Kabid Humas Polda Jabar : “ Berita Hoax !!! Aktifitas Pasar Tradisional Dan Pusat Perbelanjaan Di Wilayah Kabupaten Sumedang Akan Dihentikan/Ditutup Untuk Sementara Waktu”

.

Bandung, NUANSA POST
Jum’at (20/3/2020) di wilayah hukum Polres Sumedang Polda Jabar tersebar adanya isu HOAX dari beberapa postingan dan grup Facebook. Ini terjadi pada pukul 20.15 WIB. Postingan tersebut menyatakan bahwa aktifitas pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di wilayah Kabupaten Sumedang akan dihentikan/ditutup untuk sementara waktu.
Tepatnya yaitu UPTD Pasar tradisional, toko retail, Griya Plaza, Asia Plaza, Indomaret, Alfamart, Tokma dan Jatos.
Kapolres Sumedang Polda Jabar  AKBP. Dwi Indra Lakmana, S.I.K., M.Si., menyatakan personel Polres Sumedang kemudian mengadakan penelitian ke lapangan yaitu dari Unit Idik II (Tipidter) Sat Reskrim Polres Sumedang  Polda Jabar.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga menginformasikan hasil klarifikasi dengan   Raden Somali, S.Sos. selaku Kabid Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang yaitu bahwa isu yang menyatakan bahwa akan ada penutupan pasar ataupun pusat perbelanjaan di Kabupaten Sumedang adalah merupakan berita  yang tidak benar/HOAX.
Pusat Perbelanjaan dan Pasar tradisional di Kabupaten Sumedang tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan membeli bahan kebutuhan pokok.
Adapun pihak Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang sebagaimana Surat edaran Nomor : 510 / 239 / DKPP / III / 2020, tanggal 19 Maret 2020, sebatas memberikan himbauan kepada para Kepala UPTD Pasar Tradisional, toko retail, Griya Plaza, Asia Plaza, Indomaret, Alfamart, Tokma dan Jatos untuk menyediakan akses dan sarana mencuci tangan berupa air mengalir dan hand sanitizer di setiap sarana perdagangan.
Menyediakan tisu dan masker bagi tamu/pelanggan/pengunjung yang memiliki gejala batuk pilek dan demam. Menjaga area perdagangan dan fasilitas bersama tetap bersih dan higienis dengan disinfectan secara berkala dan menginformasikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian barang-barang kebutuhan pokok secara berlebihan (panic buying) untuk menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat dalam jumlah yang cukup.(REDI MULYADI/ HUMAS POLDA)***

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA