Surat Terbuka Perangkat Desa Amandraya yang Diberhentikan Tanpa Alasan Jelas

.

Nias Selatan, NUANSA POST
Pada hari Rabu (1 Juli 2020), Redaksi NUANSA POST menerima kiriman surat dari Sofuziduhu Giawa salah seorang perangkat Pemdes Amandraya Kec.Ulususua Kab.Nias Selatan yang diberhentikan oleh kepala desanya tanpa sebab atau alasan yang jelas. Dia dan perangkat desa lain yang diberhentikan merasa terdzolimi dan tidak terima dengan perlakukan Kepala Desa Amandraya yang semena mena. Berikut ini suratnya:
Dugaan Kepala Desa Amandraya Kec.Ulususua Kab.Nias Selatan terhadap diri saya,untuk alasan pemberhentian saya sebagai perangkat desa, Jabatan Kaur Tata Usaha Dan Umum.
          Surat pemberhentian yang saya terima pada tanggal 8 Juni 2020. Setelah saya terima surat itu,langsung saya tanya pada Kades Amadraya,namum kepala desa tidak menghiraukannya. Pada  9 Juni 2020, kami tanyakan sama Pak Camat Ulususua masalah surat tersebut, karena tidak ada balasan,Pada   15 Juni 2020, saya buat surat keberatan saya kirim melalui Yoeli Giawa,dan pada tgl 19 juni 2020, saya kirim surat keberatan lagi melalui kepala Dusun II a/n.Sekhizatulo Giawa,karena kepala desa mengindahkanya,saya buat lagi surat upaya banding kepada camat. Pada   29 Juni 2020, saya mengantar surat upaya banding di kantor Camat Ulususu,surat itu di terima Bagian Kasi Pemerintahan,dan pada   30 Juni 2020,saya antar tembusan surat upaya banding di kantor Bupati Nias Selatan,surat tersebut di terima Bagian Pelayanan Umum Kantor Bupati Nias Selatan.

Alasan kepala desa tentang pemberhentian saya,pada wartawan bahwa saya tidak aktif,.Hal ini saya tidak terima, kaerna saya tetap ada di lapangan, dan saya tidak berhalangan tetap,dan setiap ada pertemuan selalu saya hadiri. Begitu juga kalau ada kegiatan pasti saya ikuti, pemberitahuan untuk masuk kantor desa tidak pernah aktif kantornya,karena kantor adakah rumah kepala desa itu sendiri,dan tidak pernah di kasih pemberitahuan untuk masuk kantor.
Hal saya sangat keberatan, karena tidak sesuai dengan UU Permendagri nomo r67 Tahun 2017,tentang Perubahan Peraturan Dalam Negeri,pada UU nomor 83 Tahun 2015, tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa,
Kepala desa memberhentikan perangkat desa setelah berkonsultasi dengan camat,perangkat desa di berhenti karena:
1.meninggal dunia
2.permintaan sendiri,dan di berhenti karna sebagai mana di maksud pada ayat (1) huruf c karena  usia tekah genap 60 (enam puluh tahun) dinyatakan sebagai terpidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.
Tentang pernyataan Kepala Desa Amandraya itu di atas, saya sangat keberatan, makanya saya berkirim surat terbuka sama NUANSA POST, mudahan para pejabat di Nias Selatan terutama Bupati Nias Selatan mendengar ketidakadilan Kepala Desa Amandraya kepada stafnya yang tanpa alasan.
Demikian surat terbuka ini saya sampaikan


SOFUZIDUHU GIAWA,

0 komentar:

Posting Komentar

Yayasan Berkah Lintas Pena

Yayasan Berkah Lintas Pena

LBH Tasikmalaya

LBH Tasikmalaya

PT LINTAS PENA MEDIA

PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA

Direksi PT LINTAS PENA MEDIA