Walikota Tegaskan, Kota Tasikmalaya Kini Nyaman Untuk Berinvestasi

.

Kota Tasik, NUANSA POST
Suasana iklim kondusifitas Kota Tasikmalaya yang kian hari semakin baik, tentunya hal ini bisa menjadi angin segar bagi para investor dalam maupun luar  untuk berinvestasi.
Apalagi pasca aturan beberapa Perda yang dirasa sebelumnya oleh para investor selalu menjadi menjadi kendala,  seperti Perda Ijin Gangguan (IG) dan Fatwa Lokasi yang dirasa cukup rumit,  kini oleh Pemkot Tasikmalaya telah dicabut.
                "Kami rasa kini sudah saatnya para investor dari luar untuk bisa memanfaatkan kondisi saat ini. Dengan dicabutnya Perda IG dan Fatwa Lokasi, salah satu langkah Pemkot Tasikmalaya untuk mempermudah para investor untuk menanamkan investasi di Kota Tasikmalaya," ungkap Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman kepada NUANSA POST disela sela acara Pembukaan Kegiatan Job Jair 2018 atau Bursa Kerja di Aula Gedung Serba Guna Pemkot Tasikmalaya, Senin (16/4/2018).
                Walikota mengatakan, jika para investor berbondong bondong datang dan menanamkan investasinya, tentunya hal ini akan berdampak positip bagi para pencari kerja. Mereka para investorpun tentunya akan membutuhkan tenaga tenaga kerja kita. Inilah salah satu usaha Pemkot Tasikmalaya dalam menekan angka pengangguran, dengan mempermudah pelayanan perijinan, ujarnya.
                Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tasikmalaya, Dra.Hj.Nunung Kartini menerangkan, untuk mengembangkan berbagai potensi warga dan generasi muda Kota Tasikmalaya,  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tasikmalaya,  berencana akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di kawasan Kecamatan Tamansari. Langkah ini juga dibentuk guna menekan jumlah pengangguran."Keberadaan BLK ini nantinya bisa jadi sarana bagi masyarakat untuk mengembangkan potensinya masing - masing, jadi disaat para pencari kerja keluar dari BLK mereka telah siap pakai karena telah dibekali ilmunya," ujar Hj Nunung  
                Dia menambahkan, saat ini Pemkot Tasikmalaya berupaya untuk menekan jumlah pengangguran yang ada di Kota Tasikmalaya. Karena perbandingan antara jumlah lapangan pekerjaan dengan pencari kerja cukup signifikan. "Jumlah pengangguran yang ada sekarang yang ada di Kota Tasik ada 6,8 ℅, tapi lapangan pekerjaan yang ada saat ini hanya sedikit, oleh karena itu keberadaan BLK  nantinya para pencari kerja bisa saja  menciptakan lapangan kerja sendiri," ucapnya.
                Rencana Disnaker Kota Tasikmalaya yang akan membangun BLK ini, tentunya telah diutarakan ke kementerian tenaga kerja RI termasuk usulan tersebut telah disampaikan ke DPRD.
"Mudah mudahan keberadaan BLK di Kota Tasikmalaya ini segera terwujud. Semua ini disiapkan supaya masyarakat di Kota Tasikmalaya, tidak ada lagi yang nganggur. Apalagi ada istilah susah mencari pekerjaan," pungkasnya. (TON)***

0 komentar:

Posting Komentar

Iklan Musi Rawas

Iklan Musi Rawas

Hari Pers Nasional 2018

Hari Pers Nasional 2018