Dugaan Korupsi Nyata pada Pembangunan SMPN 02 Ogan Jaya Sumber DAK tahun 2019 Hanya 50%. APH Terkesan Diam, Entah Knapa.!!!

.

Lampung Utara-NUANSA POST
Dugaan adanya tindak pidana korupsi pada Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Lampung Utara tampak semakin nyata dan terang benderang tanpa adanya tindakan dan upaya hukum yang di lakukan oleh aparat penegak hukum terkait. Bahkan terkesan adanya pembiaran, lantaran dugaan korupsi tersebut di gadang-gadang turut pula melibatkan pejabat pemangku kepentingan di pemerintahan Kabupaten Lampung Utara.
Adanya dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah oknum pejabat di Diknas terjadi pada penggunaan anggaran yang bersumber dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019. Adanya dugaan korupsi dan manipulasi terjadi pada pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 (SMPN-02) Desa Ogan Jaya Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara.
Pasalnya hingga hari ini, pekerjaan proyek pembangunan sekolah tersebut tidak kunjung selesai dan pembangunanya baru mencapai 50%, meskipun Anggaran yang telah di kucurkan dan terserap dalam Laporan telah mencapai 100%.
Dari penelusuran dan pengumpulan Data yang di lakukan oleh Tim Investigasi Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LSM - LAKI) serta Pengakuan beberapa Sumber yang ada dan pengakuan Keterangan dari Kepala Sekolah SMPN 02, Dana pembangunan sekolah tersebut sudah habis terserap.
Atas dasar Dugaan adanya Tindak Pidana Korupsi pada Proyek Pembangunan SMPN -02 tersebut, yang anggaranya bersumber dari DAK, Maka Lembaga Anti Korupsi Indonesia LSM- LAKI Cabang Kabupaten Lampung Utara, melalui Ketuanya Alian Arsil, telah melaporkan kepada pihak Polres Lampung Utara.
Pada presrillisnya di Sekertariatnya dan di hadapan para awak Media, Alian Arsil menyampaikan kekecewaanya," Saya mewakili Rekan-rekan Penggiat Anti Korupsi di Lampung Utara, merasa sangat terenyuh dengan maraknya Dugaan Korupsi yang melibatkan Oknum pejabat yang berwatak Korup," Apalagi adanya Dugaan Korupsi pada Dunia Pendidikan," Ini sangat tidak mendukung Program Pemerintah dalam meningkatkan Mutu pendidikan bagi Generasi Bangsa," Korupsi ini sama dengan membunuh Generasi Bangsa kita, Ini harus di Tindak Tegas dan di Tumpas habis, jangan pandang bulu, siapa saja yang melakukan dan sipa saja yang terlibat, Hukum seberat-beratnya," Ujar Alian Arsil.
" Sekali lagi, saya meminta kepada Pihak Polres Lampung Utara, Cq Bapak Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono.S.iK melalui Sat Reskrim Unit Tipikor / Tipiter untuk segera Menyidik dan memintai keterangan Oknum-oknum yang di Duga mengetahui dan terlibat di dalamnya," Apalagi dari Fakta Lapangan dan Data yang di Laporkan telah sesuai dan Cukup Bukti Awalnya untuk sebuah Penyelidikan dan Penyidikan," Saya mohon Ketegasan dari pihak Polres Lampung Utara, untuk segera Mengusut dan mengungkap semua oknum yang terlibat dalam Skandal Korupsi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara ini," Tegas Alian Arsil.(RIAN)

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA