, lanjut Fransiskus, mengatakan bahwa ada beberapa pertimbangan Dewan Pers dalam memutuskan perkara ini akhirnya harus dilanjutkan ke proses persidangan berikutnya dan mengabaikan kesempatan mediasi. "Dewan Pers berpendapat bahwa jika tuntutan para wartawan dikabulkan Dewan Pers, hal itu akan mengganggu jalannya pelaksanaan tugas Dewan Pers yang selama ini sudah berjalan. Hal itu sudah sesuai dengan UU No 40 tahun 1999 tentang Pers," imbuh Fransiskus yang akhirnya mendapat julukan 'penasehat hukum no comment' karena enggan memberikan keterangan kepada para wartawan yang meminta keterangannya seusai sidang.
Sementara itu, penasehat hukum penggugat Dolfie Rompas, S.Sos, SH, MH, sangat menyayangkan sikap Dewan Pers yang 'mati rasa' alias tidak peka terhadap situasi darurat pers belakangan ini. Dipastikan bahwa masih diperlukan waktu yang cukup panjang untuk menyelesaikan perkara gugatan PMH terhadap Dewan Pers, hingga mencapai keputusan hakim nanti.
Sesuai aturan hukum acara perdata, sebelum dilanjutkan ke penyampaian gugatan di muka hakim, para pihak yang bersengketa diberikan kesempatan mediasi oleh hakim mediasi. Sayangnya, upaya mediasi tersebut gagal, Dewan Pers menolak mediasi. "Kita menawarkan mediasi kepada tergugat, namun melalui kuasa hukumnya, tergugat menyatakan tidak menerima tawaran damai dari penggugat yang meminta dilakukan pencabutan terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat Dewan Pers selama ini," ujar Rompas kepada wartawan, 18 Juli 2018.
Di persidangan tadi, lanjut Rompas, kuasa hukum Dewan Pers menjelaskan bahwa kebijakan-kebijakan yang digugat oleh penggugat menyebabkan pihak Dewan Pers merasa sangat keberatan untuk mediasi dan berdamai. "Mereka berdalih semua kebijakan yang diambil selama ini merupakan hak substansi Dewan Pers," imbuh Rompas yang merupakan lulusan sarjana bidang jurnalistik saat diwawancarai di luar ruang persidangan.
Selaku pihak yang mewakili para penggugat, Rompas berharap agar persoalan ini secepatnya terselesaikan secara arif dan bijaksana, salah satunya melalui upaya perdamaian antar penggugat dengan tergugat. "Kami sangat menyayangkan dengan sikap dari Dewan Pers yang menunjukkan bahwa para pejabat Dewan Pers tidak peka terhadap hak-hak wartawan yang juga merupakan warga negara Indonesia. Terutama belakangan ini, maraknya kawan-kawan dari kalangan wartawan menjadi korban tindak kriminalisasi jurnalis akibat rekomendasi Dewan Pers. Malahan ada yang sampai meninggal dunia. Dewan Pers tutup mata,” jelasnya dengan nada menyesalkan pihak tergugat.
            Menyikapi kenyataan itu, Rompas menyimpulkan bahwa sebagai penggugat, pihaknya akan terus berjuang melalui persidangan agar gugatan PMH, yang sampai saat ini sudah memasuki sidang yang ketujuh dapat diputus dengan seadil-adilnya. ”Karena upaya mediasi tidak membuahkan hasil, maka kami selaku penggugat berharap kepada Majelis Hakim yang menyidangkan perkara PMH Dewan Pers dapat memutuskan,” imbuhnya lagi.
            Dari pantauan media, pada saat para pemburu berita sedang berkumpul di lantai 3 PN Jakarta Pusat, dan melihat kuasa hukum Dewan Pers keluar dari ruang sidang dengan tergesa-gesa, para kuli digital itu segera mencegatnya untuk dikonfirmasi tentang ketidakhadiran pengurus Dewan Pers. Namun, para wartawan harus kecewa karena Fransiskus selaku kuasa hukum tergugat tidak memberikan tanggapan memadai. "No comment, no comment, no comment", hanya kalimat pendek ini yang keluar dari mulut pengacara itu.
Akhirnya sang penasehat hukum Dewan Pers ini diberikan julukan "penasehat hukum no comment" oleh para jurnalis yang meliput persidangan yang berlangsung sejak pukul 11.00 wib ini. Sang kuasa hukum Dewan Pers itu bergegas turun dari lantai 3 untuk menghindari cecaran pertanyaan para wartawan.
            Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa Dewan Pers kurang beradab dan dinilai telah melakukan penghianatan terhadap Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia. "Dewan Pers tidak beradab. Mereka  adalah penghianat terhadap konstitusi, melakukan pelanggaran UUD Negara  Republik Indonesia, khususnya pasal 28 F, dan UU  No. 40 tahun 1999 terkait Kemerdekaan Pers," tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.
Wilson menilai penghianatan yang dilakukan oleh Dewan Pers itu dalam bentuk peraturan-peraturan, penerbitan rekomendasi-rekomendasi, dan edaran Dewan Pers yang akhirnya membatasi kemerdekaan setiap wartawan untuk melakukan tugas-tugas jurnalistiknya. "Penghianatan oknum-oknum pengurus Dewan Pers dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti peraturan-peraturan, penerbitan rekomendasi-rekomendasi dan edaran ke Pemda di seluruh republik ini, yang pada akhirnya berdampak pada pengekangan kemerdekaan pers para wartawan dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Kesemuanya itu bertentangan dengan fungsi Dewan Pers yang tertuang dalam Pasal 15 UU Pers," imbuh Wilson.
            Dari hasil sidang ketujuh hari ini, jelas terlihat bahwa Dewan Pers tidak menghargai dan menghormati pengadilan. "Kita lihat sendiri hari ini, ada kesempatan yang dapat digunakan untuk melakukan mediasi, tetapi pengurus Dewan Pers tidak hadir, hanya kuasa hukumnya saja, sehingga gagal dalam mencapai kesepakatan,” jelas Wilson.
            Ketua Umum PPWI yang sangat gigih memperjuangkan nasib wartawan itu menilai bahwa ada kekuatan kapitalisme dan politik kekuasan yang berada di belakang Dewan Pers, sehingga pihak Dewan Pers sangat percaya diri dan merasa yang paling benar, serta tidak mungkin dapat diganggu-gugat kebijakannya. Untuk itu, Wilson menghimbau kepada Pemerintah Republik Indonesia agar turun ke lapangan, melihat kondisi para pekerja pers di tanah air saat ini yang sudah sangat parah. "Saya berharap agar pemerintah dapat memahami dengan baik dan benar bahwa wartawan/wartawati selalu berusaha mengumpulkan dan menyampaikan informasi berdasarkan fakta lapangan, yang tentunya seringkali akan menimbulkan ketidaksenangan pihak tertentu. "Karena ada yang tidak senang dengan pemberitaan, dilaporkan ke polisi, terjadilah kriminalisasi wartawan. Sayangnya, hingga saat ini, Pemerintah seakan tutup mata dengan semua kejadian yang menimpa para pekerja pers, seakan itu suatu hal yang tidak penting," sesal Wilson.
            Oleh karena itu, dirinya tidak henti-hentinya menghimbau Pemerintah, termasuk legislatif dan yudikatif untuk  memberi perhatian serius terhadap  masalah tersebut. "Sekali lagi saya berharap agar kiranya Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo untuk dapat memberikan perhatian atas persoalan ini, paling tidak membantu mengevaluasi dan mengembalikan pers ke rel yang semestinya mengacu kepada UU No. 40 tahun 1999. Alternatif maksimalnya, bubarkan saja Dewan Pers itu," ujar Wilson menutup wawancara. (JML/Red)

Bupati Siak: “Peluang Industri Syariah Kini Mulai Dikenal Luas”

Kab.Siak, NUANSA POST
Kebangkitan perekonomian masyarakat didaerah lewat tumbuhnya industri syariah, menjadi mimpi besar Bupati Siak H Syamsuar kedepan. Syamsuar membaca peluang tersebut berkaca dari keberhasilan negara-negara tetangga menjadi produsen beragam komoditi dan produk dalam industri syariah. Sayangnya kata orang nomor satu Negeri Istana tersebut, pangsa pasar terbesar industri syariah justru berasal dari konsumen didalam negeri.
            Hal tersebut terungkap dalam pertemuan segitiga Pemkab Siak-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)-Tim Inovatif Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON), dengan agenda penentuan prioritas bidang kreatif Kabupaten Siak tahap ke II, yang berlangsung di Ruang Rapat Zamrud Komplek Abdi Praja Siak Sri Indrapura, Rabu malam (17/7/18). 
            Hadir dalam kesempatan tersebut Wabup Drs.H.Alfedri, M.Si, Kadispar Fauzi Asni, Kadiskop dan UMKm Wan Fajri Aulia, perwakilan Bekraf, dan 12 orang tenaga profesional dari berbagai bidang industri kreatif yang tergabung dalam tim IKKON mitra Bekraf.
"Salah satu media cetak besar nasional menyebut peluang perekonomian kedepan adalah industri syariah yang masih dirajai negara tetangga, pasar terbesarnya dalam negeri" kata Syam.
            Syam menyebut industri syariah di Thailand maju pesat karena sudah menerapkan lisensi dan laboratorium halal di sektor pariwisata.  "Semoga Bumi Melayu ini kedepan juga kelak punya lisensi dan laboratorium halal, agar industri syariah bisa bangkit dimulai dari Kabupaten Siak Provinsi Riau" harapnya.
            Lanjutnya, peluang industri syariah kini mulai dikenal luas. Tak hanya makanan, konsep syariah juga mulai diimplementasikan ke industri perbankan, properti, fesyen hingga gaya hidup. "Saya fikir anak-anak muda kita cukup bertalenta dan kreatif, namun perlu difasilitasi. Kemitraan Pemkab Siak dan Bekraf melalui IKKON ini bertujuan untuk mendorong ekraf sebagai sektor penting dari kebangkitan pariwisata daerah kita yang kental dengan karakter Heritage, Natura, dan Culture" kata dia.
Syamsuar juga optimis bila ekraf disektor industri syariah ini bertumbuh dengan baik, dampaknya angka pengangguran akan bisa ditekan."Saya ingin anak muda kita terfasilitasi baik branding, packaging, maupun marketing produk kreatifnya sehingga sukses berkarir di enterpreuner. Duitnya InsyaAllah bisa lebih banyak daripada menjadi PNS" kelakarnya.
            Irfan, perwakilan Bekraf menyambut baik gagasan Syamsuar. Kata dia, pemikiran visioner gubernur terpilih tersebut sejalan dengan program pusat yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia."Pak Presiden melalui nawacita juga berkeinginan memajukan Indonesia menjadi sentra fashion untuk dunia" kata dia.
Namun demikian lanjutnya, terkait pemetaan potensi industri kreatif di Siak masih memerlukan beberapa tahapan survey lagi."Kinerja tim IKKON amat programatik, tersruktur dan terencana dari awal hingga akhir. Dari empat kali pertemuan akan dikuratori, sehingga prototiping nanti semakin mengerucut" ungkapnya.
Sementara itu Titi Indahyani, koordinator tim 12 IKKON yang diturunkan Bekraf di Siak optimis peluang ragam potensi ekraf yang ada di Siak. "Secara umum dasar rancangan design hasil survey di Siak pada tahap kedua ini, diharapkan berdampak positif bagi pariwisata dan ekonomi lokal, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan" kata doktor jebolan Australian University of Technology ini.
Selama hampir dua jam pertemuan, Tim IKKON melaporkan hasil pemetaan potensi heritage, nature, dan spiritual di Siak. Sejumlah usulan protiping yang dirancang terungkap dalam presentasi tim. Beberapa diantaranya project inovasi bisnis digital fotografi, iven program, rancangan paket wisata, design produk unggulan dan pengembangan fashion berbasis budaya tenun, batik, ikat dan songket dan seni budaya. (HANGTUAH/ HUMAS)***

Selasa, 17 Juli 2018

Camat Rimba Melintang Resmi Menutup MTQ Harapan Jaya


Rokan Hilir-NUANSA POST
Dalam pelaksanaan MTQ tingkat kepenghuluan yang ditaja oleh Penghulu Harapan Jaya yang berlangsung selama tiga hari   akhirnya secara resmi ditutup oleh Camat Rimba Melintang Burhanuddin,S.Hut atas permintaan Penghulu Harapan Jaya Rohmad, hari Selasa 17/7/2018.
Pada acara penutupan itu juga turut dibagikan berbagai jenis piala dan hadiah kepada pemenang MTQ namun tidak ketinggalan juga bagi angota nasyid rebana yang ikut berkompetisi memeriahkan acara MTQ tersebut serta ikut dibagikan piala dan hadiah bagi anak-anak yang ikut berkompetisi dalam mengkumandangkan lagu-lagu Sholawat Nabi Alaihiwassalam.
            Burhanuddin menghimbau dan meminta supaya acara serimonial seperti ini ke depan harus ditingkatkan karena generasi kita harus kita bina ke arah yang lebih positif “Karena kita tau sekarang ini sangat banyak pengaruh-pengaruh yang kurang baik terhadap generasi muda kita."katanya.
            Sementara Penghulu Harapan Jaya Rohmad   memaparkan bahwa MTQ yang dilaksanakan pada saat ini merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat dalam membaca dan meningkatkan minat baca Al-Quran untuk dapat kita terapkan dalam prilaku hidup sehari-hari dan benar-benar di jadikan pedoman hidup kita dalam derasnya arus gelobalisasi seperti saat sekarang ini.
            Penerapan itu terutama bagi anak-anak dan generasi muda kita kerena mereka adalah bagian dari kita penerus masa yang akan datang kita semua berharap mereka terlahir sebagai generasi yang bertaqwa tentunya kita sebagai orang tua harus terlibat dan berperan untuk mengarahkan serta memilih pendidikannya terutama pendidikan Agama agar mereka nantinya menjadi generasi yang tangguh dan beriman.
            Untuk para peserta lomba Qori dan Qiriah kami menghimbau semoga ajang MTQ ini dapat dijadikan acuan kedepan dalam meningkatkan prestasi bagi peserta yang belum dapat kesempatan mereahi juara agar terus dan terus belajar jangan pernah bosan untuk meningkatkan kemampuannya.
            “Bagi yang sudah meraih juara jangan pernah merasa puas sampai tingkat desa ini saja namun raihlah ke tingkat yang lebih tinggi lagi .Namun pada hakekatnya dalam mengamalkan Al-Quran buka pada tingkat juara atau tidak tapi gimana kita bisa dan mampu mengamalkan isi nya dan menerapkan dalam prilaku hidup sehari-hari."tandasnya.(SB)***


Sekda Bengkalis Lantik 5 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas


Bengkalis, NUANSA POST
Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, H Bustami HY, Selasa siang, 17 Juli 2018, mengambil sumpah jabatan dan melantik 2 orang Pejabat Administrator dan 3 orang Pejabat Pengawas.
Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang dilakukan Bustami atas nama Bupati Bengkalis Amril Mukminin itu, ditaja di ruang rapat Sekda Bengkalis.
            Adapun Pejabat Administrator yang dilantik dalam acara yang dimulai sekitar pukul 14.25 WIB itu adalah H Muhammad Nor Alamsyah sebagai Inspektur Pembantu IV pada Inspektorat dan Linda sebagai Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
            Sedangkan ketiga Pejabat Pengawas dimaksud adalah Jonnaidi (Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Mikro/UKM), Elanda Sari (Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan pada Sekretariat Badan Pendapatan Daerah/Bapenda) dan Indra (Kepala Seksi Persandian pada Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik/Kominfotik).
            Usai mengambil sumpah jabatan dan melantik mereka, Bustami menjelaskan, kelima pejabat yang dilantik tersebut merupakan bagian dari 38 orang Pejabat Administrator dan 97 orang Pejabat Pengawas yang semestinya dilantik Bupati Bengkalis pada Kamis, 5 Juli 2018 lalu.
            “Namun saat 5 Juli lalu, karena berbagai alasan yang dibenarkan ketentuan, seperti tengah melakukan tugas kedinasan, kelimanya tak bisa mengikutinya. Makanya dilakukan hari ini. Jadi bukan karena adanya mutasi atau rotasi pejabat,” jelas Bustami didampingi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kepegawaian, HT Zainuddin.
            Sebagaimana pesan Bupati Amril pada 5 Juli 2018 lalu, kepada kelima Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang diambil sumpah jabatan dan dilantik tersebut, Bustami juga berpesan agar bekerja sesuai aturan dan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
“Jangan pernah takut dengan tugas dan pekerjaan yang diberikan pimpinan, karena itu adalah risiko jabatan. Namun tentu semua itu tetap harus dilakukan sesuai ketentuan. Bekerjalah dengan baik dan benar. Jangan langgar aturan sekecil apapun yang bisa menimbulkan persoalan di kemudian hari,” pesan orang nomor satu di jajaran Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini.
            Kepada kelimanya, Bustami juga mengingatkan agar berkerja sama dan saling bahu-membahu dan segera menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
Terlihat hadir dalam acara tersebut diantaranya Pelaksana Tugas Kepala Dinas (Plt Kadis) Koperasi dan UKM Herman Ahmad, Plt Kadis Kominfotik Johansyah Syafri, Plt Inspektur Suparjo, Sekretaris Disnakertrans Kholijah dan Sekretaris Bapenda Sudadi. (AMIRUDIN/ UJE/ DISKOMINFOTIK)***


Kecamatan Bantan Juara Lomba Cipta Menu Pangan B2SA Tahun 2018 Tingkat Kabupaten Bengkalis


Bengkalis, NUANSA POST
Bertempat di halaman kantor Dinas Ketahanan Kabupaten Bengkalis, telah diadakan perlombaan cipta menu pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Turut dalam perlombaan tersebut anatara lain Kecamatan Bantan, Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Siak Kecil, Kecamatan Bandar Laksamana, Kecamatan Rupat, Kecamatan Batin Solapan, Kecamatan Mandau, Kecamatan Pinggir, Kecamatan Talang Mandau. Setiap tahun perlombaan tersebut dilaksanakan.
Turut hadir dalam acara tersebut camat se-Kabupaten Bengkalis, ketua Bhayangkari, Polres Bengkalis, peserta lomba, penggerak PKK seKabupaten Bengkalis. Dandim 0303 Bengkalis diwakili oleh Danramil 0303 Bengkalis oleh Mayor Inf Irwan.
Menurut Syafrizan, S.Si.MT.M.Sc selaku plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis didalam penyampaiannya dasar pelaksanaan Lomba Cipta Menu pangan Bergam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2018 adalah Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Pangan Daerah (DPA SKPD) Tahun 2018 Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis pada kegiatan Lomba Cipta dan Sosialisasi Pangan Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (B2SA). Undang-undang nomor 18 tahun 2012 Tentang Pangan, peraturan presiden Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman komsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, peraturan menteri pertanian Nomor 43/Permentan/OT.140/10/2009 tentang Gerakan percepatan Penganekaragaman komsumsi pangan berbasisi sumberdaya lokal, peraturan Bupati Bengkalis nomor 46 tahun 2016 tentang tugas pokok dan fungsi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis.
Tujuan diselenggarakan lomba cipta mneu pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbasis potensi sumber daya lokal adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam. Bergizi, seimbang dan aman untuk dapat meningkatkan kualitas hidup, mendorong meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya dan anggota keluarga (Bapak, Ibu dan Anak) khususnya dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu beragam, bergizi, seimbang dan aman sesuai dengan potensi sumber daya lokal, memasyarakat dan membiasakan keluarga untuk mengkonsumsi aneka menu makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman untuk kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada disekitar kita (pekarangan), membangun budaya keluarga untuk mengkonsumsi aneka ragam jenis pangan dengan porsi yang seimbang, terwujudanya ketahanan pangan pada tingkat rumah tangga sebagaimana diamanatkan Undang-undang No. 18 tahun 2012 tentang pangan yang cukup, baik jumlah dan mutunya, aman, merata dan terjangkau, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat agar dapat hidup sehat, aktif dan produktif.
Peserta dan pendamping lomba cipta menu pangan B2SA tingkat Kabupaten Bengkalis yang dilaksanakan hari ini adalah berasal dari sebelas Kecamatan se Kabupaten Bengkalis, dengan jumlah peserta 44 orang (masing-masing kecamatan 4 orang termasuk pendamping).
Dewan juri ditetapkan sejumlah 3 (tiga) orang, yang ditunjuk dan ditetapkan berdasarkan keputusan kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis, terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau 1 orang, Tim Penggerakan PKK Provinsi riau 1 orang, Indonesia Chef Assotiation (ICA) Prov. Riau 1 orang.
Mekanisme penilaian dilakukan oleh dewan juri dengan mengacu pada paduan lomba cipta menu tingkat nasional, meliputi beberapa kategori yaitu : Keragaman/kesimbangan antar kelompok pangan, kreativitas penggunaan bahan pangan, Nilai gizi, penampilan dan cara penyajian, cita rasa. Pemenang lomba cipta menu pangan beragam, bergizi, seimbang (B2SA) Tingkat Kabupaten Bengkalis, menerima hadiah berupa pemenang I (pertama) piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah),  pemenang II (kedua) piala tetap dan uang Pembina Rp. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), pemenang III (tiga) piala tetap dan uang pembinaan Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) dan uang Pembina untuk 8 kecamtan masing-masing sebesar Rp. 500.00,- (Lima Ratus Ribu Rupiah). Menu terbaik pada lomba ini akan mewakili kabupaten Bengkalis dalam lomba cipta menu pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) Tingkat Provinsi Riau.
Tempat pelaksanaan lomba cipta menu pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) bertempat di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis.
Pembiayaan sumber dana dalam pelaksanaan Lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) ini berasal dari APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2018, yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Ketahanan Pangan pada kegiatan Lomba Cipta Menu dan Sosialisi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Kabupaten Bengkalis. Pada kesempatan yang baik ini kami mohon kepada Bapak Bupati Bengkalis untuk dapat memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi lomba cipta menu pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2018.  Kegiatan tersebut diatas dimenangkan oleh nomor satu jatuh pada Kecamatan Bantan, nomor dua jatuh pada Kecamatan Bengkalis, nomor tiga jatuh pada Kecamatan Mandau.
Menurut Bupati Bengkalis, Amril Mukminin,SE.MM mengatakan kepada media ini ditemui selepas acara berlangsung mngatakan “Pangan merupakan suatu sumber protein manusia, komsumsi pangan sangat lah penting untuk mengatasi gizi buruk”.
Menurut Ketua PKK Kab. Bengkalis Kasmarni, M.SI Ambril Mukminin “ Kecukupan pangan sangatlah penting untuk dapat menyeimbangkan gizi. Hal ini biasanya diperoleh dengan mengkreasikan menu untuk itu lah diselenggarakan acara ini, maka kami PKK berkerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan untuk mengadakan lomba cipta menu pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) yang tentu dapat memanfaatkan pangan yang ada di Bengkalis. Kasmarni yang juga senang tarik suara sempat melantunkan lagu kesayangannya. (AMIRUDIN/UJE/HUMAS/DISKOMINFOTIK)***

Senin, 16 Juli 2018

Bupati Lampura Hadiri Pemusnahan Barang Bukti dan Barang Rampasan di Kantor Kejari


Lampura, NUANSA POST
Bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lampung Utara, Kapolres Lampung Utara, Ketua Pengadilan Negeri Lampung Utara, pada acara pemusnahan Barang Bukti Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan, hari Selasa (17/07/2018).
            Dalam sambutannya, Kepala Kejari mengatakan pemusnahan barang bukti tersebut merupakan pelaksanaan fungsi Kejaksaan selaku eksekutor berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan ini salah satu bentuk kewenangan pihak kejaksaan dalam melaksanakan kewajiban pemusanahan barang bukti yang telah mencapai tahapan putusan pengadilan. Kasus-kasus tersebut antara lain judi, pencurian dan narkoba.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti Narkotika antara lain, shabu-shabu, pil ekstasi, ganja. Barang bukti perkara judi, antara lain, antara lain, dadu koprok, handphone, kertas rekapan (pulpen, buku, kartu remi, tikar), barang bukti senjata tajam dan senjata api, antara lain, pistol rakitan, pisau badik, golok.
            Dalam sambutannya, Bupati Agung memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Lampung Utara yang telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Menurutnya ini merupakan keseriusan dan kerjasama untuk memberantas kejahatan sosial yang ada di Kabupaten Lampung Utara.“Saya berikan apresiasi karena kerjakeras dan kerjasama kita semua, angka kejahatan di Kabupaten Lampung Utara menurun.” ungkapnya.
Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk mewujudkan harmonisasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Kapores, Dandim dan Kejari dalam menuntaskan tindak kejahatan yang sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Lampung Utara.“Kita semua memiliki peran sentral dalam memerangi kejahatan demi mewujudkan situasi yang aman dan nyaman untuk Kabupaten yang kita cintai ini.”Pungkasnya.
            Kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti dan penandatangan Berita Acara Pemusnahan Barang Bukti.(RIAN)***


Bupati Lampura Pimpin Rakor Bulan Juli 2018


Lampung Utara ,NUANSA POST
Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) bulan Juli Tahun 2018, di Aula Tapis Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Senin (16/07/18). Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP,  M.H. didampingi para Asisten. Hadir para Staf Ahli, Tenaga Ahli seluruh pimpinan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Camat, dan Lurah se- Kabupaten Lampung Utara.
Dalam Rakor tersebut, Bupati Lampung Utara kembali menyampaikan bahwa Rakor merupakan hal yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah, karena dengan Rakor tersebut dapat mengetahui perkembangan dan permasalahan yang memang perlu penanganan secara tanggap agar tidak terjadi masalah yang lebih besar lagi.
Selain itu, Bupati juga menegaskan kedisiplinan yang harus terus ditingkatkan dalam diri ASN yang ada di Kabupaten Lampung Utara agar menjadi contoh bagi masyarakat Kabupaten Lampung Utara. “Inikan Rakor, wajib hadir karena kan rangka membangun sinergi dengan Kabupaten agar lebih maju lagi menjadi Kabupaten yang semakin baik lagi.” ungkapnya.
Masih dalam arahannya, Bupati mengatakan agar ASN dapat selalu bertanggungjawab atas amanah yang telah diberikan kepadanya dan dapat mempertahankan prestasi yang sudah ada, karena menurutnya mendaptkan semua ini tidaklah mudah.
Diakhir arahannya, Bupati mengharapkan kepada para ASN yang hadir agar dapat bekerja lebih baik lagi dalam melayani masyarakat dan menjaga persatuan dan kesatuan demi kedamaian yang ada di Kabupaten Lampung Utara. (RIAN)**

Serah Terima Kunci Bantuan Bedah Rumah dari TNI di Desa Berugo


*Meski Sekdes, Selama 20 Tahun Menempati Gubuk Reyot
Muara Enim, NUANSA POST
Ketika ditemui NUANSA POST, Desi Heriani selaku Kepala Desa Berugo Kec.Belimbing   menjelaskan, bahwa pihaknya berterima kasih kepada  Komandan Korem,044/Garuda Dempo Kolonel Infantri Iman Budiman,SE dan Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol lnfantri Teadi Auia Muauji,SE  , Danramil 404/Gunung Megang Kapten Inf Erry Hastanto , yang telah menyerahkan bantuan bedah rumah milik Rusdi yang juga perangkat desa setempat.
                “Dengan adanya  program bedah rumah bantuan Komandan Korem 044/Gapo , maka rumah milik   Pak Rusdi warga sekaligus perangkat desa kami yang semula reyot dan  hampir ambruk, kini sudah layak huni. Kami sangat berterima kasih terlebih Pak Korem dan Pak Dandim yang mengerahkan anggotanya untuk melaksanakan kegiatan gotong royong pada bedah rumah tersebut,”ungkap Desi Heriani disela sela acara serah terima kunci bantuan bedah rumah dari TNI di Desa Berugo.
                Rusdi sendiri tiada lain adalah Sekdes Berugo yang memiliki rumah tidak layak huni. Dia sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membedah rumah miliknya.    Rusdi mengaku, selama 20 tahun keluarganya harus tinggal di rumah tidak layak huni, sebuah gubuk bambu. Padahal dia menjabat sebagai Sekdes Berugo. “Alhamdulillah, impian saya untuk memiliki rumah layak huni terwujud berkat adanya bantuan TNI,”ungkapnya terharu.
                Walaupun selama 20 tahun menempati sebuah gubuk, tetapi Rusdi tetap sabar dan tidak mengurangi semangat untuk mengabdikan diri kepada masarakat Desa Berugo ,dan bertangung jawab kepada negara sebagai perangkat desa.(INDRA EFENDI)***


Sabtu, 14 Juli 2018

SDN 2 Pager Bumi Mendapat Bantuan Rehab 6 Ruang Kelas


Pangandaran ,NUANSA POST
Ketika ditemui NUANSA POST di ruang kerjanya, Iri  Ruswandi,SPd  Kepala SDN 2 Pager Bumi Kec Cigugur mengaku bersyukur, karena sekolah yang dipimpinnya mendapat kucuran bantuan  dari pemerintah sebesar Rp.599 juta dari APBN Tahun 2018 , yang  dikerjakan secara   swakelola untuk memperbaiki sebanyak 6 ruang  dan dikawal oleh TP4D Kejari Ciamis agar tidak terjadi penyimpangan penggunaan anggaran pemerintah.
            “Kami juga berterima kasih kepada UPT Disdikpora Kec.Cigugur  dan Disdikpora Kab.Pangandaran yang telah merespon usulan sekolah dan komite sekolah, hingga adanya kucuran bantuan APBN dari pemerintah pusat,”ungkapnya.
            Dengan adanya rehabilitasi 6 ruang kelas tersebut, menurut Iri Ruswandi,SPd, maka SDN2 Pager Bumi kini memiliki ruang belajar yang bagus  .”Dengan memiliki bangunan ruang kelas yang refresentatif ini, maka diharapkan akan dapat menggairahkan proses belajar mengajar (KBM) guru beserta siswa, sehingga akan meningkatkan mutu pendidikan maupun prestasi akademik dan non-akademik di sekolah ,”pungkasnya.( ENDANG.S)***


Pemdes Sungai Cingam Adakan Rapat Kersiapan HUT Kemerdekaan RI

Bengkalis, NUANSA POST
Rapat pembentukan kepanitiaan HUT RI ke-73 Tahun 2018 di Desa Sungai Cingam Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.Turut hadir penjabat kantor desa, kelembagaan desa, ketua RT/RW, pemuda, dan masyarakat.Rapat perdana ini berlangsung pada hari Rabu, 11 Juli 2018 bertempat di Aula Kantor Desa Sungai Cingam. (M.SYOPRI)***

Kepala Desa Pangkalan Pinang dan Warganya Bergotong Bersihkan Lingkungan Jalan Poros


Bengkalis, NUANSA POST
Pada hari Jum’at (13/7/2018), warga masyarakat Desa Pangkalan Pinang melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan jalan poros dan lingkungan tempat tinggal, yang dipimpin langsung kepala desa Bahari,S.Hum. Juga tampak terlihat Ketua BPD, Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT serta perangkat desa.
            “Kami bersyukur, karena tingkat kesadaran gotong royong masyarakat Desa Pangkalan Pinang dinilai masih cukup tinggi, terutama membersihkan lingkungan kampung agar terlihat bersih, asri dan indah,”ungkap Bahari,S.Hum.
            Kades Pangkalan Pinang selalu mengajak warga masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan, dia tidak sungkan turun tangan bersama masyarakat melaksanakan gotong royong untuk memberikan contoh positif agar ditiru warga desanya.(M.SYOPRI)***


DPC Peradi Cilacap Selenggarakan Ujian Profesi Advokat


Cilacap, NUANSA POST

Pada hari Sabtu (14/7/2018),Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kab.Cilacap menyelenggarakan kegiatan Ujian Profesi Advokat yang diikuti 48 orang peserta, bertempat di ruang Paripaurna Gedung DPRD Kab.Ciacap yang ditunjuk oleh Peradi dari 34 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

                Hal itu diungkapkan Ketua DPC Peradi Kab.Cilacap Sarijo,SH,MH,M.Kn kepada NUANSA POST disela sela acara.”Harapan kami, semoga seluruh peserta Ujian Profesi Advokat di DPC Peradi Cilacap bisa LULUS dan sukses selalu. Sedangkan tujuan diselenggarakannya Ujian Profesi Advokat ini sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme advokat di Indonesoa, sehingga bisa membela masyarakat pencari keadilan di depan sidang pengadilan,”jeasnya.

                Sarijo,SH,MH,M/Kn menjelaskan, bahwa untuk menjadi seorang advokal berdasarkan Pasal 3 ayat (1) huruf f Undang Undang No.18 Tahun 2003 tentag Advokat harus terlebih dahulu LULUS Ujian Profesi Advokat yang diselenggarakan organisasi advokat. Dengan demikian, Peradi selalu organisasi advokat terbesar di Indonesia berkewajiban menyelenggarakan Ujian Profesi Advokat tersebut.

                Sementara itu, Ketua Panitia Ujian Profesi Advokat 2018-Peradi Pusat H.Hermansyah Dulaimi,SH,MH mengatakan, sejak lahirnya UU No.18 Tahun 2018 tentang Advokat tersebut, Ujian Profesi Advokat tahun 2018 yang saat ini dilaksanakan secara nasiona adalah ujian yang ke 18. “Adapun jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti Ujian Profesi Advokat 2018 sebanyak 5.396 orang. Hal ini membuktikan, betapa besarnya kepercayaan yang diberikan kepada Peradi sebagai penyelenggara yang profesional dan kredibel guna melahirkan advokat advokat yang terhormat (officum nobile,”ujarnya

                H.Hermansyah Dulaimi,SH,MH menambahkan, bahwa Peradi yang diberikan kepercayaan untuk menyelenggarakan Ujian Profesi Advokat secara terus menerus berusaha meningkatkan kualitas dan penyempurnaan pelaksanaan ujian, dengan mengedepankan atau mengutamakan prinsip “Zero KKN” sebagai prinsip utama, sehingga kelulusan peserta ujian dalam Ujian Profesi Advokat adalah benar benar murni karena usaha dan kemampuan peserta sendiri. “Lulus ujian adalah salah satu syarat untuk dapat menjadi advokat oleh Peradi dan kemudian diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi setempat. Selanjutnya, bagi peserta yang lulus ujian diwajibkan mengurus segala persyaratan yang ditentukan undang undang untuk ditindaklanjuti oleh Peradi, dengan melakukan pengangkatan dan permohonan untuk bersumpah kepada Pengadilan Tinggi di seluruh Indonesia,”pungkasnya.(HARYANTI HP/SUSILO)***

Jumat, 13 Juli 2018

Ini Tanggapan PPWI Terkait Viral Video Pria Berkaos Polisi Tendang Perempuan di Pangkal Pinang


BANGKA BELITUNG -- Beredarnya video viral pria berkaos oranye bertulis Polisi menendang dan memukul perempuan di sebuah toko di Pangkalpinang, Bangka Belitung selain disikapi serius dari Polda Bangka Belitung, akan tetapi juga mendapat tanggapan dari berbagai elemen masyarakat di Indonesia, salah satunya dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).
            Berikut Tanggapan PPWI terkait Viral Video Pria Berkaos Polisi Tendang dan Pukul Perempuan di Pangkal Pinang di masyarakat yang diterima Redaksi www.nuansapost.com , pada Jumat 13 Juli 2018: 
Berdasarkan Informasi dari Bidhumas Polda Babel yang ditujukan kepada Kadiv Propam Polri disebutkan bajwa, pada Rabu 11 Juli 2018 sekira pukul 19.00 wib telah terjadi tindak pidana 'PENCURIAN' di mini market APRI Mart  milik a/n.AKBP M.Yusuf  Kasubdit di Ditpamobvit Polda Kep.Babel yang dilakukan oleh pelaku/tersangka  a/n.Desy, Atmi dan Andy Rafly (anak desy).
            Para pelaku mengambil barang-barang yang ada di Mini Market APRI MART berupa barang 2 kotak susu Chil Kid, 1 kotak susu BMT, 4 bungkus mie gelas, 1 kotak susu càir frisian flag, 1 botol susu Hilo dan 1 buah selendang hijau biru dengan motif bunga bunga. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.600.000 (enam ratus ribu rupiah).
            Pada saat kejadian para pelaku ditangkap tangan oleh AKBP M.Ysusuf F dan karyawan toko, kemudian dipukul di TKP oleh AKBP M.YUSUF menggunakan tangan, sandal dan gagang keranjang (Videonya Viral). Akibat kejadian tersebut korban/Pelapor an.AKBP M.Yusuf melaporkan kasus pencurian tersebut ke SPKT Polres Pangkalpinang untuk proses sidik lebih lanjut.
            Sedangkan, akibat dari pemukulan oleh AKBP M.Yusuf  terhadap pelaku pencurian tersebut, antara lain, Desy, 42 tahun, perempuan, IRT, Islam, warga Kelurahan Cipayung, Kecamatan Depok Jawa Barat, dipukul dan ditendang menggunakan tangan dan sandal dibagian mata kanan dan kiri lebam.
            Kemudian, Atmi, 41 tahun, perempuan, Kristen, IRT, warga Citayem Depok, dipukul dibagian dahi menggunakan tangan dipukul bagian kepala menggunakan sandal luka lebam dimuka Lebam tangan kiri.
            Selanjutnya, Andy Rafly (anak Desy) 12 tahun, Islam, Sekolah (SD), Alamat Kelurahan Cipayung kecamatan Depok, Jawa Barat dipukul dibagian pipi kiri dan kanan sebanyak 3 kali menggunakan tangan, dipukul dibagian muka, bibir bagian atas pecah.
            Adapun Tindak lanjut dari Bid Propam adalah mendatangi TKP Toko APRI Mart; memeriksa saksi saksi di TKP dan korban (tersangka curi yang dipukul), Koordinasi dengan kasat reskrim utk foto BB; memeriksa terduga pelanggar ( saat ini belum dapat diperiksa sehubungan yang bersangkutan lagi izin ke Bandung mengurus kuliah anaknya).
            Menyikapi kasus pemukulan oleh oknum polisi terhadap terduga pelaku pencurian di sebuah toko di Pangkal Pinang, Bangka Belitung yang videonya viral di masyarakat, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke menyampaikan bahwa seluruh pelaku tindak pidana dalam peristiwa ini (pencuri dan pemukul) mesti diproses sesuai aturan hukum yang ada. Termasuk juga beberapa orang kawan-kawan terduga yang dikabarkan melarikan diri menggunakan mobil harus diusut dan ditindak.
            Wilson juga menyampaikan bahwa, Pemilik toko, atasnama AKBP M. Yusuf, sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat, wajib diproses di internal Polri. Karena kasus ini sudah jadi konsumsi publik, maka proses di internal Polri harus transparan dan dipublikasikan juga."Sebagai polisi yang paham arti 'jangan main hakim sendiri', maka perilaku main hakim sendiri oknum polisi M. Yusuf wajib ditindak atas kesalahannya itu," tegas Wilson Lalengke di Sekretariat PPWI Nasional di Jakarta. [RED]

Kamis, 12 Juli 2018

Pemdes Pangkalan Menggelar Acara Halal Bihalal


Pangandaran, NUANSA POST
Pada pekan kemarin, pemerintah Desa Pangkalan Kec.Langkaplancar menggelar acara halal bihalal   1439 H yang dihadiri seluruf staf desa, jajaran BPD dan LPM, Ketua MUI, Kepala Dusun, Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan lainnya. Acara halal bihalal ini berlangsung di aula kantor desa dan diisi dengan tausiyah dari mubaligh putra daerah.
            Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Pangkalan Ukar Heryadi menyampakan permohonan maaf lahir dan bathin kepada seluruh masyarakat desanya.Kades juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program kerja pemdes dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui kucuran bantuan pemerintah baik ADD,Banprov maupun Dana Desa. Acara halal bihalal pun diisi dengan siraman rohani dari mubaligh putra daerah. (ENDANG SULTONI/DK)***

AMIK AKMI Baturaja Laksanakan Wisuda Ke-XVI


Baturaja,NUANSA POST
Sejumlah mahasiswa/mahasiswi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) AKMI Baturaja diwisuda, Kamis (12/7). Wisuda ke XVI tahun 2018 ini digelar di gedung kesenian Baturaja yang dihadiri Bupati OKU yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo OKU, Yanius Zulvarino, Koordinator Kopertis II yang diwakili okeh Rustinah HR SE, MSi, perwakilan BUMN/BUMS, para pelaku usaha dan tamu undangan lainnya.
            "Saat ini ribuan alumni AKMI Baturaja telah tersebar bersaing dan berkarya diseluruh wilayah Indonesia" kata Naproni ST M.Kom, Direktur AMIK AKMI Baturaja saat menyampaikan sambutannya.
            Naproni meminta kepada seluruh wisudawan/wisudawati yang telah di wisuda hari ini untuk mampu berkarya dalam mengaplikasikan setiap ilmu yang telah didapat. Bahkan setiap lulusan AKMI harus kreatif untuk dapat menciptakan lapangan kerja baru."Jangan hanya mencari pekerjaan melainkan menciptakan lapangan pekerjaan, apalagi zaman sudah canggih dengan teknologi yang semakin maju, jadi untuk menciptakan lapangan pekerjaan semakin besar" tuturnya.
            Naproni juga berpesan kepada mahasiswa yang diwisuda untuk tetap menjaga nama baik almamater serta tetap menjalin silaturahmi kepasa seluruh warga kampus AMIK AKMI Baturaja.
"Teruslah berjuang dan gapailah cita-cita kalian, Silahturahmi dengan kampus tetap harus terjalin" tukasnya.
            Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo OKU Yanius Zulvarino yang membacakan sambutan tertulis Bupati OKU Drs Kuryana Aziz mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah diwisuda.
            Dikatakannya diera modern ini sistem informatika sudah semakin canggih bahkan jendela dunia semakin terbuka sehingga kita dapat mengetahui seluruh informasi dari antero seluruh jagad raya dengan sangat efektif dan efisien, meskipun kita sadari kemajuan ini dapat menimbulkan dampak negatif dengan merosotnya nilai budaya. Namun jika dimanfaatkan dengan baik dapat mensuport percepatan pembangunan."Kondisi inilah yang diharapkan dapat segera terwujud dengan lahirnya para wisudawan/wisudawati yang mumpuni dibidang informatika" ucapnya.
            Menurut Yanius wisuda ini bukanlah akhir dari perjuangan, namun merupakan babak baru karena tugas berat telah menanti didepan mata, sebagai orang yang yang menguasai bidang informatika hendaknya ilmu yang telah didapat segera di aplikasikan dalam dunia praktis dengan berkiprah langsung ditengah masyarakat dan keluarga.
            "Sebagai Alumni AKMI Baturaja diharapkan kalian dapat memberikan kontribusi positif, janganlah kehadiran kalian sebagai alumnus ini menimbulkan masalah baru dengan menambah angka pengangguran di OKU, bekerja keraslah untuk menciptakan lapangan kerja yang baru, Bumi Sebimbing Sekundang ini menanti kiprah nyata kalian dalam pembangunan" imbuhnya ( asn)


Karena Berprestasi, Koperasi Kebun Sawit Harapan Kab.Siak Raih Penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM

Kab.Siak, NUANSA POST
Sempena Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun 2018, yang digelar oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia di The Grantage Hotel, Rabu (11/7/2018) Tangerang Banten. Salahsatu Koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Siak meraih penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Pada puncak acara peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-71 yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Jokowi tersebut, juga turut hadir perwakilan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak yakni Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Siak Wan Fazri Auli beserta sejumlah pejabat lainnya.
Saat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Siak Wan Fazri Auli menuturkan, patut kita syukuri bersama pada moment peringatan Harkopnas tahun 2018 ini, salahsatu Koperasi dari Kabupaten Siak bisa meraih predikat sebagai Koperasi Berprestasi dan meraih penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.
            "Alhamdulillah, Koperasi Kebun Sawit Harapan yang diketuai oleh saudara Misdi dari Kampung Gabung Makmur Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak, meraih penghargaan sebagai Koperasi berprestasi tahun 2018 jenis produsen. Yang mana penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga kepada kita," terang Wan Fazri Auli, Kamis (12/07/2018) siang.
            Dijelaskannya juga, Koperasi Kebun Sawit Harapan yang beralamat di Kampung Gabung Makmur Kecamatan Kerinci Kanan itu, merupakan salahsatu Koperasi binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak yang pada tahun 2017 lalu juga sempat meraih penghargaan (prestasi terbaik, red) di tingkat Provinsi Riau."Koperasi Kebun Sawit Harapan tersebut juga telah meraih predikat sebagai Koperasi terbaik tingkat Provinsi Riau pada tahun 2017 lalu, dan pada tahun 2018 kami usulkan untuk di tingkat nasional. Selanjutnya setelah melalui proses penilaian, koperasi tersebut layak menerima penghargaan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional tahun 2018," ujarnya.
            Sementara sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan reformasi total koperasi melalui tiga langkah strategis untuk meningkatkan peran koperasi dalam pertumbuhan ekonomi, sesuai dengan arahan Presiden.
            Tiga langkah strategis itu adalah Reorientasi, Rehabilitasi dan Pengembangan. "Tujuannya adalah mengembangkan koperasi secara berkualitas sebagai organisasi yang memberikan kesejahteraan kepada anggotanya dan kemanfaatan kepada masyarakat," katanya di lokasi.
Puspayoga melanjutkan bahwa dalam empat tahun berjalannya reformasi total koperasi, telah banyak penataan koperasi yang berhasil dilaksanakan baik terhadap para penggerak koperasi, masyarakat dan kelembagaan koperasi itu sendiri.
            Dilain pihak, Ketua KUD Koperasi Kebun Sawit Harapan, Kampung Gabung Makmur mengaku senang, karena jerih payah bersama kelompoknya diberikan penghargaan."Alhamdulillah Koperasi kita diakui sebagai Koperasi Berprestasi di tingkat Nasional. Sejak berdiri, koperasi ini sudah melengkapi aspek administrasi kelembagaan, usaha dan  keuangan," jelas Misdi.
            Penghargaan Koperasi Berprestasi diberikan kepada 50 koperasi di seluruh Indonesia. Sedangkan Penerima penghargaan Bakti Koperasi dan UKM ditetapkan sebanyak 60 orang di seluruh Indonesia yang terdiri dari Bupati/Walikota, pejabat daerah, kepala dinas, ketua koperasi dan tokoh masyarakat. (HANGTUAH/ HUMAS)***

Iklan Humas Bengkalis "Hentikan Menebar Hoax"

Iklan Humas Bengkalis "Hentikan Menebar Hoax"

Iklan Pemkab Bengkalis

Iklan Pemkab Bengkalis
Sukseskan Asean Games

Iklan Pemkab Bengkalis

Iklan Pemkab Bengkalis
Sukseskan Pilgubri

Iklan Musi Rawas

Iklan Musi Rawas

Hari Pers Nasional 2018

Hari Pers Nasional 2018