Adsense

Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa dari Forum Aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat Tasikmalaya (FAMMIT) ke Bale Kota Tasikmalaya dan DPRD Kota Tasikmalaya

.

Tasikmalaya, NAUANSA POST
Pada hari Rabu, tanggal 11 September 2019, mulai pukul 12.00 s.d 14.00 WIB  di telah dilaksanakan aksi unjuk rasa dari Forum Aspirasi Mahasiswa Dan Masyarakat Tasikmalaya (FAMMIT) bertempat di halaman Bale Kota Tasikmalaya Jl. Letnan Harun No. 1 Kel. Sukamulya Kec. Bungursari Kota Tasikmalaya dan halaman DPRD Kota Tasikmalaya Jl. RE. Martadinata No. 334 Kel. Panyingkiran Kec. Indihiang Kota Tasikmalaya,  dengan Korlap Aksi Ajat Munajat, yang diikuti l.k10 orang.
A. Adapun jalannya aksi sebagai berikut :
Setibanya di halaman Gedung Balekota Tasikmalaya masa aksi melakukan orasi :
a. Ajat Munajat Korlap aksi
1) Kita tidak sepakat kalau seandainya Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri dipimpin oleh Koruptor
2) Siang ini kami mohon walikota agar mundur dari jabatannya
3) Kita setelah ini akan ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi kepada Dewan yang baru dilantik terkait kasus hukum atau status budi
4) Kita akan masuk ke ruang walikota untuk menuntut walikota untuk hadir ditengah tengah kita
5) Dua minggu kebelakang kita sudah menyampaikan aksi serupa cuma kali ini kita tidak membawa banyak orang tetapi aspirasi dan suara kita harus didengar.
6) Kita sebagai bagian dari Warga Kota Tasikmalaya tidak mau dipimpin oleh koruptor
7) Aksi ini merupakan bagian dari kegundahan kita dan masyarakat Kota Tasikmalaya atas status tersangka Walikota.
8) Budi Budiman sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK tetapi sampai saat ini belum dilakukan eksekusi.
9) Disaat walikota tidak mundur berarti sudah melakukan pendoliman terhadap rakyat
10) Gerakan dan aspirasi kita dianggap nyanyian kosong padahal ini murni aspirasi yang ingin disampaikan masyarakat dan kita adalah bagian dari masyarakat
11) Meski darah dan nyawa jadi jaminan tetapi kita siap menyampaikan aspirasi dan kita tidak takut dan tidak akan mundur
12) Kita harus benar benar mengkomunikasikan dan mengkonsolidasi kepada masyarakat bahwa Walikota sampai saat ini masih santai santai saja
13) Kita akan berangkat ke KPK untuk menyampaikan aspirasi kita agar status tersangka budi lebih jelas
14) Pemerintahan yang dipimpin oleh koruptor maka lebih baik kita bubarkan saja
15) Dengan semangat revolusi kita masuk ke dalam
16) Kita pantang mundur walau jumlah kita sedikit tetapi kita akan terus karena ini merupakan semangat revolusi dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa dan masyarakat Kota Tasikmalaya
17) Disaat ada warga yang ingin menyampaikan aspirasi tetapi Walikota tidak pernah muncul
18) Walikota, Wakil dan Sekda tidak ada, kepada siapa kita harus menyampaikan aspirasi, dilain pihak aksi penyampaian aspirasi kita seolah olah sengaja akan dibenturkan dengan Polisi dan Pol PP

b. Orasi Perwakilan Mahasiswa
1) Kita sebagai penyambung lidah rakyat menyampaikan aspirasi agar budi mundur
2) Kota Tasik sudah tidak berbudi disaat dipimpin oleh Koruptor
3) Kami akan mendatangkan masa lebih banyak apabila budi tidak mundur
c. Orasi Perwakilan Masyarakat
1) Kami perwakilan dari warga Kota Tasikmalaya menuntut agar Walikota Tasikmalaya mundur dari jabatannya dan memiliki rasa malu
2) Walikota Budi tidak memberikan contoh kepada warga
3) Polres agar menindak tegas terhadap walikota karena kita tidak mau wilayah kita tercemar oleh pelaku korupsi
4) Budi menganggap masyarakat bodoh dan tidak tahu padahal kita adalah penyambung lidah rakyat
            Setelah selesai melakukan orasi di gedung balekota sekira Pukul 12.45 wib peserta aksi melanjutkan  aksinya ke DPRD Kota TasikmalayaPukul 13.05  WIB Peserta aksi tiba di DPRD Kota Tasikmalaya
a. Orasi Ajat Sudrajat
1) Meminta KPK untuk tidak tebang pilih dan segera menjempit Budi Budiman
2) Menuntut Budi Budiman mundur dan Kepada Dewan untuk segera menyikapi persoalan ini
3) Pimpinan Dewan untuk bisa berkomunikadi dengan kami
4) Status hukum budi oleh KPK tetapi faktanya KPK melemahkan dirinya sendiri dengan belum menjemput budi budiman
5) KPK agar bertindak profesiona dan tegas serta tidak diskriminatif dan pandang bulu dalam bertindak.
6) Mempertanyakan sikap Dewan atas status Budi Budiman
7) Upaya apa yang akan dilakukan oleh DPRD terhadap status walikota Tasikmalaya atas aspirasi dari elemen masyarakat
b. Tanggapan Aslim, SE (Pimpinan Sementara DPRD Kota Tasikmalaya)
1) Kami harus sampaikan bahwa tugas pimpinan sementara adalah memimpin rapat rapat, membentuk fraksi, membentuk pimpinan depinitif.
2) Pada prinsifnya DPRD Kota Tasikmalaya mendukung KPK dalam upaya memberantas Korupsi
3) Status walikota bolanya ada di KPK dan DPRD Kota Tasikmalaya tidak memiliki kewenangan apapun atas status hukum walikota
4) Hari ini DPRD sangat mensuport aksi yang dilakukan peserta aksi dan semoga KPK bisa mendengarkan suara dan aspirasi peserta aksi
5) Kewenangan DPRD ada setelah putusan hukuknya inkrah dan DPRD akan melakukan semua hak hak nya
6) Sekali lagi DPRD mendukung semua upaya KPK dalam pemberantasan korupsi

c. Tanggapan H. Nurul Awalin, S.Ag.,M.Si (Ketua Fraksi P. Golkar)
1) Berbicara lembaga DPRD harus sesuai dengan peraturan yang berlaku
2) Disaat DPRD ditanya atas sikapnya, sulit untuk menjawab karena hukum tidak bisa diintervensi apalagi oleh DPRD.
3) Disaat DPRD mengambil sikap maka akan menimbulkan kegaduhan yang ujungnya akan menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi Kota Tasikmalaya
d. Wahid (Fraksi PKB)
1) Sahabat menyampaikan aspirasi, kami terima tetapi kita tidak bisa melakukan langkah apapun atas status hukum Budi Budiman dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan
2) Kejadian ini merupakan pembelajaran bagi kita semua di DPRD Kota Tasikmalaya
3) Kami paling hanya bisa menampung aspirasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK yang memiliki kewenangan hukum
e. Drs. H. Ajat Sudrajat (Fraksi PPP)
1) Kami dari fraksi PPP mendukung penuh dalam upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK
2) Sumpah kami saat dilantik yaitu akan melaksanakan dan taat atas perundang undangan yang berlaku
3) Sikap kami tunduk dan patuh atas perundang undangan yang berlaku yaitu Walikota masih memiliki kewenangan dengan status yang diembannya sekarang.
4) Ada saatnya Dewan bergerak pada saat Ybs sudah berstatus terpidana.
Selama giat berlangsung secara umum situasi berjalan dengan aman dan kondusif. . (ADE BACHTIAR ALIF/ LUKMAN NUGRAHA,SP/ HUMAS POLRES)***

0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA