Adsense

Home Istrustry Tahu dan Tempe di Lingkungan VII Kec.Bukit Kemuning Diduga Cemari Lingkungan

.

Lampung Utara , NUANSA POST
Usaha home industri tahu dan tempe merupakan industri kecil yang banyak tersebar di kota-kota besar dan kecil. Tempe dan tahu merupakan makanan yang digemari oleh banyak orang.Namun akan dapat berdampak buruk dari hasil pengelolaan tahu dan tempe kepada lingkungan masyarakat  dan lingkungan hidup,di sekitar pemukiman yang padat penduduk.
Seperti yang terlihat home industri kecil yang ada di lingkungan VII Kacamatan Bukit Kemuning.Kabuapaten Lampung Utara Propinsi Lampung.Limbah dari pengolahan tahu dan tempe,serta dari usaha kecil ayam potong di sekitar lingkungan tersebut diduga mencemari lingkungan dan ekosistem mahluk hidup di sekitarnya,sampai pada persawahan pertanian warga tercemari,oleh limbah hasil home industri tahu/tempe/pengelola ayam potong,"ungkap pulahan warga masyarakat lingkungan VII Kelurahan Bukit Kemuning,senin 12/8/19.
Beberapa perwakilan masyarakat Bapak Ade cs dan Ibu Rus cs,mengungkapkan atas keluhan mereka yang mewkali masyarakat,mengatakan bahwa apa yang di kelola home industri tahu dan tempe serta usaha ayam potong di sekitar lingkungan kami,menimbulkan yang kami duga pencemaran lingkungan hidup, yang sudah sangat menghawatirkan,upaya sudah kami lakukan dan kami sudah sampaikan kepada pemerintah Kecamatan sekira dua tahun yang lalu dalam acara "MUSREMBANG " ujar Ade,namun sampai saat ini belum ada penanggulangan dan belum dapat teratasi oleh pihak pemerintah maupun pihak usaha home industri itu sendiri ,"keluhnya.
Lanjutnya masyarakat mereka menerangkan dampak pencemaran lingkungan yang mereka hadapi saat ini  yang sudah terasa air sumur kalau hujan dari siring melimpah masuk Sumur,air keruh dan berbau busuk,sehingga aktipitas linkungan ini menghawtirkann berdampak kepada kesehatan.
"Harapan kami kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara,agar dapat segera mengambil tindakan dan menangulangi bagaimana lingkungan kami dapat bebas dari pencemaran sebelum terjadi sesuatu yang berdampak negatif  bersama home industri,yang mencemari,lingkungan ini,"tukasnya.
Terpisah Ketua Kelompok Wira Usaha Bapak Suparlan,mengakui limbah home industri yang mencemari lingkungan,namun kami juga sudah memberikan usulan kepada pemerintah untuk segera mencari selusi mengatasi masalah yang sedang kami hadapi,namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang serius dari pemerintah,"katanya.
"Dirinyapun menbenarkan Bak Penampungan Limbah yang di buat oleh  pemerintah setempat, di sekitar home industri yang tidak berfungsi,menurutnya tidak berfungsi,debet air yang akan masuk lebih tinggi,hingga Bak Penampungan tidak dapat menyerap dan berfungsi semaksimal mungkin,"sesalnya.
Dia pun berharap masalah limbah home industri dari lima puluh orang pengusaha kecil yang saya koordinir ini,pemerintah daerah setempat,dalam waktu dekat,dapat menberikan solusi dan mengatasi sebelum menimbulkan hal yang tidak kami inginkan di kemudian hari,"tutupnya.
            Sementara Pemerintah Setempat Dinas Lingkungan Hidup Lampung Utara belum dapat di konfirmasi sampai berita ini di terbitkan. (RIAN)***

0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA