Adsense

“Kiblat Papat Lima Pancer” Tema Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke 695

.

Kab.Blitar, NUANSA POST
Memperingati Hari Jadi Kabupaten Blitar Ke-695, Pemkab Blitar menggelar Upacara Bedhol Pusoko dan Kirab Hurub Hambangun Praja, dengan tema  “Kiblat Papat Lima Pancer”. Acara ini digelar di Pendopo Agung Ronggo Hadi Nagoro (RHN), Jumat (12/07).
Sekda Kab.Blitar Drs.Totok Subihandono, M.Si selaku Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-695 kepada awak media mengatakan, Kirab Pusaka yang berupa kitab sejarah, panji lambang daerah, dan obor Hurub Hambangun Praja akan dikirab keluar pendopo Ronggo Hadinegoro dengan tema “Kiblat Papat Lima Pancer”, dimana hari jadinya Kabupaten Blitar tidak lepas dari jaman Kerajaan Majapahit.
“Gelaran ini sebagai wujud peninggalan sejarah dari jaman Majapahit, itu nanti dikirab ke arah kiblat papat, untuk kiblat yang di utara yakni di Candi Penataran, selanjutnya dikirab ke Kecamatan Wonodadi di Prasasti Pandlegan Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar," terang Sekda.
"Selanjutnya diteruskan kirab menuju ke Candi Simping yang merupakan prabuannya Raden Wijaya selaku pendiri Kerajaan Majapahit, kemudian dilanjutkan lagi ke arah kiblat wetan di Prasasti Munggut Kelurahan Babadan Wlingi,” cerita Totok Subihandono.
Sekda Totok menambahkan, Acara  Pusoko dan Kirab Hurub Hambangun Praja, merupakan moment untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-695 dan diharapkan semua warga masyarakat Kabupaten Blitar mengetahui bahwa hari jadinya Kabupaten Blitar pada tanggal 5 Agustus mendatang.
Menurut Sejarah, Pada tahun 1316 dan 1317 Kerajaan Majapahit carut marut karena terjadi pemberontakan yang dipimpin oleh Kuti dan Sengkuni. Kondisi itu memaksa Raja Jayanegara untuk menyelamatkan diri ke desa Bedander (sekarang Dander, Kabupaten Bojonegoro).
Berkat pengawalan pasukan Bhayangkara dibawah pimpinan Gajah Mada. siasat Gajah Mada, Jayanegara  berhasil kembali naik tahta dengan selamat. Adapun Kuti dan Sengkuni berhasil diringkus dan kemudian dihukum mati. Oleh karena sambutan hangat dan perlindungan ketat yang diberikan penduduk Desa Bedander, maka Jayanegara pun memberikan hadiah berupa prasasti kepada para penduduk desa tersebut.
Pemberian prasasti ini merupakan peristiwa penting karena menjadikan Blitar sebagai daerah swatantra di bawah naungan Kerajaan Majapahit. Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada hari Minggu Pahing bulan Srawana tahun Saka 1246 atau 5 Agustus 1324 Masehi, sesuai dengan tanggal yang tercantum pada prasasti. Tanggal itulah yang akhirnya diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Blitar setiap tahunnya.(Hms/T0N)

0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA