Adsense

Polres Rohil Berhasil Ungkap Pembunuh TP Gadis 14 Tahun di Sintong Yang Sempat Heboh

.

Rokan Hilir-NUANSA POST
Pemunuhan sadis dan keji yang sempat mengegerkan dan menghebohkan masyarakat Sintong kecamatan Tanah Putih Kab.Rokan Hilir yang sosok mayatnya di temukan pada hari Jumat tanggal 20 September 2019 belum lama ini akhirnya berhasil di ungkap Sat Reskrim Polres Rokan Hilir.
            Berdasarkan Pres Release yang di bacakan dalam Press Confrence oleh Waka Polres Rokan Hilir Kompol James I.S Rajaguguk,S.I.K M.H yang di dampingi Kasi Propam Ipda Logesson Simanihuruk,Kasubag Humas Polres Rokan Hilir AKP Juliandi,SH beserta Sat Reskrim Polres Rokan Hilir dapat di jelaskan bahwa pada hari Jumat tanggal 20 September 2019 sekira jam 11.00 wib saksi inisial K dan AS menemukan sosok mayat perempuan yang kemudian di ketahui bernama Triani Pratiwi (TP) di Kebun Karet sdr Ucok yang terletak di Jl.Putri Hijau Km 3 Kep.Sintong Kec.Tanah Putih kab.Rokan Hilir.
            Terhadap korban TP sebelum ditemukan meninggal dunia maka telah hilang sejak hari Kamis tanggal 19 September 2019 sekira jam 05.00 Wib dari rumah orang tuanya yang terletak di Jl.Putri Hijau Km 2 RT 002 RW 001 Kep.Sintong kec.Tanah Putih kab.Rokan Hilir.
            Atas kejadian tersebut maka Sat Reskrim Polres Rokan Hilir melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari TKP diamankan barang bukti berupa 1 (Satu) baju kaos warna abu-abu,1(Satu) celana  jeans warna biru,1(Satu) celana dalam warna hitam dan1(Satu) pasang sendal milik korban.

            Selanjutnya Sat Reskrim Polres Rokan Hilir melakukan Penyelidikan guna menentukan pelaku dari perbuatan pemunuhan terhadap korban dengan hasil pada hari Minggu tanggal 29 September 2019 sekira jam 19.00 Wib di lakukan penangkapan terhadap tersangka Haris Fadilah Rangkuti inisial HF dan dari tersangka HF diamankan barang bukti berupa 1(Satu) unit Sepeda Motor Yamaha Vega R warna Kuning No.Pol terpasang BK 2938 ZR yang digunakan HF untuk melakukan pemunuhan terhadap korban,1(Satu) baju kaos berkerah warna putih corak not warna hitam pakaian yang digunakan tersangka HF saat memunuh korban dan 1(Satu) celana panjang jean warna biru serta 1(Satu) unit HP Tab Advan warna putih yang di gunakan tersangka HF untuk memancing korban keluar rumah.
            Tersangka HF menerangkan bahwa pada hari Kamis tanggal 19 September 2019 sekira jam 03.33 Wib HF memancing korban TP keluar dari rumah untuk bertemu dengan tersangka HF melalui Chat FB Messenger dan saat itu tersangka HF meiming-imingkan akan memberi uang Rp.200.000,-kepada korban dan korban tertarik,maka selanjutnya sekira jam 05.00 Wib korban keluar dari rumahnya dan menemui tersangka HF di Simpang Km 2 Kep.Sintong Kec.Tanah Putih Kab.Rokan Hilir.
            Setelah bertemu maka tersabgka HF membawa korban dengan mengunakan 1 (Satu) unit Sepeda Motor milik nya seperti tersebut diatas ke Kebun Karet sdr.Ucok di Jl. Putri Hijau Km 3 Kep.Sintong Kec.Tanah Putih,"Sesampai di kebun karet tersebut Tersangka HF melakukan hubungan badan dengan korban,setelah itu HF mencekik leher korban dengan tangan kanannya,korban berusaha melawan maka HF menyikuti wajah korban dengan sekuat tenaga sehingga kepala korban terhempas ke kayu akar pohon,selanjutnya HF kembali mencekik leher korban dengan mengunakan tangan kanannya selama 5 menit setelah itu HF kembali mencekik leher korban dengan mengunakan kedua tangannya selam 7 menit sehingga dari hidung korban mengeluarkan darah.
            Setelah itu selanjutnya HF memeriksa nafas korban dengan cara meletakan jari telunjuk tangan kanannya ke hidung korban dan saat itu nafas korban sudah tidak ada lalu HF memeriksa jantung korban dengan cara meletakan tangan kanannya didada korban dan ternyata jantung korban masih berdetak,lalu HF mengikat celana panjang jean warna biru milik korban ke leher korban.
            Selanjutnya HF menyeret korban sejau 6 (Enam) meter dan meletakan korban di tanah,kemudian kembali HF memeriksa detak jantung korban dengan tangan kanannya dan ternyata detak jantung korban sudah tidak berdetak lagi."mengetahui korban telah meninggal dunia maka HF membuang sendal milik korban dan mengambil HP milik korban jenis Lenovo Warna Hitam,Selanjutnya HF pergi meninggalkan korban dan menggadaikan HP milik korban kepada Tersangka Febi Mulyadi Als Ebi Als Ebong warga Jl.Mesjid Kep.Sekeladi Hilir Kec.Tanah Putih Kab.Rokan Hilir dengan harga Rp.150.000,-(Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
            Berdasarkan keterangan tersangka HF maka pada hari Minggu tanggal 29 September 2019 sekira jam 19.30 Wib Sat Reskrim Polres Rokan Hilir melakukan penangkapan terhadap tersangka FM dengan mengamankan barang bukti 1(Satu) unit HP Lenovo warna hitam milik korban.
            Atas perbuatan Tersangka HF disangkakan  Pasal 340 KUH.Pidana dengan ancaman hukuman Mati atau Penjara Seumur Hidup Jo Pasal 365 ayat (3) KUH.Pidana dengan ancaman hukuman 15 Tahun Penjara dan Pasal 80 ayat (3) dan Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 E Undang-undang  nomor 35 Tahun 2004 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan Ancaman hukuman selam 15 Tahun Penjara."Sedangkan Tersangka FM disangkakan melanggar Pasal 480 ayat (1) KUH.Pidana dengan ancaman hukuman 4 (Empat) Tahun Penjara. (Syaipul Bahri/Sumber: Pres Release/Press Conference Polres Rohil.)****

0 komentar:

Posting Komentar

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA