Adsense

Dituntut JPU 10 Tahun PN Rohil Vonis Bebas BR

.


Rokan Hilir, NUANSA POST
Pada akhirnya,  Bambang Riadi (28) yang sebelumnya telah dituntut oleh Penuntut Umum 10   tahun penjara dapat juga menghirup udara bebas setelah Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Rokan Hilir yang diketuai oleh Muhammad Hanafi Insya, SH., MH. dan masing-masing hakim anggota Lukmanul Hakim, SH., MH. dan Boy Jefry Paulus Sembiring, SH. pada tanggal 20 Maret 2019 memutuskan agar Terdakwa Bambang Riadi dikeluarkan dari rumah tahanan. Selama Majelis Hakim membacakan putusan dengan menyebutkan beberapa pertimbangan Terdakwa bukanlah pelaku sebagaimana yang telah didakwakan oleh Penuntut Umum, dalam pertimbangan Mejelis Hakim juga menyebutkan tidak ada bukti yang kuat untuk menetapkan Terdakwa sebagai pelaku pencabulan anak kandungnya karena waktu anak korban SA (3) dirumah orang tua Terdakwa hanya 30 (tiga puluh) jam lamanya dan saat itu bertepatan Terdakwa juga akan melangsungkan Pernikahan dengan Venny Anggriani. Dengan beberapa pertimbangan lainnya juga disampaikan oleh Majelis Hakim selama pembacaan putusan tersebut.
Selama persidangan Terdakwa Bambang Riadi didampingi oleh Penasihat Hukum Irvan Zulnijar, SH dan Rahmad Hidayat, SH, namun semenjak dari awal mula pembacaan dakwaan oleh Penuntut Umum hingga tuntuan dibacakan Penasihat hukum Terdakwa menemukan banyak kejanggalan hal ini disampaikan oleh Rahmad Hidayat, SH, adapun kejanggalan tersebut disampaikannya antara lain bukti Pampers yang tidak dihadirkan selama dipersidangan, terlebih lagi Rahmad juga menyampaikan pada saat malam pernikahan Terdakwa Bambang Riadi sudah pasti melakukan hubungan intim dengan istrinya, jadi bagaimana mungkin Terdakwa melampiaskan nafsunya kepada anak kandungnya sebagaimana yang dituduhkan, karena ketika Venny Anggriani selaku istri Terdakwa telah dihadirkan sebagai saksi telah menyampaikan hal itu, tutur Rahmad.
Ditempat lain ketika awak media menghubungi Irvan Zulnijar, SH melalui telpon seluler selaku Ketua Tim Penasihat Hukun Terdakwa, Irvan menyanpaikan apa yang telah diputuskan oleh Majelis Hakim terhadap diri kliennya adalah hal yang setimpal karena kliennya memang tidak pernah melakukan pencabulan sebagaimana yang dituduhkan.
Perlu diketahui juga saat ini Terdakwa Bambang Riadi telah dikeluarkan dari Rumah Tahanan Negara Cabang Rutan Bagansiapiapi, Terdakwa dikeluarkan pada hari Kamis tanggal 21 Maret 2019 tepatnya pukul 15.30 Wib sebagaimana yang tertuang dalam Berita Acara Pengeluaran Tahanan Bebas dari Tuntutan, saat Terdakwa dikeluarkan dari Rumah Tahanan Negara Cabang Bagansiapiapi didampingi oleh Penasihat Hukum Terdakwa Rahmad Hidayat, SH, Terdakwa juga dijemput oleh Keluarganya serta istri Terdakwa.
"Alhamdulillah kami sangat senang adik saya Bambang telah dinyatakan tidak bersalah oleh Majelis Hakim dan dikeluarkan dari rumah tahanan, sehingga kami bisa berkumpul lagi seperti biasa, karena kami yakin Allah itu tidak tidur" disampaikan oleh Irwan abang kandung terdakwa.(SB)***



0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA