Adsense

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

IKLAN DIRGAHAYU RI KE-73

IKLAN DIRGAHAYU RI KE-73
Anton Charliyan

IKLAN UCAPAN IBADAH HAJI-ANTON CHARLIYAN

IKLAN UCAPAN IBADAH HAJI-ANTON CHARLIYAN

Sabtu, 18 Agustus 2018

Pemadaman Karhutla Wilayah Hukum Polsek Sinaboi


Rokan Hilir, NUANSA POST
Pada hari Sabtu tgl 18 Agustus 2018 sekira jam 10.00 WIB telah di lakukan kegiatan pemadaman / pendinginan Karhutla di Wilayah Hukum Polsek Sinaboi , dengan lokasi Sepakat Rt 02 Rw 01 Kep.Raja Bejamu Kec.Sinaboi Kab. Rohil, luas sekitar 8 hektar berupa semak belukar/hutan gambut kering .Personil  Polsek Sinaboi : 6  Personil yang dipimpin Kapolsek Sinaboi AKP Ruslan, TNI : -Pihak Kecamatan :- Masyarakat : 2 orang.
Pada hari Sabtu tgl 18 Agustus 2018 Sekira jam 10.00 Wib Personil Polsek Sinaboi beserta Masyarakat melakukan giat pemadaman dan.pendinginan di lokasi titik api di Jl.Sepakat Rt 02 Rw 01  Kep.Raja Bejamu Kec. Sinaboi Kab. Rohil
            AKP Ruslan mengatakan, bahwa hambatan yang dihadapi tim yakniJarak tempuh lokasi Karlahut dari Polsek Sinaboo +/- 30km.Jarak Tempuh dari jalan poros Raja Bejamu menuju lokasi Karlahut +/- 8 KM dengan menggunakan R2.Di Lokasi titik api sumber air terbatas dan jauh dari titik api sehingga dalam upaya pemadaman dan pendinginan tidak efektif.(slang tidak cukup)
            Hasil Giat Pemadaman / Pendinginan Hari ini : Personil Polsek Sinaboi Bersama Masyarakat Melakukan Pemadaman / Pendinginan di lokasi titik api/ Karhutla +/- 8 Hektar dan Api telah Padam.Kondisi terakhir : Sampai Saat ini api telah padamApabila agin kencang tidak menutup kemungkinan api akan hidup kembali dari sisa-sisa bara api yg berada di tunggul kayu.(SB)***

Plt. Walikota Blitar Sampaikan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2018


Kota Blitar, NUANSA POST
Melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar, Senin 13 Agustus 2018, dengan agenda Penjelasan Walikota atas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD tahun Anggaran 2018, Plt. Walikota Blitar telah menyampaikannya.  
            Plt. Walikota Blitar Drs. H. Santoso M.Pd , mengatakan , dalam KUPA dan PPAS Perubahan APBD tahun Anggaran 2018, didalamnya kebijakan umum yang mencantumkan sumber anggaran yang didapat, pengelolaan dan penggunaan anggaran, termasuk Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA). Sejalan dengan program pemerintah yang efektif dan efisiensi anggaran. Dengan realisasi anggaran menyesuaikan dengan anggaran di masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejalan dengan isu-isu pokok dan strategis. 
            "Seperti penanganan pasar dan pariwisata yang menjadi skala prioritas sehingga masyarakat bisa menjalankan roda perekonomian. Dalam KUPA PPAS P ini memang terdapat pergeseran-pergeseran penggunaan anggaran,” kata Santoso. 
Santoso menambahkan, seperti yang telah disampaikan, dalam KUPA dan PPAS Perubahan 2018 terjadi penggeseran kegiatan OPD yang tidak efektif dilaksanakan. Sehingga perlu digeser dan juga ada perubahan murni termasuk dalam penggunaan SILPA. Dokumen ini telah diserahkan ke dewan. (TON)**

Dengan Dua Agenda, DPRD Kota Blitar Gelar Rapat Paripurna


Kota Blitar, NUANSA POST
DPRD Kota Blitar telah menggelar Rapat Paripurna, dengan dua agenda. Masing-masing, pandangan umum fraksi atas KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2019 dan penjelasan Walikota Blitar atas KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun 2018. Rapat Paripurpurna yang berlangsung, Senin 13 Agustus 2018, dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto. Sidang juga diikuti oleh para anggota dewan, anggota Forpimda dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Kota Blitar . 
            Totok mengatakan, dalam pandangan umum fraksi, secara global menyampaikan masukan dan kritikan. Diantaranya, agar dilakukan evaluasi kembali antara pendapatan dan  pembiayaan daerah dengan melihat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) 2017. Termasuk dalam penggunaan, untuk kegiatan baru maupun lanjutan bagi yang memang tidak selesai dalam satu anggaran . "Penetapan plafon anggaran harus lebih selektif. Setelah Paripurna ini akan dilakukan pembahasan lebih lanjut, baik KUA – PPAS maupun KUPA – PPAS Perubahan,” kata Totok. 

            Sementara itu Drs. H. Santoso M.Pd, Plt. Walikota Blitar mengatakan, terkait dengan pandangan umum fraksi,  mengapresiasinya sebagai bentuk koreksi, dalam penggunaan anggaran dan pelaksanaan pembangunan yang dijalankan OPD. Masukan dan kritikan akan ditindak lanjuti demi perbaikan. Sedangkan terkait KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun 2018 yang telah disampaikan, adanya pergeseran kegiatan OPD yang tidak efektif, adanya perubahan murni dan juga penggunaan SILPA .
            "Sangat mengapresiasi positif masukan dan kritikan dari anggota dewan. Sebagai bentuk koreksi dalam penggunaan anggaran dan pelaksnaan pembangunan. Demi perbaikan kedepannya,’’ kata Santoso.(TON)***

DKM Al-Islah Cibogo, Rayakan HUT RI Ke-73 Dengan Perlombaan Bernuansa Religius


Kab.Tasikmalaya, NUANSA POST
Banyak cara masyarakat dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesiaa Ke 73. Berbagai macam kegiatan dan kaulinan  diadakan hampir diselurih perkotaan maupun pedesaan. Ada yang unik dan menarik cara warga merayakan kemerdekaan, seperti yang dilaksanakan oleh masyarakat dan DKM Al Islah Kampung Cibogo, Desa Janggala Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya.
                Pada malam jelang HUT Kemerdekaan RI ke 73 ratusan masyarakat Kp. Cibogo mengikuti "Tahlilan Akbar" yang digagas oleh tokoh masyarakat yang juga Ketua DKM Al Islah Cibogo, Dadang Yustadin.
                Menurut Kang Lulus-sapaan akrabnya Dadang Yustadin kepada NUANSA POST menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan dalam memeriahkan HUT RI  memang hampir seluruhnya kegiatan dan perlombaan bernuansa Religius Islami, dan ini sesuai dengan kultur dan budaya masyarakat Sukaraja dan Kabupaten Tasikmalaya.
                "Kegiatan Tahlilan Akbar ini dilakukan untuk mendoakan para pejuang Kemerdekaan Indonesia, dan masyarakat saat itu sangat antusias berdoa bersama jelang peringatan HUT RI ke 73," ungkap Kang Lulus kepada NUANSA POST, Jumat (17/8/2018) lalu disela sela acara upacara peringatan detik detik proklamasi tingkat Kecamatan Sukaraja di Lapang Desa Janggala.
                Bahkan pria bertubuh tegap ini mengatakan, kegiatan lainnya yang diselenggarakan di wilayahnya memang terbilang unik, beberapa perlombaan yang bernuansa Religi lainnya diperlombakan. Seperti lomba Sholat Subuh Berjamaah, Lomba Menabuh Bedug, lomba Adzan, lomba Khotib, lomba mengurus jenazah dan lomba cerdas cermat dan lomba Qosidah.
                Menurut Kang Lulus, kegiatan ini mudah mudahan bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT. Dan warga pun bisa menyadari dan memahami pentingnya mejalankan syariat Islam dilingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat.
                Mudah mudahan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dan pihak DKM Al Islah Cibogo ini mendapat pahala dan dijadikan amal ibadah, ucap Kang Lulus yang ketika itu didampingi Pimpinan Pondok  pesantren Siqoyatul Badriyah Andi Nugraha SSY SH, Ustad Komarudin Abd Mubarok SSY.
                Kegiatan HUT RI ke 73 di wilayah Kp.Cibogo ini berlangsung dari mulai 4 hingga 19 Agustus 2018. Dan di ikuti oleh 12 RT. Adapun puncak kegiatan akan ditutup dengan acara Jalan Sehat Bersama Warga pada hari Minggu 19 Agustus 2018 mendatang.
                "Mudah mudahan dengan rangkaian kegiatan yang dilakukan DKM Al Islah dan Tokoh masyarakat Cibogo ini, dapat memperkuat tali silaturahmi, masyarakat bisa bersatu dengan nuansa kerukunan dan persaudaraan yang akan tetap terus terjaga keharmonisan," pungkas Kang Lulus. (TONO)***


Ketua Harian DPP-MKGR : “Kemerdekaan RI Berkah Perjuangan Bangsa dan Ridho Allah SWT”


Jakarta, NUANSA POST
Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) adalah salah satu angota Sekber  lahirnya Golongan Karya (Golkar) selain Kosgoro dan SOKSI. Di pelataran halaman DPP-MKGR ,Jalan  Diponegoro  No.54,Menteng, Jakarta  Pusat Jumat (17/7) pagi pukul 7.22 berlangsung acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73.
                Kali ini upacara dipimpin Inspektur upacara H.Tb. M.Sulaeman selaku Ketua Harian DPP-MKGR menggantikan   DPP-MKGR  Letjen (Purn.) R.H. Soeyono,SE yang tengah berada di luar negeri.
Terlihat hadir para pengurus teras DPP, antara lain Sekjen DPP-MKGR Ir.Edwin Nasution, Asep Supriatna SE, Tina Sundani  Agustina, Yolanda  dan lainnya mengikuti acara dengan hikmatnya. Nampak pula hadir Ketua DPC MKGR Ciamis ,Jawa Barat, H.Rahmat hadir sejak pukul 3 dinihari. Berangkat sejak pukul 9 malam.
                Inspektur Upacara menyampaikan pesan dalam sambutan bertema “Dengan semangat proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang Ke-73 MKGR Siap  Mengawal Pancasila  Untuk Keutuhan NKRI."Kelahiran NKRI  pada Jumat 17 Agustus 1945 adalah hasil jerih payah dan dan perjuangan bangsa kita, bukan hadiah cuma-cuma Belanda atau Sekutu."kata Sulaeman dalam sambutan pidatonya.
"Perjuangan bahu membahu  tanpa melihat suku,agama,keyakinan,paham  politik.Yang ada adalah semangat  "rawe-rawe  rantas,malang-malang putung " dengan semangat  yang didorong motivasi agama dan keyakinan, iman, cinta bangsa dan tanah air," lanjutnya.
Kelahiran NKRI  digaungkan ke seluruh dunia  pukul 10.10 pada Jumat  hari Suci bagi ummat Islam bertepatan  Ramadhan."Kemerdekaan  itu mukjizat dimana angka 17 menggambarkan jumlah rakaat Sholat  dari 5 waktu shalat wajib setiap hari," tambah  Sulaeman dalam pidatonya.
Inspektur upacara berharap kader MKGR mewaspadai gerakan ekstrim kanan dan kiri. Dimana 27 tahun  lagi akan menuju Indonesia  100 tahun atau sekitar 6 kali pemilihan  Pimpinan Nasional  atau Pilpres.
Menyongsong  PILPRES  2019 kader  kader MKGR harus menyadari sebagai bangsa besar yang harus benar benar cermat,teliti dan cerdas dalam memilih Pimpinan Nasional kita agar  tidak sampai salah pilih demi  pertanggung-jawaban  dalam perjalanan bangsa ini ke depan.
Untuk itulah kader MKGR  harus mengambil langkah:
Pertama,perkuat organisasi  dengan  mengisi kepengurusan MKGR dengan kualifikasi bermutu,semangat muda,visi pembaharuan dan bersemangat cinta bangsa dan cinta tanah air.
Kedua, Menjaga kekompakan persatuan dan kesatuan antara kader MKGR mapun dengan komponen dari kelompok ataupun komponen lain sehingga tercapai persatuan dan kesatuan nasional.
Ketiga,  tingkatkan terus kemampuan teknis dan non teknis dalam pembentukan karakter bangsa yang berjiwa  nasionalis dan patriotik.
Keempat, sebarkan terus nilai nilai Panca Moral yang merupakan realisasi dari Pancasila ke dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kelima, waspada terhadap gerakan yang menggerogoti NKRI dan Pancasila serta UUD  1945, baik ekstrim kanan maupun ekstrim kiri serta semua paham yang menyesatkan seluruh perjalanan bangsa dan negara.
Demikian isi pidato  Inspektur upacara yang dibacakan oleh Ketua Harian DPP-MKGR  H.Tb. M.Sulaeman.(212)***

Peduli Sesama, Benteng Berkarya Rescue Bantu Warga Korban Gempa Lombok


Lombok Barat, NUANSA POST

Rombongan Benteng Berkarya Rescue (BBR) pada Jum'at 17 Agustus 2018 menemui warga korban gempa bumi Lombok. Kegiatan tersebut dalam rangka distribusi bantuan "Kita Peduli Lombok" sesuai hasil kordinasi dengan jajaran pengurus DPW Partai Berkarya NTB yang diketuai oleh H. Darmawan.

Berasarkan data yang dirilis media massa, bencana gempa bumi ini menyebabkan 417.529 orang mengungsi di ribuan titik pengungsian, terdiri dari 187.889 laki-laki dan 229.640 perempuan.  Tercatat 31.925 rumah rusak berat, 3.135 rumah rusak sedang, dan 36.680 rumah rusak ringan, 183 masjid dan mushala rusak, serta 6 pura rusak., 7.773 orang luka-luka dan 460 orang meninggal dunia.

Pada kunjungan kegiatan hari kedua, Tim BBR dipandu oleh Lukman Manul Hakim Bendahara DPW Partai Berkaya Provinsi NTB , Ketua DPD Partai Berkarya Lombok Barat, Agus Karmawan, SH, . Dalam kesempatan tersebut Bendahara Umum DPP Partai Berkarya yang juga Penanggungjawab Kepanitiaan BBR Kita Peduli Lombok Ibu Neneng A. Tutty turut serta meninjau lokasi.

                Rombongan BBR melaksanakan kunjungan kedua yaitu kepada warga masyarakat dibeberapa titik lokasi. Lokasi yang dikunjungi yaitu di Desa Batulayar Barat kp. Batulayar Kecamatan Batulayar. Lokasi selanjutnya yaitu di Desa Selat Kecamatan Narmada Lombok Barat. Sementara Tim medis melaksanakan pengobatan kepada warga di lokasi pengungsian yaitu di Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara.

Sedangkan pada kunjungan hari ketiga Sabtu,(18/8), dilaksanakan pada Sabtu, (18/8) ke dua lokasi, yaitu: Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari dan di Dusun Penyangget Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Lombok Barat. "Alhamdulillah kami disambut dengan antusias oleh warga korban bencana gempa" kata Lili Erawati

Lebih lanjut, Lili menyampaikan bahwa pihaknya selain memberikan bantuan yang berupa barang keperluan anak dan dewasa, juga dilakukan pengobatan kepada para warga. "Ada lebih dari 100 warga dibeberapa lokasi itu yangg kami layani pengobatan gratis" lanjut Lili.

                Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan, dibeberapa lokasi  pengungsian para warga, telah didapat informasi terkait kebutuhan prioritas para warga korban gempa yaitu terpal yang tahan air, selimut dan bahan makanan. Hal ini menurut warga untuk mengantisipasi turunnya hujan yang sudah beberapa hari terjadi."Dari hasil inventarisasi yang kami lakukan, pada kenyataannya mereka sangat membutuhkan terpal, selimut dan bahan makanan untuk antisipasi hujan yang mulai turun" jelas Lili.

                Setelah mendapatkan data kebutuhan para warga terdampak, DPP BBR akan segera berkordinasi untuk mereleasisikan bantuan. "Kami akan segera malakukan kordinasi uADVERTORIAL/ REDI.M)**



Upacara HUT RI Ke 73 di Desa Pangkaan Pinang Berjalan Lancar dan Acara 17 Agustusan Meriah


Rupat, NUANSA POST
Puncak upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-73 di Desa Pangkalan Pinang berjalan lancar, aman dan tertib kondusif, dengan inspektur upacara Kades Bahari,S.Hum, dihadiri Babansa Juianur, staf desa, para pelajar sekolah dasar beserta kepala sekolah dan guru, juga  seluruh  warga desa Pangkalan Pinang.
            Suasana terasa khidmat ketika pengibaran bendera pusaka merah putih dan saat lagu Indonesia Raya, kemudian pembacaan teks proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, juga saat membacakan do’a untuk para pejuang kemerdekaan untuk mengenang jasa jasa mereka.
            Setelah selesai upacara bendera HUT RI Ke-73, Pemdes Pangkalan Pinang pun menggelar berbagai perlombaan bagi warga masyarakat yang cukup meriah, pesta rakyat dengan menggelar berbagai permainan tradisional seperti panjat pinang, balap karung, tarik tambang,  lomba bikin cangkang ketupat, lomba bakiak, kelereng dll. Semua permainan diikuti anak anak hingga orang dewasa. Panitia pun memberikan hadiah menarik bagi para pemenang perlombaan. ( M.SYOPRI)***

Pawai Pembangunan di Kec.Kawali Yang Meriah


Ciamis , NUANSA POST
Kemeriahan mewujudkan kisah nyata bagi seluruh warga masyarakat se Kecamatan Kawali, dalam mengikuti acara perlombaan pawai pembangunan yang dilaksanakan hari Sabtu 18 Agustus 2018,di halaman kecamatan . Kegiatan dalam rangka lanjutan memperingati HUT RI Ke73. Suasana sangat ramai, untuk pawai pembangunan tersebut di ikuti oleh se 11 desa,  dari mulai Desa Kawali, Kawalimukti, linggapura, Karangpawitan, Winduraja, Sindangsari, Talagasari, Selasari, Margamulya, Citeureup, dan Desa Purwasari.
Sulit untuk untuk dikata  berbeda tema,tapi tetap satu tujuan untuk membangun indonesia kearah lebih baik,dengan memperkokoh NKRI,berlambang  GARUDA,dan berpedoman azas Pancasila.Bahkan untuk pawai pambangunan perwakilan dari desa Kawali, membawa tema tentang SITUS ASTANA GEDE,dan dari desa winduraja, dengan tema tentang MAHARAJA SAKTI/PRABU SILIWANGI.
Kepala UPTD Pendidikan Kec. Kawali Hj. Yoyoh Mardiah,   S,IP M.Si selaku ketua PHBN mengucap syukur alhamdulillah pada Alloh S W T,yang sudah memberikan ni'mat atas terlaksana   kegiatan tersebut,tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Camat Kawali, juga para staf nya, aparatur kepemerintahan, Polsek Kawali beserta jajaran nya,Koramil   Kawali, turut serta dalam pengamanan, acara tersebut,instansi terkait, para pengusaha, tokoh budayawan, tokoh masyarakat yang sudah mendukung, meramaikan acara ini, harapan kedepan mari ciptakan  Kec. Kawali kondusif,(IBIN YULIANA)***

Lampung Timur Masuk MURI Mengarah Bendera Merah Putih Terbanyak Gunakan Truk


Lampung Timur,NUANSA POST
Sebuah prestasi kembali hadir di tengah-tengah Kabupaten Lampung Timur. Kali ini prestasi tersebut datang dari Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI. Adapun rekor yang berhasil dicatat ialah “Mengarak Bendera Merah Putih Terbanyak Menggunakan Truk”  oleh Paguyuban Pengemudi Mengandung Sari (PPMS) dalam rangka merayakan HUT RI ke 73 tahun 2018.
            Rombongan yang secara resmi di lepas langsung oleh Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim di halaman Kantor Bupati Lampung Timur tersebut kembali bergerak menuju Lapangan Desa Mengandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, melalui jalan lintas timur kearah jalan raya Kecamatan Margatiga yang berjarak 32 Km dengan menggunakan 31 armada truk bermuatan 1001 bendera merah putih.
            Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Ridho Al-Amin dan Lutfi Syahpradana sebagai Perwakilan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
            Ridho Al-Amin menjelaskan setelah dilakukan verifikasi jumlah bendera yang ada sebanyak 1.001 bendera sehingga kegiatan ini resmi dicatat sebagai rekor baru di Museum Rekor-Dunia Indonesia kategori bendera.
            Lebih lanjut Ridho menjelaskan bahwa tidak hanya memecahkan rekor Indonesia, Pengarakan 1001 bendera merah putih diatas truk tersebut juga memecahkan rekor dunia, "Tidak hanya memecahkan rekor Indonesia tetapi rekor dunia," ungkapnya.
            Untuk diketahui Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI (dahulu Museum Rekor Indonesia) adalah sebuah museum yang didirikan tanggal 27 Januari 1990 dan terletak di Semarang, Jawa Tengah. Selain sebagai museum, Museum Rekor-Dunia Indonesia juga bertugas menghimpun data dan menganugerahkan penghargaan terhadap prestasi superlatif karsa dan karya bangsa Indonesia.(ASRIL)***

Kades Suparno Realisasikan Dana Desa Untuk Membangun dan Menata Desa Balai Rejo


Lampung Timur, NUANSA POST
Suparno Kepala Desa Balai Rejo Kecamatan Batang Hari Kabupaten Lampung timur,menata dan membangun desa bersama masyarakat melalui Anggaran Dana Desa Tahun 2018. Dengan adanya program Dana Desa ini, Suparno sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan juga Pemerintah Kabupaten Lampung .
Hal itu disampaikan Kades Suparno kepada NUANSA POST  saat di konfirmasi di lokasi pekerjaan, yang sedang mengawasi jalan nya pekerja yang merupakan masyarakatnya sendiri. "Saya sangat berterima kasih mas. Dengan adanya DD ini saya bersama masyarakat dapat membangun dan menata Desa kami.Dengan adanya DD desa ini masyarakat saya juga sangat berterimakasi dengan program pemberdayan masyarakatnya ini yang juga sangat membantu masyarakat bisa bekerja dan sudah pasti ada tambahan untuk keperluan sehari bagi bapak~ bapak yang bekerja.”ujarnya
Suparno menjelaskan, angaran DD ini Desa Balai Rejo membangun drainase dengan nilai Rp 11 372.200 , Lapen Dengan Nilai Rp 168.140.500, Sumur Bor dengan Nilai Rp 42.684.100 , Jambanisasi Nilai Rp 11.372.200, Pedestrian ( Joging Track) Nilai Rp 25.000.000 dan Membangun sarana  prasarana kantor Desa dengan Nilai Rp 302.072.700.
“Saya sebagai Kepala Desa Balai Rejo   selalu mengawasi jalan nya pekerjaan tersebut dan bertangung jawab dalam pelaksanaan Anggaran DD tersebut.  Sekali lagi ,saya beserta masyarakat Desa Balaei Rejo sangat berterima kasih kepada    pemerintah pusat dan Juga Kepada Bupati Kita Bu Chusnunia Chalim   beserta Wakilnya Bapak Zaiful Bokhari  dan  Jajaran Pemerintah PemkabLampung Timur,  "Tutupnya. (ASRIL)**

Jumat, 17 Agustus 2018

Anton Charliyan Gelorakan Semangat 17 Agustus Usai Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-73 di Bandung


Bandung, NUANSA POST
Mantan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 .di Jl.Banteng No 13 , Bandung, hari Jumat (17/8/2018). Dan kurang lebih 400 tamu undangan yang hadir dalam upacara ini. diantaranya Ansor Banser , IPNU , IPPNU , Budayawan , siswa siswi SMK  Medika dan masih banyak lagi .Upacara diawali dengan kirab pembawa Bendera Pusaka diiringi lagu Indonesia Raya .
Upacara puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 ini dilanjutkan dengan pengibaran bendera pusaka dan pembacaan naskah proklamasi .
            Anton Charliyan  disela  acara peringatan dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia   memberikan semangat 17 Agustus dengan mengajak peserta upacara tanya jawab seputar Indonesia “Sebutkan nama kabupaten di Indonesia?” tanya pria kharismatik ini.
Dengan antusias dan semangat kemerdekaan para peserta berebut maju ke depan podium ingin mejawab pertanyaan tersebut . Beberapa peserta upacara menjawab dengan lucu, misalnya, Kabupaten Cibaduyut. Namun beberapa peserta upacara menjawab dengan lantang dan benar . Anton Charliyan pun  memberi hadiah penyemangat kepada semu peserta upacara yang telah menjawab pertanyaan .(PRADILLA/REDI MULYADI)***

Bu Kades Citeureup Jadi Irup HUT Kemerdekaan RI Ke-73



Ciamis , NUANSA POST
Detik detik proklamasi mengenang jasa para pahlawan pejuang bangsa.warga masyarakat Desa Citeurup Kecamatan Kawali mengikuti acara kegiatan upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI KE 73 dilokasi lapangan olah raga Desa citeureup,susana sangat meriah melihat antusias seluruh warga masyarakat Desa Citeureup ikut hadir mengikuti upacara.
Inspektur upacara Ai Ratna Intan Solihah,MM   Kepala Desa Citeureup ikut hadir pula anggota DPRD  Kabupaten Ciamis dari Fraksi PKB,Dadan Sihabudin,MM  ,para tokoh masyarakat.alim ulama,kepala sekolah SMPN 2 Kawali Dede Juhara,SPd,MPd  dan dewan guru,juga siswa siswi tingkat SD,SLB,SLTP ,se Desa citeureup, Suasana di meriahkan oleh berbagai kesenian yang di tampilkan perwakilan dari dusun nya masing masing.
Kepala Desa Citeureup isi sambutan nya mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk menjalin kebersamaan untuk membangun Desa citeureup aman, damai,dan bisa lebih maju (IBIN YULIANA)***

Alumni PPRA-48 Lemhanas RI Tahun 2012 Ikuti Upacara HUT Ke-73 Kemerdekaan RI


Foto bersama alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 usai upacara bendera HUT  ke-73 Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2018, di halaman utama Gedung Lemhannas RI, Menteng, Jakarta Pusat; KI-KA: Wilson Lalengke (Ketum PPWI), Irjenpol Sam Budigustian (mantan Kapolda Kepri, saat ini Tajar Lemhannas), Brigjenpol Charles Nasution (mantan Wakapolda Malut, saat ini Tajar Lemhannas), dan Hendrik Karosekali (Bendahara Umum PPWI). Dirgahayu Republik Indonesia...🇲🇨


Kibarkan Merah Putih Raksasa, Gadjah Puteh: “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami”


Aceh Tamiang, NUANSA POST
Jarak tempuh yang jauh dengan medan jalan menantang terjal dan berkelok, tak menyurutkan semangat rakyat yang berjiwa patriotisme. Sejumlah kendaraan adventurer melesat masuk ke pelosok negeri, yakni menuju objek wisata terpendam “Kuala Paret” di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (12/8) pagi.
Orang-orang di dalam mobil gerdang dua itu adalah "Laskar" Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gadjah Puteh. Tujuan mereka datang ke wilayah terpencil ingin membangkitkan rasa nasionalisme yang tinggi dengan mengibarkan 17 meter bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945-17 Agustus 2018).
Sang Saka Merah Putih berukuran raksasa itu dibentangkan di antara tebing cadas yang mengapit objek wisata pemandian Kuala Paret. Perlu belasan orang untuk mengibarkan sang merah putih tersebut. Ada juga sejumlah bendera merah putih ukuran lebih kecil dikibarkan dengan tiang bambu di sisi kanannya, berdampingan dengan baleho LSM Gadjah Puteh bertuliskan “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami.”
Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Al Mahdaly kepada AtjehUpdate.com di lokasi pengibaran bendera mengatakan, kegiatan ini murni ide Gadjah Puteh dengan melibatkan Purna Praja dan komunitas pemuda Aceh Tamiang guna menyambut peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan  Indonesia.
Rombongan LSM Gadjah Puteh memilih Kuala Paret sebagai tempat mengibarkan bendera Merah Putih agar seluruh masyarakat yang berada di pelosok negeri ikut merasakan semangat perjuangan. “Jiwa raga kami terpanggil untuk ini. Kita ingin seluruh lapisan masyarakat ikut merasakan semangat juang mempertahan NKRI,” ujar Sayed.
Hari Kemerdekaan, menurut Gadjah Puteh, adalah momentum yang tepat untuk menjaga rasa patriotisme serta mengawal setiap jengkal wilayah NKRI. Meski berkorban tenaga dan biaya tidak menjadi soal bagi mereka, yang terpenting spirit yang ditunjukkan Laskar Gadjah Puteh mampu memotivasi saudara-saudara satu bangsa yang ada di seluruh pelosok dan wilayah terpencil di NKRI. “Kita mau menujukkan bahwa kita satu, bersaudara dan kita Indonesia,” tukasnya.
Dipaparkan, pengibaran bendera 17 meter di ujung perbatasan Provinsi Aceh dengan Sumatera Utara, Desa Kaloy, Kabupaten Aceh Tamiang ini mengusung tema: “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami.” Proses menjahit bendera 17 X 4,5 meter itu memakan waktu selama tiga hari.
Selain misi mengibarkan Merah Putih, mereka juga ingin mempromosikan lokasi wisata alam Kuala Paret, di Desa Kaloy yang selama ini belum maksimal dikembangkan oleh pemerintah daerah setempat. “Panjang bendera 17 meter, maknanya adalah menyambut 17 Agustus, sedangkan pada hari Minggu kita kibarkan di Kuala Paret, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bagi setiap para pengunjung yang berwisata kemari,” ujarnya.
Sedangkan, untuk mencapai Kuala Paret dibutuhkan persiapan yang matang. Laskar Gadjah Puteh yang berjumlah sekitar 35 orang juga membawa perbekalan makan dan minum. Sebab, meski di tempat wisata tapi tidak ada orang berjualan disana. Mereka berangkat dari ibu kota kabupaten, Karang Baru sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan lima unit mobil dobel kabin. Jalan terjal berbatu dan menyusuri perkebunan kelapa sawit menjadi santapan perjalanan mereka.
Akses menuju Kuala Paret bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Dari Kualasimpang jaraknya sekitar 65 kilometer atau memakan waktu 2 jam perjalanan darat. “Meski dengan kendaraan khusus adventurer, tapi akses menuju Kuala Paret masih sulit diterobos,” terangnya.
Sayed Zahirsyah menyatakan, pesona Kuala Paret merupakan suatu objek wisata yang masih asri mempunyai daya tarik luar biasa. Siapa pun yang kesana ingin ‘meniduri’ kemolekan Kuala Paret (camping) yang menyajikan pemandangan hutan dan aliran sungai membelah batu cadas. “Objek wisata ini cukup menawan dipoles oleh aliran sungai yang berbatasan langsung dengan hutan Ekosistem Leuser sebagai balutan keasriannya,” tutur Sayed yang juga adalah anggota PPWI Langsa.
Salah seorang purna praja, Eko Prasetyo menambahkan, kegiatan positif seperti ini sangat diharapkan semua pihak agar dapat ikut mempererat tali persaudaran diantara kita. Namun, dalam perjalan menuju Kuala Paret, meski sudah diberi petunjuk arah kedatangan, masih ada sebagian pengunjung yang salah jalan. “Saat pulang, pengunjung bisa saja tersesat, karena menemui tikungan jalan yang hampir sama,” sebut Eko.
Camat Tamiang Hulu, Iman Suhery alias Bayu yang ikut dalam rombongan kepada AtjehUpdate.com menyatakan, itu merupakan kegiatan yang luar biasa. Sebab, lokasi pemasangan bendera berukuran besar itu di tempat pariwisata, sehingga pengunjung mendapatkan pamandangan baru buat berswafoto alias selfie.“Dan tidak kalah pentingnya pesan yang tersirat yaitu menumbuhkan rasa nasionalisme sesuai dengan bulan Kemerdekan 17 Agustus,”  ujar Camat Imam Suhery.
Sementara itu, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, dari Jakarta menyatakan sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh rekan-rekan di LSM Gajah Puteh. Hal ini disampaikannya ketika dimintai komentar terkait acara pasang bendera raksasa di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. "Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, kawan-kawan PPWI yang tergabung di berbagai organisasi, instansi dan kalangan di Aceh yang sering mengadakan acara spektakuler dan unik dalam merayakan 17 Agustusan, saya sangat mendukung apa yang dilakukan Pak Sayed dan kawan-kawan di Aceh kali ini, dalam bentuk pengibaran bendera ukuran raksasa di tebing bukit di salah satu objek wisata di sana," ujar alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu singkat. (SZM/Red)

Laporan Harian Penanganan KARHUTLA di Wilayah Hukum Polsek Kubu


Rokan Hilir, NUANSA POST
Pada Hari Jumat tgl 17 Agustus 2018, sekira pukul 09.00 Wib telah dilaksanakan Giat Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di wilkum Polsek Kubu sbb :
1. Jumlah Titik Api : 10
Lokasi 1
Nama Dsn   : Rt 04 Rw 03 Dsn. Aman
Nama Desa : Kep. Sungai Segajah
Kecamatan  : Kubu
Titik Kordinat :
Lat  2°03'408" Long 100°57'738"  1,0m
Lokasi 2
Nama Dsn   : Rt 01 Rw 02 Dsn Lintas PU
Nama Desa : Kep.Teluk Piyai
Kecamatan  : Kubu
Titik Kordinat :
Lat 2°6'43'' Long 100°30'37'',7,5m,201°
Lokasi : 3
Nama Dsn   : Rt 03 Rw 02 Dsn Rantau Benuang
Nama Desa : Kep. Tanjung Leban
Kecamatan  : Kubu
Titik Koordinat :
Lat 2°1'7'  Long 100°30'35'', -3.0 M
Lokasi : 4
Nama Dsn   : Rt 05 Rw 10 Dsn Benuang
Nama Desa : Kep. Teluk Nilap
Kecamatan  : Kubu Babussalam
Titik Kordinat :
 Lat  2°0 '14' Long 100,51   T          83
" -0,0 M
2. Luas terbakar  : +- 300 Ha
- Rt 03 Rw 03 Dsn. Sejahtera Kep. Sungai Segajah Kecamatan Kubu : +- 120 Ha
- Rt 01 Rw02 Dsn. Lintas Pu Kep. Teluk Piyai Kecamatan Kubu : +- 70 Ha
- Rt 03 Rw 02 Dsn Rantau Benuang Kep. Tanjung Leban Kecamatan Kubu : +- 60 Ha
- Rt 05 Rw 10 Dsn Benuang Kep. Teluk Nilap Kecamatan Kubu Babussalam : +- 50 Ha
3. Kondisi lahan  :
- Kebun sawit ,Belukar ( Ilalang ) / Hutan
- Tanah Gambut Kedalaman 2 m s/d 3 m

4. Nama pemilik  :  Dalam lidik
5. Kuat personil : 140 Pers
- Polres Rohil : 20 Pers
- Polsek Kubu : 15 Pers
- TNI : 25 Pers
- Aparat Kepeghuluan :15 Pers
- MPA/masyarakat  : 60 pers
6. Tindakan dan kegiatan yang dilakukan :
- Kapolres Rohil dan Kapolsek Kubu bserta anggota,Aparat Desa Segajah Kec Kubu / Tanjung Leban Kec Kubu / Kep Teluk Piyai Kec Kubu / Kep Teluk Nilap Kec Kubu Babussalam ,MPA/dan masyarakat  telah melakukan Pemadaman/ pendinginan di lokasi Karhutla.
-  Membuat sekat api atau galang api dengan menggunakan mesin air di lokasi karhutla agar titik Api tidak semakin Meluas.
- Melakukan Pemasangan Police Line di daerah karhutla
7. Alat yang di gunakan :19 unit mesin air
Mesin Polres :
- 2 unit Mesin air  Merk Shibahura,
- Slang Operan : 2 gulung
- Slang penyambung : 20 gulung
- Nwozel : 2 buah
Mesin Polsek :
- 3 unit Mesin air ( 1 Merk Kohler, 1 Merk Honda mini tracker,1 Merk Honda GXV)
- Kran penyambung cabang : 1 buah
- Slang Operan : 3 gulung
- Slang penyambung : 20 gulung
- Nwozel : 3 buah
Mesin Kepenghuluan :
- 4 unit Mesin air merk Robin milik desa
- 15 unit Mesin air merk Robin milik masyarakat
8. Hambatan :
- Lokasi titik api Karhutla yg baru,timbul dari penyebaran Karhutla yang terjadi sebelumnya,dan tidak dapat terjangkau oleh personil, dikarenakan jauh ditengah +- 2 s/d 3 km dan tidak ada akses jalan menuju lokasi yg terbakar,Sumber air jauh dari titik api,sehingga tidak terjangkau oleh slang utk melakukan pemadaman.Namun demikian personil tetap melakukan pendinginan di batas parit bekoan yg dapat dijangkau oleh slang
- Jauhnya Jarak tempuh dari Polsek Kubu menuju lokasi Karhutla di Kep Sungai Segajah Kec Kubu / Kep Teluk Piyai Kec Kubu / Kep Tanjung Leban Kec Kubu / Kep Teluk Nilap Kec Kubu Babussalam  Kab Rohil lebih kurang 35 Km dengan melalu jalur darat dan sungai menggunakan R2 : 15 Unit, R4 : 3 Unit

 9. Hasil Giat Pemadaman / Pendinginan Hari ini :
1) Titik api di lokasi Karhutla Kep Sungai Segajah Kec Kubu / Kep Tanjung Leban Kec Kubu / Kep Teluk Piyai Kec Kubu / Kep Teluk Nilap Kec Kubu Babussalam Kab Rohil sebagian sudah ada yang telah padam setelah di lakukan upaya pemadaman dan di lanjutkan pendinginan
2) Namun sebagian api masih hidup di lokasi karhutla sangat jauh ke tengah hutan,ditambah cuaca hari ini sangat Panas dan Angin Bertiup Kencang Sehingga Api masih hidup dan bisa meluas yang dapat menimbulkan titik HOTSPOT yang baru.
Kkegiatan pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla Kep Sungai Segajah Kec Kubu / Kep Tanjung Leban Kec Kubu / Kep Teluk Piyai Kec Kubu / Kep Teluk Nilap Kec Kubu Babussalam Kab Rohil selesai jam 18.00 WIB. Situasi dan kondisi aman terkendali. (SB)***

Sea Games 2018

Sea Games 2018
Pemkab OKU

Teknologi Tepat Guna

Teknologi Tepat Guna
Humas Pemkab OKU

Hari Pers Nasional 2018

Hari Pers Nasional 2018

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA