Ada Apa Dibalik Tender Proyek Pembangunan Tugu Simpang Penawar Lanjutan Tahun Anggaran 2020 Pagu Rp 4 Milyar ?

.

Tuba, NUANSA POST
Dibalik Adanya Tender Proyek Pembangunan Tugu Simpang Penawar Lanjutan Tahun anggaran 2020 Pagu Rp 4 milyar  diduga Ada permainan dikalangan Elit Petinggi Tulangbawang.
Dugaan perencanaan yang tersusun tersebut dibuktikan dengan adanya salah satu rekaman pembicaraan antara Usman, Frans, pihak rekanan, Kabid Cipta Karya dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang, disalah satu hotel di Bandar Lampung.
Dalam rekaman tersebut orang-orang tersebut membicarakan adanya proyek, dan dalam percakapan itu salah satu orang tersebut menyebut, salah satu petinggi elit Tulangbawang,  Kadis PU serta kepala BPJB Tuba.
Dimana ada tema dari percakapan itu adalah dugaan perencanaan untuk memenangkan salah satu perusahaan peserta lelang dalam tender pekerjaan pembangunan tugu simpang penawar lanjutan,.
Sangat jelas menjadikan keyakinan adanya dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam lelang pemilihan penyedia pada pekerjaan jasa konstruksi di bidang cipta karya Dinas PUPR Kabupaten setempat.
Salah satu warga menggala yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa percakapan pertemuan tersebut dilakukan pada tanggal 14 Juni 2020 sekitar pikul 16:30 WIB di Kafe Hotel Gren Praba di Bandar lampung.
Dimana dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Orang yang mengaku dekan Orang nomor satu di Kabupaten Tulangbawang (Usman Kader PDI P dan Frans), oknum penyedia/rekanan (Agung) dan Kabid Cipta Karya/ PPK (Ruly Rinaldi ST), dalam percakapan tersebut keempatnya bercerita, tentang paket proyek pekerjaan, dan rencana pengkondisian paket lelang pekerjaan jasa konstruksi di beberapa dinas.
Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 3 jam tersebut, mereka membicarakan tentang rencana untuk menggugurkan dan memenangkan salah satu perusahaan peserta dalam lelang pekerjaan pembangunan tugu simpang penawar lanjutan tahun anggaran 2020, yang saat itu sedang dalam proses lelang tahap evaluasi harga satuan.
Agung yang mengaku perusahannya ikut menjadi peserta lelang yang mendapat nomor pringakat/rengking satu dalam harga penawaran pada proyek pembangunan tugu simpang penawar tersebut, mengaku perusaahnya tersebut gugur karna SBU perusaahannya yang dilampirkan dalam dokumen perusahan SBU sementara, SBU yang dimiliki masih dalam proses perpanjangan, dengan gugurnya perusahaan dengan rengking satu, Prans, Usman dan Agung mengundan Ruly sebagai PPK untuk bertemu dan membicarakan tentang rencana untuk menggugurkan perusahaan rengking kedua sehingga perusahaan dengan rengking ketiga dapat memenangkan proyek tersebut, ujarnya.
"Kalau mau lebih jelasnya, perusahaan mana dan sebagai mana cara untuk menggugurkanya, dan juga pada tahapan apa untuk menggugurkannya, serta perusahaan mana yang diminta pihak Usman, Prans dan Agung yang untuk dijadikan pemenang pada lelang proyek pembangunan tugu simpang penawar lanjutan, semua ada dalam rekaman pembicaraan ini. Semua yang direncanakan didalam percakapan rekaman Perusahaan yang digigurkan saat Pree Award Meeting dan Perusahaan yang akan dijadikan pemenang kini menjadi kenyataan" ujarnya.
Dalam rekaman pembicaraan tersebut, Usman dan Prans menjelaskan hasil pertemuan dengan petinggi Elit Tulangbawang kepada Ruly dan Agung, "dalam tersebut Usman meniru ucapan dari Dari petinggi tersebut yang mengatakan, kalau tugu kan sudah santer bahwa bang Prans yang menang pertahankan katanya itu, kan gitu, tolong sampaikan kekawan kita di Bandar Lampung, si Agung siap dibalik layar, nanti semua kontraktor ngarah kesitu semua, bereskan sama kawan di Bandar Lampung, Cuma gimana kita mau ngatur sekarang, selesaikan dulu uang-uang sudah masuk itu, masak kita mau bayar utang orang, maka kalau itu tidak kita balikin, ya sudah kita aja semua yang ngambil itu proyek, jangan dibagikan, kita Rab sendiri aja, seratus juta, atau berapa milyar itu"
Dalam lelang penyedia paket pekerjaan Tugu Simpang Penawar Lanjutan, Ruly menjelaskan bahwa dia dicurigai ikut bermain dalam lelang tersebut, kalau emang Ruly bermain pasti
Agung menjelaskan bahwa perusahan yang ia pakai saat itu mendapat rengking pertama dalam penawaran, akan tetapi perusahaannya gugur di (SBU). Walaupun perusahan pringkat pertama gugur, nanti kita usahakan yang peringkat ketiga, tenaga anginnya di akhir nanti di saat Pre Award Meeting (PAM),tolong lah cambuk api gantian, ujar Agung kepada Ruly.
Ruly menjelaskan bahwa perusahan dari Aceh bener - bener lengkap, mulai dari dukungan matrial di toko memang benar benar lengkap jadi tidak bisa di gugurkan di pokja, sebenernya kalau bisa gugur di Pokja sebenernya lebih bagus, paling nanti saat PAM saya minta tolong Ibram selaku konsultan perencana kan dia juga pengawas dilapangan, nanti kita panggi direkturnya satu-satu, kita cecer abis, dokumennya ujar Ruly.
Usman meminta kepada Ruly Kalau perusahaan yang satu gugurkan masih ada yang nomor tiga, kalau nanti persuhaan kita saat PAM kita sambil ngopi aja dimana gitu, Ruly menjawab nah ini ni, sambil tertawa, Formalitas, dah bang nanti kita Pre Award Meeting di Selebritis saja, ujar Ruly sambil tertawa.
Jadi sudah sangat jelas dari data rekaman yang berhasil diperoleh, Pihak Kabit Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Tulangbawang  dan juga sebagai PPK Proyek Pekerjaan Tugu Simpang Penawar Lanjutan tahun anggaran 2020 dengan Pagu Rp 4 Milyard, dengan Pihak rekanan dan tim sukses Winarti tersebut, disinyalir merupakan salah satu permufakan jahat untuk mengkondisikan paket pekerjaan pada salah satu rekanan atau perusahan penyedia, hal itu dapat dikatogorikan sebagai persaingan tidak sehat.
Perbutan tersebut diduga telah melanggar Undang - Undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Sampai berita ini di terbitkan Ruli Kabid Cipta karya sekaligus PPK kegiatan Tugu Simpang Penawar lanjutan tidak bisa ditemui dikantor Dinas PU-PR Tuba, ketika akan ditemui dikantornya kemarin Pol PP yang bertugas menjaga Kantor dinas PUPR Tuba mengatakan, Bapak Ruly sedang rapat tidak bisa di gangu, dan saat dihubungi melalui telepon tidak di angkat. (DK)

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA