Dugaan Pemalsuan Data Media Dan Pemalsuan Rekening Seorang Wartawan Yang Dilakukan Oknum ASN Dinas Kominfo Lampura Semakin Jelas

.

Lampung Utara,NUANSA POST
Dugaan pemalsuan data media dan pemalsuan rekening seorang wartawan yang dilakukan oknum ASN Dinas Kominfo Lampura semakin jelas.Oknum ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), kedapatan mencatut nama media online suluh.co, sulug.co,newslintas SKM,news.co,hukumdinamika.id, dengan dalih pembayaran kerjasama yang mencapai puluhan juta rupiah melalui KC (Kantor Cabang) Bank Lampung Kotabumi.
Salah satu sumber Wartawan NK yang namanya dipakai untuk penarikan dan pemalsuan identitasnya dia sangat terkejut saat dia akan membuat rekening di Bank Lampung teryata namanya sudah ada dan sudah ada buku tabungan di bank tersebut,saat NK ditanya Jumat,24-4-2020 menjelaskan sedetail masalah penarikan dana yang ditarik di Bank Lampung yang memakai nama pribadinya.
Saya heran saja kok bisa oknum ASN di Dinas Kominfo bisa memalsukan buku rekening saya,sedangkan saya belum ada rekening di Bank Lampung,maka saya tahu saya membuat rekening karena akan ada pencairan di DPRD Lampura,setelah saya menerima no giliran membuat buku tabungan salah satu karyawan Bank Lampung bilang bahwa saya sudah ada nama rekening di Bank Lampung,”ujar NK.
Seandainya nanti ada salah satu media yang akan mengadukan oknum ASN tersebut saya akan hadir dan menjelaskan,permasalahan ini,saya tidak mau nama baik saya dirusak karna ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,”tegas NK.
Saya sangat kaget setelah menerima covian rekening koran dari bank,tertera nama saya dan nominal dana yang saya ambil nilainya berkisar Rp 58,55,377,00 juta rupiah,
Sangat fantastik nominal dana yang ditarik dari rekening palsu saya,kalau masalah siapa pelakunya saya belum tau yang pasti ASN di dinas Kominfo saat menjabat ditahun 2019,”kata NK.
Nilai dana yang saya sebut tadi itu dari rekening palsu saya,dan dugaan sepertinya masih banyak,media lain yang ikut dipalsukan oleh oknum,”jelasnya.
Terpisah Ketua DPC AWPI Lampura Deferi Zan saat dimintai keterangan menjelaskan,saya minta kepada PLT Bulati Lampung Utara Budi Utomo selaku kepala daerah untuk memerintahkan PLT kepala dinas Kominfo sanni lumy mengecek Kejangalan adanya pemalsuan data media dan dugaan mar up,dinas setempat,”jelas Deferi.
Kalau terus dibiarkan maka akan merusak nama dan merugikan perusaahan yang dicatut atau dipalsukan oknum ASN tersebut,sedangkan nilai media onlaine dilampura perbulan hanya berkisar Rp 3 JT dan Rp 5 JT pertahun disetiap media online terdaftar di Kominfo saat itu,dan ini jelas bahwa oknum ASN tersebut melangar hukum dan segera bapak PLT Bupati Budi Utomo bertindak,karna sudah merugikan kan dana negara puluhan juta rupiah,”tegas Deferi.
Dan kepada pihak aparat penegak hukum,(APH),mintak segera selidiki pemalsuan dan mark up dana media dikominfo kalau terus dibiarkan maka oknum tersebut akan terus mengulanginya,”ujar Deferi.
Sampai berita ini diterbitkan Kadis Kominfo Sanni Lumy yang akan dikonfirmasi melalui sambungan selulernya sedang tidak aktip.(*/red)


0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA