Adsense

Bupati H.Suyatno,AMP : “Bantuan Alsintan Alat Perontok Padi Diharapkan Dapat Mendukung Kabupaten Rokan Hilir Berswasembada Pangan”

.

Rokan Hilir, NUANSA POST
Teknologi dibidang pertanian semakin berkembang dan maju dengan pesat. Dengan maju dan berkembangnya teknologi dibidang pertanian menciptakan para petani lebih mudah dalam menjalankan perjuangan pertanian. Seperti dalam bidang pertanian padi, hadirnya mesin teknologi perontok padi menjadi satu fasilitas para petani dalam menjalankan acara panen. Jika sebelum ada mesin teknologi perontok padi, mereka masih memakai cara manual. Merontokkan padi secara manual memang membutuhkan tanaga ekstra dan waktu yang cukup lama. Berbeda kalau memakai mesin perontok padi, akan lebih cepat dan tidak membutuhkan tenaga ekstra.
            Demikian disampaikan Bupati Rokan Hilir (Rohil) H.Suyatno,Amp ketika menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsitan) dari pemerintah pusat berupa alat perontok padi (Power Tresor) sebanyak 10 unit yang diberikan kepada kelompok tani di 4 kecamatan yang ada di Rohil, di antaranya Kecamatan Rimba Melintang, Bangko Pusako, Sinaboi dan Pekaitan. “ Adapun bantuan Power Tresor tersebut diberikan oleh pemerintah Pusat untuk mempermudah pekerjaan petani Rohil pada saat panen.Alat tersebut diberikan bertujuan untuk memodernisasi cara kerja para petani.”jelasnya.
            Selain Bupati H.Suyatno,Amp  juga dihadiri Kadis Ketahanan Pangan Holtikultura Provinsi Riau, Kadis Ketahan Pangan Rohil, Isa Ahmadi,.sejumlah Kepala OPD, Camat, Lurah/penghulu,.RT/RW dan tokoh masyarakat.
            Dengan adanya bantuan alsitan berupa alat perontok padi (power tresor) tersebut, Bupati Rohil pun mengaku bersyukur karena para petani di kabupaten yang dipimpinnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Riau.”Karena itu, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan provinsi yang telah peduli terhadap petani kita. Setidaknya, ada 10 unit mesin perontok padi yang sudah kita serahkan hari ini. Jadi ,dengan bantuan ini petani kita tidak repot lagi memukul padi ditengah sawah.Alhamdulillah mesin ini sangat membantu petani kita pasca panen, “ ungkap H. Suyatno .             
Selain mempermudah cara kerja petani, lanjut bupati, mesin perontok padi ini juga memberikan keefisienan waktu bagi petani sehingga bisa memaksimalkan hasil pertanian, “ Alhamdulillah agak efektif dia, tepat waktu dan hasilnya sangat memuaskan.Para petani dapat memanfaatkan alat perontok padi ini secara maksimal,”katanya.
Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Rokan Hilir, menurut H.Suyatno,AMP, maka dalam waktu dekat akan kembali diserahkan alat mesin perontok padi kepada kelompok tani yang berada di kecamatan lain. Ya, kita tunggu saja lagi nanti, di tahun yang sama akan ada kegiatan dan bantuan yang sama di Rokan Hilir  dan itu saya dapatkan informasi dari Kementerian Pertanian yang siap mendukung terhadap upaya Pemkab Rokan Hilir dalam mewujudkan swasembada pangan,“tuturya
Dengan adanya bantuan alsintan perontok padi tersebut, Bupati Suyatno pun menghimbau kepada para petani untuk menjaga alat pertanian yang sudah diserahkan baik itu dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, “ Dalam hal ini, kami harap para petani harus senantiasa menjaga alat yang sudah kita bantu, petani harus bangga dari segi waktu dan cara kerja dapat terbantu dengan alat tersebut, “ harapnya.
Sementara itu ,Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Rokan Hilir Isa Ahmadi mengatakan, bahwa 10 unit alat mesin perontok padi tersebut berasal dari Kementerian Pertanian yang diprogramkan pada tahun 2019 ini. Adapun 10 unit alat tersebut berasal dari dana APBN sebesar Rp.300 juta dengan rincian 30 juta perunitnya. “Bantuan alsitan perontok padi itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat khususnya Kementerian Pertanian yang diprogramkan tahun 2019 ini, Alhamdulillah, Kabupaten Rokan Hilir   mendapat 10 unit dan kita bagikan kepada beberapa kelompok tani yang berada didaerah sentra pertanian seperti Bangko Pusako, Rimba Melintang, Dinaboi dan Pekaitan, “ sebutnya
   Isa Ahmadi menjelaskan, selain fokus    dalam mengolah hasil pertanian, Pemkab Rokan Hilir juga focus membangun infrastruktur pertanian sebagai penunjang untuk memaksimalkan hasil pertanian seperti membangun irigasi, jalan masuk serta lainnya.“ Infrastruktur pertanian sudah pasti sangat dibutuhkan oleh para petani, setiap tahun kita terus memprogramkan untuk memberikan kemudahan para petani, baik dalam bercocok tanah maupun untuk mengolah hasil, kita pasti prioritaskan itu," tegasnya
Bahkan,menurutnya, Dina Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab.Rokan Hilir yang dipimpinnya menargetkan seluas 5 ribu hektar lahan pertanian padi di Kabupaten Rokan Hilir akan melakukan program indeks penanaman dua kali dalam satu tahun dengan capaian target hasil gabah padi sebanyak 50 ribu ton.“ Kami menargetkan pada tahun ini para petani bias memprogramkan indeks penanaman dua kali dalam satu tahun. Jika ini berhasil diterapkan, maka dalam satu tahun petani kita bisa menghasilkan gabah padi sebanyak 50 ribu ton. Ini sangat bagus dan diharapkan akan dapat menunjang dalam upaya Pemkab Rokan Hilir berswasembada pangan di masa mendatang, “  pungkasnya. (ADV/HUMAS)***

0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA