Adsense

Anton Sudarmono, Caleg Terpilih Untuk DPRD Kab.Lampura Diduga Gunakan Ijazah Palsu

.

Kotabumi, NUANSA POST
Calon legislative (caleg) terpilih dari Daerah Pemilihan III Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dari Partai Amanat Nasional (PAN) atas nama  Anton Sudarmono, diduga mempergunakan ijazah S1 palsu. Anton yang ketika mendaftarkan diri sebagai caleg dari PAN mempergunakan ijazah Sarjana Ekonomi dari Universitas Darul Ulum Jombang. Namun ketika ditelusuri ijazah tersebut diragukan keabsahannya.
            Digunakannya ijazah yang diduga palsu dalam proses pencagkan itu diketahui setelah Aliansi Pemuda Pemantau Pemilu Dapil III Lampura , menemukan sejumlah kejanggalan. ijazah tersebut ternyata tidak terdata pada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Lembaga Pelayanan Pendidikan Tinggi Wlayah II.
            “Atas dugaan tersebut , akan melaporkan prihal ijazah palsu tersebut kepada aparat berwenang. Kita akan laporkan masalah ini kepada Polres Lampura, dengan tuduhan pemalsuan dokumen. Kita juga akan sampaikan laporan kepada Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum, agar menunda penetapan yang bersangkutan sebagai caleg terpilih. Kemudian jika terbukti ijazah tersebut palsu yang bersangkutan harus  mempertanggungjawabkannya secara hokum,” ujar Reza Ariyanto, Ketua Perwakilan Aliansi Pemuda Pemantau Pemilu Dapil III Lampura,  Kamis kemarin (13/6).
            Untuk membuktikan kebenaran dugaannya tersebut , Reza menunjukan Surat  Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Lembaga Pelayanan Pendidikan Tinggi Wlayah II Nomor 1411/I.7/AK/2019 tertanggal 31 Mei 2019. Juga ijazah dari Universitas Darul Ulum Jombang  atas nama Anton Sudarmono yang diduga palsu. “Lihat saja ijazah ini sangat janggal. Fotonya seperti ditempel menutupi foto asli, baru kemudian distempel.  Kita juga dapat keterangan  dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Lembaga Pelayanan Pendidikan Tinggi Wlayah II dengan  Nomor surat  1411/I.7/AK/2019 tertanggal 31 Mei 2019 yag tegas menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak terdata,” kata dia.
            Sementara itu, Anton Sudarmono warga Desa Skipi Kecamatan Abung Tinggi, Lampura cenderung enggan menjelaskan prihal tersebut. Beberapa kali ponselnya dengan nomor 0821868363XX dihubungi, meski dalam kondisi aktif tetapi tidak diangkat. Sebelumnya HP tersebut sempat diangkat oleh anak dan istrinya. Namun setelah disebutkan bahwa awak media  ingin konfirmasi, HP tersebut tidak lagi diangkat. Begitu seterusnya hingga terhitung 5 kali penaggilan. (rian/her)   ***




0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA