Terkait Pembebasan Lahan Untuk Jalan Tol Dumai. Babak Baru 7 KK Warga Segera Gugat Tim Appresial,Minta Keadilan Nominal Harga Ganti Rugi

.

Dumai, NUANSA POST
Terwujudnya pembangunan jalan tol Dumai menimbulkan kesan yang membuat warga diperlakukan tidak adil oleh Tim Appresial dalam hal nominal harga ganti rugi tanah anggota warga yang terkena untuk jalan tol ada 7 KK diganti rugi tanahnya per meter   dengan besaran nilai Rp. 7000 -Rp. 8000/ Meter. Besarnya ganti rugi,  bervariasi. Bahkan sempadan tanah milik dari 7 KK tersebut dibayar ada Rp. 60.000/meter dan juga ada Rp. 82.000/Meter. Ini merupakan perbuatan yang luar biasa terhadap rakyat.
Masalah ini digugat oleh 7 KK Warga yang diperlakukan tidak adil dimana perkaranya bergulir di Pengadilan Negeri Dumai tahun 2018 lalu dengan putusan hakim Drow. Menurut keterangan warga pemilik lahan, bahwa lahan mereka satu hamparan harganya bervariasi. Persoalannya sempadan dari lahan mereka ganti ruginya menggembirakan. Seperti tanah Burhan yang bersepadan langsung dengan lahan tanah milik Jumai disini jelas lahan jumai dibayar Rp. 7.700/meter sementara lahan tanah milik Burhan dibayar Tim Appresial sebesar Rp. 60.000/meter “ujar Miswanto didampingi Pasaribu memperjelas saat dikonfirmasi awak media ini.  Menurut Pasaribu suami dari Supartik menegaskan bahwa lahannya diganti rugi oleh Tim Appresial Rp. 8000/Meter.
Dikatakan, bahwa lahan Miswanto yang diganti rugi seluas 9.616 M2  dibayar ganti ruginya Rp. 8.000/Meter. Hal serupa dicetuskan oleh Supartik bahwa lahan tanahnya untuk Jalan Tol yang diganti rugi ada 7.414M2  tetapi hanya dibayar ganti ruginya Rp. 8.200/Meter. Sehingga sangat tidak sesuai sebab keberadaan lahan kami yang 7 KK adalah bersempadan ( Satu hamparan )  dan kondisi lahan hampir sama dengan lahan milik Burhan dan Miswanto. Untuk diketahui lahan miswanto bersepadan dengan lahan Burhan. Harga tanah Miswanto dibayar Tim Appresial Rp. 80.000/Meter sedangkan lahan Burhan Rp. 60.000/Meter. Sehingga sangat jelas tidak adil sebut anggota warga itu dalam wawancaranya dengan wartawan media ini pada Kamis, 7-05-2020. Dijelaskan lagi, seperti lahan Jumai yang bersepadan langsung dengan lahan Burhan disini cukup Kentara terjadi  ketidak adilan dalam memberikan harga ganti rugi sebut Supartik. Untuk diketahui bahwa lahan Jumai hanya dibayar Rp. 7.700/Meter sementara lahan Burhan Rp. 60.000/Meter terangnya.
Memang masalah besarnya ganti rugi yang tidak sesuai ini sudah kami tolak sehingga bergulir perkara di Pengadilan Negeri Dumai. Namun keputusan hakim Drow. Lanjut warga itu mereka menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan sehingga naik banding kepengadilan tinggi Riau (PT) Riau tetapi keputusan Majelis Hakim PT Riau drow. Karena itu kami lanjutkan kata Miswanto dan Supartik Kasasi Ke Mahkamah Agung (MA) dan Putusan MA adalah N O. tetapi melalui pengacara kuasa hukum dalam perkara perdata ini sudah di daftarkan kembali ke Pengadilan Negeri Dumai untuk babak baru segera menggugat kembali. Intinya kami yang 7 KK menggugat Tim Appresial tegas Miswanto dan Supartik.
“Gugatan babak baru ditujukan kepada Tim Appresial, karena perkara awal atas gugatan terdahulu kurang tepat sasaran, yaitu yang digugat Eva M Tambunan dari pihak PT HK “ujar Supartik.
Saat ditanyai wartawan media ini terkait putusan N O oleh Makhkamah Agung tersebut, sudah sepakat yang 7 KK kembali segera menggugat Tim Appresial. Dimana yang 7 KK diantaranya Jumai, Asmira, Supartik, Poniman, Samiun, Suparni, dan Miswanto alias alek.
“Kali ini kita  bukan menggugat Eva Monalisa Tambunan lagi, tetapi menggugat Tim Appresial jelas warga pemilik lahan yang korban tersebut. Untuk selanjutnya kata supartik bahwa kuasa hukumnya destiur.  SH sudah mendaftarkan gugatan perkara perdata   tersebut kembali ke pengadilan Negeri Dumai, nanti gugatan perkara  babak baru segera berjalan kita tunggu saja” tegas Supartik dan Miswanto mengakhiri. (DS)

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA