Dugaan Anggaran Dana Desa Termin 3 Desa Tanjung Raya BSA Belum Direalisasi dan anggaran PembangunanToilet Dikerjakan Asal Jadi

.

OKU Selatan, NUASA POST
Di Desa Tanjung Raya Kecamatan Buay Sandang Aji ( BSA ) Kabupaten OKU Selatan dan pada tahun 2019 diadakan pemilihan Kepala Desa. Karena akan diadakan pemilihan Kades baru, maka Kades di jabat oleh Pejabat Sementara ( PJS ) dari Pegawai Negeri dalam hal ini Desa Tanjung Raya di jabat oleh Ibu Ida dari kantor Kecamatan BSA.
Pada waktu menjabat Kades,  Ibu Ida mengelola dua anggaran yang pertama anggaran APBN Dana Desa Tarmin ke tiga tahun 2019. dan yang kedua anggaran DAD nilai anggaranya Rp 40 juta untuk pembuatan tiga toilet/WC.
Hasil pantauan beberapa media Dana Desa pada termin ke tiga Desa Tanjung Raya BSA di kelola oleh PJ Kepala Desa Ibu Ida diduga tidak direalisasikan atau tidak dikerjakan. Dan juga perangkat desa dalam hal ini panitia Dana Desa diduga tidak di libatkan.
Salah satu warga Desa dan beliau juga perangkat Desa Tanjung Raya pada saat di temui dan diwawancarai mengatakan bahwa Dana Desa tarmin ke tiga belum di ketahui di kerjakannya. Menurutnya di tarmin ketiga untuk pembangunan lapangan poli dan pembangunan Bak penampungan air
Selain anggaran Dana Desa APBN, Desa Tanjung Raya mendapat, untuk pekerjaan pembuatan toilet/ WC anggaran DAD tahun 2019 diduga di kerjakan tidak sesuai dengan petunjuk tehnis dan RAB.Berdasarkan hasil pantauan pembuatan toilet lebar 1 M, panjang 1M, dan di dalamnya hanya ada kloset, tidak ada bak air, juga diduga memakai kayu bekas dan ada kayu pemberian dari masyarakat sekitar WC.salah satu tukang yang kami jumpai mengatakan bahwa pembuatan satu toilet menghabiskan dana berkisar tiga juta Rupiah itu termasuk upah tukang. Jadi kalau pembangunan toilet tiga tempat 3x 3.000.000 = Rp. 9.000.000. sedangkan pagu anggaran nya  Rp. 40.000.000. karena itu diduga pembangunan toilet di kerjakan asal jadi.
Masyarakat mengira pembangunan toilet/ WC itulah yang pembangunan nya mengunakan anggaran Dana Desa. Mungkin di karenakan pekerjaan itu tidak ada papan nama pekerjaan. Dan diduga tidak ada musyarawah Desa terkait pengunaan anggaran. Padahal pekerjaan Dana Desa dan pekerjaan pembangunan toilet itu Swakelola atau padat karya. Yang mengelola dana dan yang bekerja adalah orang Didesa itu sendiri.(BAS)***

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA