Hasil Operasi Lilin Lodaya 2019, Polda Jabar dan Jajaran dalam Rangka Pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Dit Lantas Polda Jabar

.

Bandung, NUANSA POST
Rabu (1/1/2020), telah berakhir kegiatan Operasi “Lilin Lodaya - 2019” dalam rangka Pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Polda Jabar di hari terakhir Operasi Lilin Lodaya 2019 dapat menindak beberapa pelanggaran lalu-lintas di wilayah hukum Polda Jabar. Penindakan pelanggaran lalu-lintas yaitu tilang pada Operasi Lilin Lodaya 2019 turun 39 % dibanding 2018, yaitu 353 perkara pada tahun  2018 menjadi 215 perkara pada tahun 2019. Teguran pada tahun 2019 167 perkara turun 25 % dibandingkan tahun 2018 yaitu 224 perkara. Penindakan pelanggaran tahun 2019 577 perkara, turun 34 % dari penindakan pelanggaran tahun 2018.
Menurut informasi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran lalu lintas tahun 2019 adalah sepeda motor 196 perkara, mobil penumpang 9 perkara, Mobil Bus 2 perkara, mobil beban 6 perkara, dan kendaraan khusus 2 perkara. Sedangkan profesi pelanggar lalu-lintas yaitu PNS 5 perkara, Karyawan/Swasta 114 perkara, Pelajar/Mahasiswa 56 perkara, Pengemudi 10 perkara, TNI 0 perkara, Polri 0 perkara, dan lain-lain 30 perkara.
Lebih lanjut Kabid Humas Polda Jabar menginformasikan Laka Lantas Ops Lilin Lodaya 2018 dibanding 2019, yaitu jumlah kejadian tahun 2018 sejumlah 6 perkara dan jumlah kejadian tahun 2019 sejumlah 6 perkara. Korban MD Thn. 2018 sejumlah 2 orang dan    Korban MD tahun 2019 sejumlah 0 orang atau turun 100 %. Korban luka berat tahun 2018 sejumlah 1 orang dan korban luka berat tahun 2019 sejumlah 5 orang. Korban luka ringan tahun 2018 sejumlah 3 orang dan korban luka ringan tahun 2019 sejumlah 16 orang. Jumlah rugi materiil tahun 2018 sejumlah Rp. 3.900.000,- dan tahun 2019 sejumlah Rp. 36.900.000,-
Sementara itu jenis kendaraan bermotor yang terlibat Laka Lantas tahun 2019 yaitu  Sepeda motor 6 perkara, mobil penumpang 1 perkara, Mobil Bus 3 perkara, Mobil Beban 0 perkara, Kendaraan khusus 0 perkara, dan kendaraan tidak bermotor 0 perkara. Sedangkan profesi pelaku Laka Lantas tahun 2019 adalah PNS 0 perkara,  Karyawan/Swasta 4 perkara, Pelajar/Mahasiswa 1 perkara, Pengemudi 1 perkara, TNI  0 perkara, Polri 0 perkara. Data pendidikan masyarakat lalu-lintas  Ops Lilin Lodaya 2018 dibanding 2019 yaitu Penerangan/Penyuluhan tahun 2018 sejumlah 327 kali, Penerangan/Penyuluhan tahun 2019 sejumlah 380 kali, dan tahun 2019 sejumlah 3.861 kali. Program Keamanan Lantas tahun 2018 sejumlah 34 kali,    Program Keamanan Lantas tahun 2019 sejumlah 42 kali. Program Keselamatan Lantas tahun 2018 sejumlah 81 kali dan Program Keselamatan Lantas tahun 2019 sejumlah  123 kali.
                        Sedangkan Data Kegiatan Preventif Ops Lilin Lodaya 2018 dibanding 2019, pengaturan tahun 2018 sejumlah 4.250 kali, Pengaturan tahun 2019 sejumlah 4.980 kali. Penjagaan tahun 2018 sejumlah 2.720 kali, Penjagaan tahun 2019 sejumlah 3.116 kali. Pengawalan tahun 2018 sejumlah 82 kali dan Pengawalan tahun 2019 sejumlah 100 kali. Patroli tahun 2018 sejumlah 9.216 kali dan tahun 2019 sejumlah 9.285 kali. (REDI MULYADI/ HUMAS POLDA)***

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA