Polres Rokanhilir Lumpuhkan Lima dari Tujuh Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet

.

Rokan Hilir-NUANSA POST
5 dari 7 Orang Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet bersenjata api Berhasil Diamankan Polisi ketika melakukan aksinya di sebuah rumah penagkaran burung walet milik  Novri Gultom yang terletak di Jl.Lintas Ujung Tanjung-Bagan Siapiapi RT 18 Kep.Melayu Besar Kec.Tanah Putih Tanjung Melawan Kab. Rokan Hilir -Riau.
            Informasi lengkap dapat di himpun dari Kapolres Rokan Hilir AKBP Muhammad Mustofa,S.I.K,M.Si  yang disampaikan melalui Kasubag Humas Polres Rokan Hilir AKP Juliandi,SH menerangkan    bahwaLima dari tujuh pelaku pencurian yang berhasil di tangkap Polisi itu adalah Sayuti Alias Bang Jack (40) warga Jl. Karya Mukti Kep.Karya Mukti Kec.Bangko Pusako Kab.Rokan Hilir,Dithe Alias Ipe (35) warga Jl.Juanda Teluk Rukam KecPasir Limau Kapas Kab.Rokan Hilir-Riau,Salam(35) warga Jl.Juanda Teluk Rukam Kec.Teluk Pulai Kec.Pasir Limau Kapas,Khairul Azmi (39) warga Jl.Bakti Kep.Panipahan Barat Kec.Pasir Limau Kapas Kab.Rokan Hili,dan Tupan Alias Topan (37 ) warga Teluk Rukam Kep.Teluk Pulai Kec.Pasir Limau Kapas Kab.Rokan Hilir-Riau."Sedangkan 2 dari 7 Pelaku itu yang berhasil kabur dan belum berhasil ditangkap Polisi diketahui bernama Heru dan Budi.
Kejadian penagkapan itu terjadi padahari Senin tanggal 2 desember 2019 sekira pukul 07.30 wib datang pelapor sdr.Sinaga ke Pos lantas simpang poros melaporkan ada pencurian sarang walet dengan menggunakan senjata api Air Softgun dan saat itu kapos lantas simpang poros Bripka M.Said melaporkan kejadian tersebut ke personil Piket Polsek Rimba Melintang Brigadir Aan Sinaga  dan Brigadir Firdaus. Kemudian personil Piket Polsek Rimba Melintang Brigadir Aan Sinaga,Brigadir Firdaus,Bripka M.Sianturi  beserta masyarakat pergi ke TKP pencurian sarang walet tersebut yang terletak dijalan lintas Bagan Siapiapi-Ujung Tanjung tersebut.
Ketika ke-3 personil piket Polsek Rimba Melintang beserta masyarakat sampai di TKP, Pelaku mengetahui bahwa keberadaannya diketahui oleh Polisi dan masyarakat sehingga pelaku melarikan diri.
Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa masih ada pelaku 2(dua) orang lagi yang berada dirumah sdr.Gultom yang lokasi rumah bersebelahan dengan gedung walet dan menyandera sdr.Gultom, Istri beserta 2 orang anak kecil yang pelaku membawa diduga senjata api Air Softgun.
Kemudian Brigadir Aan Sinaga  mendatangi rumah sdr.Gultom dan Brigadir Sinaga  melihat sdr.Gultom dan Istri berserta 2(dua) anak nya sedang disandera pelaku, pada saat itu pelaku mengarahkan diduga senjata api tersebut kearah Brigadir Aan Sinaga , kemudian Personil Bripka M.Sianturi,Brigadir Firdaus dan Brigadir Aan Sinaga  melakukan tembakan peringatan agar pelaku menyerah," Saat itu 2(dua) orang pelaku keluar dari rumah sdr.Gultom sambil membawa diduga sentajata api dan sdr.Gultom,Istribeserta 2(dua) anak nya keluar dari rumah, pelaku mengarahkan diduga senjata api terhadap Brigadir Aan Sinaga dan dalam keaadan terpaksa pelaku ditembak."Jelasnya.
Adapun pelaku yang terkena tembak oleh anggota Polri adalah Dithe dengan luka tembak di perut dirujuk ke Rumah Sakit  Bhayangkara Pekanbaru, Salam dengan luka tembak di betis/tembus."Adapun pelaku yang tertangkap sebanyak 5 orang dari jumlah 7 orang pelaku yang melakukan tindak pidana pencurian."Ulas AKP Juliandi,SH kembali.
AKP Juliandi,SH menambahkanbahwa,"Sebelum aksi di laksanakan berdasarkan
Kronologi Kejadian pengakuan pelaku bahwa pada hari Minggu tanggal 01 Desember 2019 sekira pukul 15.00 Wib para terduga pelaku berkumpul di Hotel Kusuma lalu datang Bos dari para terduga pelaku memberikan perlengkapan untuk curi walet, 1 unit senjata Softgan dan uang sebesar Rp. 1.500.000 untuk uang jalan, lalu para terduga pelaku pergi menuju ke ara Dumai, lalu terduga pelaku melihat ada Ruko walet di Jl. Bagan Siapiapi - ujung tanjung, lalu sekira pukul 02.00 Wib pelaku Khairul menyuruh rekannya turun dari mobil dan masuk kedalam rumah penjaga walet dengan cara mengetuk pintunya saat pintunya di buka Sdr Khairul berkata "Pak Kami Mau Main Walet Bapak Ngak Kami Ganggu," sambil menunjukan senjata Softgan di pinggangnya dan istri pemilik rumah tersebut berkata "Jangan Ganggu Kami Ya " Dan di jawab "Ia Buk" dan kami pun mulai masuk dengan cara merusak pintu tersebut dan para terduga pelaku yang masuk kedalam ruko walet adalah Khairul, Tupan, Dhite, dan sekira pukul 07.00 Wib, pada saat akan dilakukan penangkapan para terduga pelaku melarikan diri dan dari penangkapan tersebut di amankan 5 orang terduga pelaku, selanjutnya terduga pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Rokan Hilir guna proses lebih lanjut."Terang AKP Juliandi,SH.(SB/Humas Polres Rohil)*

1 komentar:

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA