KPU Kab,OKU Laksanakan Pernilayan Sayembara Maskot dan Jingle Pilkada OKU 2020

.

Baturaja, NUANSA POST
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ogan Komering Ulu, Senin (2/12), melaksanakan penilaian sayembara maskot dan jingle dalam rangka penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU September 2020. Penilaian dilakukan di Aula Sekretariat KPU OKU.
“Penilaian maskot ini merupakan rangkaian tahapan dalam pelaksanaan sayembara pembuatan maskot dan jingle sebelum para pemenang diumumkan sesuai jadwal,” ucap Ketua KPU OKU, Naning Wijaya melalui Komisioner KPU OKU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Dony Mardianto SH.
Diterangkan Dony, ketentuan umum untuk maskot dan jingle yakni, peserta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), materi maskot dan jingle harus inovatif, inspiratif, tidak mengandung unsur SARA, serta harus menampilkan unsur Pilkada OKU. Karya harus orisinil. Pasalnya, kalau ada gugatan dari pihak lain panitia tidak bertanggung jawab. “Penilaian dilakukan terpisah antara maskot dan jingle,” ujar Dony.
Ketentuan teknis jingle Pilkada, lanjut Dony, lagu atau jingle merupakan satu karya yang dilombakan dalam rangka menunjang tahapan Pilkada OKU September 2020.  Lagu harus mengandung unsur kekinian, inovatif, inspiratif, mencerminkan semangat kebangsaan dan Pilkada OKU. “Lirik tidak menyinggung, melanggar, mengejek, mencemooh serta tidak mengandung unsur SARA dan durasi waktu lima menit,” urai Dony.
Untuk ketentuan penilaian maskot Pilkada, tambah Dony, sama dengan teknis maskot jingle. Hanya saja, maskot yang diciptakan harus dilengkapi dengan penjelasan makna yang terkandung di dalamnya. “Maksudnya, filosofi dari maskot tersebut,” imbuh Dony.
Dilanjutkan Dony, penilaian melibatkan lima orang dewan juri yang berkompeten di bidangnya ini, melakukan penilaian terhadap 16 peserta kategori maskot dan 15 peserta kategori jingle yang mendaftar dalam sayembara yang digelar KPU OKU. “Pengumuman pemenang diumumkan 4 Desember. Para pemenang memperebutkan total hadiah sebesar Rp 20 juta. Pajak hadiah ditanggung pemenang,” tukas Dony.
Ditambahkan Dony, seluruh karya peserta dalam bentuk lagu atau jingle dan maskot, menjadi hak milik panitia lomba maskot dan jingle Pilkada Kabupaten OKU dalam hal ini KPU OKU. “Apabila adanya pelanggaran atas karya pemenang, panitia penyelenggara dapat mencabut status kemenangan peserta dan peserta wajib mengembalikan semua hadiah dan penghargaan kepada panitia penyelenggara,” pungkas Dony..(asn)

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA