Adsense

Perintis TK Rata Kasih Pekaitan Keberatan STSB Murid Ikut Ditandatangani Penghulu

.

Rokan Hilir-NUANSA POST
Terkait pengambilalihan TK Rata Kasih Pekaitan   oleh Penghulu Pekaitan Arif Adillah,SE dangan membuat Akte Notaris tanpa melibatkan perintis utama Jonnes Bantu Sihombing sebagai pendirian sekolah TK tersebut sampai saat ini masih menjadi tanda tanya orang tua wali murid terhadap dirinya.
Jonnes Bantu Sihombing ketika di temui awak media di tempat kediaman RA salah satu warga RT.03 RW.03 Jl.Pertemuan Kepenghuluan Pekaitan kec.Pekaitan kab.Rokan Hilir,"Kamis/18/7/2019," memaparkan bahwa ada dugaan manipulasi pihak penghulu Pekaitan dalam mengambil alih TK Rata Kasih Pekaitan dengan modus ingin menguasai sekolah TK tersebut tanpa melibatkan saya sebagai perintis utamanya ke dalam Akte Notaris bahkan bukan itu saja namun Penghulu Pekaitan juga ikut membubuhkan tanda tangan dan setempel kepenghuluan diatas Surat Tanda Serta Belajar (STSB) murid tahun 2019."Jelasnya
Lebih terang Jonnes Bantu Sihombing menambahkan bahwa riwayat berdirinya TK Rata Kasih Pekaitan itu di awali mengigat anak kami disekitar sini jarak tempuhnya sangat jauh jika di masukan ke TK lain atas pertimbangan itu saya dan masyarakat sekitar mengambil inisiatif untuk mendirikan Paud dan Tk tersebut diatas tanah saya pribadi maka berdirilah TK Rata Kasih Pekaitan pada tahun 2017 dan tahun itu juga peroses belajar mengajar sudah di mulai saya sebagai ketua Lembaganya dan Fitriani,S.Pd istri dari Arif Adillah,SE Penghulu Pekaitan sebagai Kepala sekolahnya. 
Selanjutnya tahun 2018 murid kami sudah ada yang tamat untuk STSB nya ditanda tangani oleh Fitriani,S.Pd sebgai kepala sekolah dan saya sebagi ketua Lembaga TK tersebut,seiring berjalannya waktu sekolah TK tersebut di buat Akte Notarisnya dan saya di minta  keluarkan uang untuk biaya Akte Notaris,waktu itu pertama kali diminta Rp.300.000,- dan yang kedua Rp.1000.000,- kemudian yang ke tiga Rp.1000.000,- lagi,namun anehnya di dalam Akte Notaris nama saya tidak di libatkan baik sebagai pendiri mau pun sebagai apa pun dalam struktur sekolah TK tersebut."Terang J.B.Sihombing.
Ironisnya lagi sekolah sejak awal berdiri hingga ada lokal untuk tempat belajar murid sealahkadarnya itu modalnya dari saya pribadi namun setelah terbit Akte Notaris, murid dan lokasi sekolah TK tersebut di pindahkan tepatnya di tanah milik martua Penghulu sendiri yaitu orang tua dari Fitriani,S.Pd posisinya pas di samping rumah milik Arif Adillah,SE dan Fitriani,S.Pd.
Bukan itu saja masalahnya tambah J.B.Sihombing, soalnyadi dalam STSB tahun 2019 yang di keluarkan TK Rata Kasih Pekaitan tidak ada lagi tanda tangan dan setepel saya sebagai ketua lembaga namun yang tertera adalah tanda tangan dan setempel Fitriani,S.Pd sebagai kepala sekolah serta turut di bubuhi tanda tangan serta setempel Arif Adillah,SE mengetahui sebagai Penghulu Pekaitan.
Melihat gelagat itu para orang tua wali murid semakin hari semakin resah mereka ingin sekolah TK tersebut tetap harus beroperasi di lokasi yang pertama didirikan namun pikiran saya tidak kalut walau pun sering mendapat berbagai pertanya dari masyakat.
Untuk menjawab pertanya masyarakat itu pihak kami sudah membuka cabang dari TK Bunda Kartini yang beropetasi di Jl.Penghulu Nurdin kep.Pekaitan Kec.Pekaitan dan semuanya sudah berjalan dan terrealisasi walau pun kembali memulai lakah awal."Imbuh J.B.Sihombing.
Miski pun sudah ada solusi bagi kami membuka cabang dari TK Bunda Kartini di atas tanah milik saya itu, persoalan tidak lah hanya sebatas itu yang membuat kami keberatan namun kenapa saya yang sudah bersusah payah merintis sekolah TK tersebut tidak diikutkan ke dalam Akte Notaris bahkan sudah ikut mengeluarkan uang ?... Tanya J.B.Sihommbing.
Kemudian kenapa sekolah TK tersebut lokasinya di pindahkan?....dan lebih parah lagi kenapa Penghulu ikut membubuhi tanda tangan serta setempel kepenghuluan di dalam STSB murid tahu 2019 ?...Apakah itu tidak menyalahi wewenang sebagai penghulu ?...Tanya J.B.Sihombing.
            “Sebagai upaya saya sudah tiga kali menyampaikan pesan supaya Arif Adillah,SE bisa bertemu dengan saya untuk menjelaskan persoalan TK tersebut tapi kenyataannya sampi hari ini belum bisa terujud,untuk itu saya membuat keputusan tegas kalau memang perbuatan penghulu Pekaitan Arif Adillah,SE itu termasuk menyalahi wewenangnya sebagi penghulu atau misalnya termasuk perbuatan melawan hukum kita minta Pemda Rokan Hilir menidaknya serta berikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku."Tegas J.B.Sihombing.(SB)***



0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA