Adsense

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Hadiri Halal Bihahal Muslimat NU di Kab.Blitar

.

Kab.Blitar ,NUANSA POST
Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara  Halal Bihalal sekaligus tasyakuran Juara 1 NU Award 2019 Kategori Pengurus Muslimat Cabang NU Terbaik se-Jawa Timur. Acara ini diselenggarakan oleh Muslimat Nahdlatul Ulama Cabang Kabupaten Blitar di Pendopo Sasana Adi Praja, Kantor Pemkab Blitar Minggu, (7/7/2019).
Kedatanganya Gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Cahyono dan bersama beberapa staf kehumasan,  disambut langsung oleh Bupati Blitar, H. Rijanto MM. Hadir pula di acara tersebut, Forpimda Kabupaten Blitar, Ketua beserta pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOWA) Kabupaten Blitar, Kepala Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga Pimpinan Lembaga Badan Otonom (Banom) NU.
Dalam ceramahnya, Khofifah mengatakan bahwa kata halal bihalal ini dicetuskan oleh Kyai Wahab Chasbullah pada tahun 1948, tepatnya dipertengahan bulan Ramadhan. Saat itu, Bung Karno memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara, untuk dimintai pendapat dan sarannya, guna mengatasi situasi politik Indonesia yang tidak sehat.
“Sehingga, penyelenggaraan halal bihalal ini sudah menjadi tradisi masyarakat luas utamanya warga nahdiyin. Selain masyarakat, Pemerintah dalam menjalin hubungan antar jajaran, lembaga, maupun kemasyarakat juga mengadakan halal bihalal yang kini sudah menjadi sebuah tradisi setelah hari raya,” kata Khofifah.
Khofifiah juga berpesan kepada seluruh Muslimat yang hadir untuk pandai menyaring berita – berita yang muncul di sosial media (Sosmed) yang berpotensi memberitakan berita hoax. Karenanya, berita tersebut bisa memecah belah antar umat beragama dan juga bangsa Indonesia.
            Dari pada itu, Khofifah mengajak untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana yang tepat untuk beribadah. Dengan membuat group WA yang bertajuk ‘one day one jus’ (red, satu hari satu jus), hal tersebut dimaksudkan untuk memotivasi ibu-ibu Muslimat NU dalam menghafal Al-Qur’an. Jika dirasa masih sibuk, bisa merubah menjadi “one week one jus” (red, satu minggu satu jus).
Terakhir, pesan yang disampaikan Gubenur Jawa Timur itu adalah untuk mengajak disetiap kegiatan ke-NU an untuk menambah amalan Bordah dari Kyai Wahab. Adapun jumlah yang harus dibaca itu terserah.“Hal ini berupa upaya untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan keteduhan dan kedamaian didalam hati diri kita,” pungkas Khofifiah, yang juga selaku Ketua Umum Muslimat NU periode 2016 – 2021.(HMS/TON)***


0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA